Ain’t That Good News

Bukan kabar baik di tengah waktu menghitung hari jelang Lebaran 2011. Luka adik kecilku adalah lukaku juga. Meski sudah terprediksi dari awal, namun saat terjadi hati ternyata tetap berisi darah yang akan menyemburkan sedih dan luka saat terkuak.

Kini hidup tetap harus berjalan ke depan sebagai titipan Illahi, meski pasti hati pedih dan tatapan nanar dari keputusan manusia tanpa nurani, hati, dan akal budi. Dua anak dewa, tegar-tegarlah, nak. Bersama Mama-mu tersayang, kuatkanlah hati saling berbagi dan menghibur. Kelak kalian akan berbagi cita dan bahagia, tanpa si keparat tak tahu diri itu. Dan dunia tetap akan indah, bahkan lebih indah tanpanya. Amien.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s