Catatan Tentang Kosmik – UH

Lambang Kosmik - Unhas
Lambang Kosmik – Unhas

Aku ingat aku pernah berada di sana, di ruang dimana aku merasa aku merasa hidup setengah nyata. Ya, aku hidup, namun sebagian di antara ketidaksadaran, jika hidup adalah peran yang harus dimainkan sebaik – baiknya.

Di kamarku yang mungil di antara ruangan kamar lain yang berukuran besar di ujung Selatan Makassar, aku hirup udara untuk tetap hidup setengah sadar. Belum lagi ketika kala aura kegelapan memanggil dan memangkas batas kesadaran ke dalam dunia khayal.

Dari kamarku di lantai 2, engkau dapat melihat Matahari terbenam dan sinarnya samar – samar mengingatkan jika hidup semestinya adalah anugerah. Tapi aku adalah berandalan, setidaknya peran itu yang aku mainkan. Entah sebagai pelarian, kamuflase atau memang rupaku yang sebenarnya.

Aku tumbuh dan berlari di antara ketidaksadaran, dan waktu berlalu tanpa kesan hingga selepas masa sekolah menengah atas. Dan aku tetap berlari, hingga satu kesempatan di bumi Tamalanrea mengajarkanku titik balik. “You are deserve for a much more better life, Der!”

Beberapa lembaran yang terkoyak di masa silam, kujahit di sini. Kertas – kertas kehidupan yang berserakan belajar kutata kembali. “I’m just learning being a human at this place, that having honor as man, as a real man!”

Kubelajar merekam dari teman – temanku yang telah memberi inspirasi luar biasa. “Kosmik, you are the real home of being for me!”

Sekitar 5 tahun kuhabiskan waktuku di tempat ini, insya Allah tanpa penyesalan. Kusyukuri, jika aku telah menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Belajar untuk tidak tersesat, belajar untuk bertahan, belajar untuk mensyukuri hidup, belajar untuk menjadi diri sendiri, belajar untuk bangga menjadi diri sendiri, belajar tentang kompetisi, belajar untuk konsisten dan gigih.

Dan untuk itu semua, aku berterima kasih.

Di setiap kesempatanku nanti aku akan kembali untuk menceritakan segala pencapaianku, yang terinspirasi dari tempat ini. Sambil mengenang jejak – jejak besar yang menjadi petunjuk bagiku sampai di titik di mana aku berdiri saat ini…

(Pabuaran, 20 Juli 2013)

PS: untuk saudaraku, alm. Igor Suwardi. Al-Fatihah untukmu, sahabat.

2 Replies to “Catatan Tentang Kosmik – UH”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s