A Tribute to Bro Krisna ‘Kinok’ AP

“A friend is someone who does thing that count, but doesn’t stop to count them.”

Bro KinokSaya coba mengintepretasi  ungkapan di atas sebagai berikut, “Seorang kawan adalah yang senantiasa menghadirkan makna positif dalam perjalanan hidup kita, namun tidak pernah menghitungnya.” 

Kutipan di atas sengaja dipilih untuk melepas “kepergian” seorang teman seperjalanan  kemarin, Rabu, 12 Februari 2014. Ya, sebuah pesan masuk ke perangkat smartphone saya yang mulai usang kemarin sore, “Innalillahi wainnailaihi roji’un. Selamat jalan mas bro Krisna ‘Kinok’ AP x-korwil  Jaksel”.

Nama lengkap almarhum adalah Krisna ‘Kinok’ Agus Prasetyo (19 Agustus 1976 – 12 Februari 2014).

Kabar sedih dan kehilangan ini pun lantas menyemai. Terlebih brader Krisna adalah pribadi sosial dengan banyak teman. Alhasil hanya dalam waktu singkat, di jejaring sosial Facebook ada banyak ungkapan rasa belasungkawa dari rekan almarhum dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di rumah duka pun, begitu ramai teman, sahabat dan kerabat almarhum terus berdatangan hingga tengah malam. Seakan menjadi pertanda, jika almarhum telah banyak meninggalkan makna positif di lingkungannya, tanpa pernah menghitungnya.

Di antara banyak makna yang ditinggalkan oleh almarhum, dan telah diceritakan kembali oleh para kerabatnya, saya pun menyimpan sebuah narasi makna dari almarhum. Berikut cerita saya…

Tiger’s Biker

Saya mengenal brader Krisna di atas Honda Tiger. Ya, selama hampir delapan tahun (3 November 2004 – 12 Mei 2012), saya adalah penunggang Honda Tiger.

Selama menjadi seorang Tiger’s biker, saya mencatat banyak momen istimewa, di antaranya mengenal sekian banyak karakter orang, termasuk sosok bro Krisna. Semasa hidupnya, bro Krisna merupakan seorang kawan di komunitas “HTML Jakarta – Selatan” dan pernah menjabat sebagai Kordinator Wilayah HTML (Honda Tiger Mailing List), Jakarta Selatan.

Selama mengenal bro Krisna, jujur ada banyak pola pikir dan sikapnya yang cenderung berbeda dengan pemahaman saya. Meski demikian, sebagai seorang pemimpin di komunitas motor dengan berbagai karakter dan pemikiran di sebuah wilayah yang sangat prestisius di Jakarta (baca: Jakarta Selatan), keberadaan bro Krisna, pantas mendapat apresiasi lebih. Tidak mudah menjadi pemimpin di komunitas motor seperti HTML Jak – Sel, dengan beragam karakter, budaya dan usia.

Di antara makna yang tertinggal ada satu hal yang paling saya kenang dari almarhum. Secara bahasa tubuh, saya melihat sosoknya tidak begitu tangguh. Terlepas dari postur tinggi besar, menurut saya, brader Krishna hadir dengan sosok berkacamata dan tingkat keluwesan gerak tubuh yang cenderung tidak begitu cepat dan cekatan. Salutnya, ia senantiasa tetap berusaha memperlihatkan wibawa sebagai pemimpin yang maskulin dan macho. Meski nampaknya gambaran karakter seperti ini bukanlah sosok karakter sebenarnya. Ia harus menjalankannya sebagai tuntutan peran sebagai pemimpin yang dilakoninya.

Menurut saya, brader Krisna lebih pas diilutrasikan sebagai  representasi biker yang intelek dan cerdas, dibanding sebagai sosok biker yang umumnya diasosiasikan cadas dan keras oleh sebagai sebagian masyarakat. Kemampuan negosiasi dan menganyomi juga menjadi nilai lebih dari almarhum. Ya, sederhananya semasa hidupnya,  sosok brader Krisna menjadi sisi lain dari seorang biker yang belum banyak terungkap ke publik selama ini.

Pesannya sederhana, jika di kalangan biker ada juga yang cerdas dan berintelektualitas seperti almarhum. Selamat jalan, brader Krisna. See you in the next ride… 

Innalillahi wainnalillahi rojiun, semoga ruh beliau mendapat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan (membayangkan sosok putri kembarnya yang baru berusia 5 tahun), Aamiiin.

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Umum and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to A Tribute to Bro Krisna ‘Kinok’ AP

  1. intan says:

    Innalillahi wainnalillahi rojiun,,, sy juga kaget melihat statusnya di bbm beliau,, rasa tidak percaya beliau sudah tidak ada,, dan tidak ada informasi mengenai kepergian beliau kecuali di bbm krn tidak ada kontak lain,, klo boleh tau beliau meninggal krn apa? terima kasih, salam

    • jbkderry says:

      Berdasarkan pembicaraan dengan ayah almarhum pada malam itu, almarhum meninggal, karena sakit, setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit sekitar dua minggu. Semoga ruh almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME, Aamiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s