Terima Kasih Tigi

Pada satu titik segala sesuatu yang berhubungan dengan kehidupan manusia harus berakhir, dan dimulai dengan sesuatu yang baru. Inilah aturan hukum alam.

Ya, rasanya berat saat akhirnya memutuskan harus melego si Tigi, sebuah Honda Tiger keluaran tahun 2004. Saat membelinya tujuh tahun silam di tahun 2004, Tigi seperti memang ditakdirkan menjadi milikku. Dia kubeli pada tanggal 3 November, seperti tanggal kelahiranku. Continue reading “Terima Kasih Tigi”