9 Panduan Tahapan Beli Mobil Bekas

Land_Rover_Woman_Car_8177_1440x900Seiring meningkatnya daya beli kelas menengah di Indonesia, sudah bukan rahasia lagi jika keinginan berpindah dari pengguna kendaraan sepeda motor ke mobil semakin meninggi di tanah air. Jika budget belum cukup untuk membeli mobil baru, maka pilihan pada mobil bekas pun bukanlah termasuk langkah tabu.

Untuk itu dari beragam sumber, ridersdrivers.com coba menyajikan informasi bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas, termasuk soal harga dan cara bernegosiasi dengan pedagangnya:

1. Tentukan Budget Kemampuan Anda

Jika Anda membeli mobil bekas dengan cara mengangsur atau cicil, sebaiknya besaran angsuran tidak lebih dari 20 persen pendapatan per bulan yang dihasilkan.

2. Tentukan Daftar Mobil Buruan

Jika Anda ingin berhemat, sebaiknya tidak memilih merek mobil yang paling popular, namun tetap telah terbukti ketangguhannya di market. Bukan rahasia lagi, jika di Indonesia harga mobil bekas seperti Toyota Kijang Innova atau Honda City akan lebih tinggi dibanding para rivalnya dari keluaran tahun yang sama. Sebagai misal Toyota Kijang Innova G 2.0 bensin tahun 2005 dibanderol di kisaran Rp 130 juta, maka Anda sudah bisa mendapatkan Hyundai Trajet 2.0 MT tahun 2004 di kisaran Rp 77 juta.

Jika Anda menyetujui hal ini, Anda bisa membuat daftar mobil buruan. Tidak perlu banyak, cukup tiga mobil yang berbeda, namun sesuai kemampuan finansial Anda. Ada baiknya juga Anda mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas yang masih memiliki garansi resmi pabrikan.

3. Cari Tahu Profil Kendaraan & Rentang Harganya

Jika telah membuat daftar pilihan, ada baiknya Anda mencari tahu infomasi mengenai mobil buruan. Anda bisa menggunakan fasilitas internet untuk mengetahui pendapat dari para penggunanya, rentang harganya, review media soal kendaraan, spesifikasinya, konsumsi BBMnya, hingga fitur standar yang ada pada mobil tersebut.

4. Cari Tahu Mobil Buruan yang Dijual

Anda bisa mulai mencari tahu daftar mobil buruan yang dijual di sekitar wilayah Anda berdomisili. Jika sudah, Anda bisa mulai menghubungi pihak penjual untuk penilaian lebih lanjut, termasuk di antaranya jarak tempuh yang sudah dilalui setiap mobil buruan, harga dan pengecekan fitur – fitur yang tersedia.

5. Cari Tahu Riwayat dan Kondisi Kendaraan

Meski cenderung tidak mudah, ada baiknya Anda mengecek riwayat kendaraan, termasuk di antaranya nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera di BPKB dan STNK, serta daftar riwayat servis atau perawatan kendaraan.  Sebaiknya dilakukannya juga negosiasi secara langsung atau tatap muka dengan melihat kondisi riil kendaraan, sehingga Anda dapat melakukan penawaran dengan lebih enak. Sebaiknya dilakukan di siang hari atau minimal yang memiliki penerangan yang cukup baik.

Sebaiknya hindari membeli mobil bekas yang pernah mengalami kecelakaan serius atau perbaikan berat seperti pergantian sistem transmisi, kinerja katup atau turun mesin.

6. Test Drive / Uji Kendaraan

Dengan melakukan test drive atau uji kendaraan secara langsung, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan, termasuk di antaranya apakah Anda sudah menemukan mobil yang tepat sesuai kebutuhan. Anda juga bisa mendapatkan informasi tentang level kondisi mobil. Cobalah kemudian mobil yang diinginkan dalam berbagai kondisi, termasuk di kecepatan tinggi minimal 100 km/jam dan di jalur pegunungan atau berbukitan yang identik dengan jalan tanjakan.

7. AJak Mekanik Terpercaya

Setelah melakukan test drive, ada baiknya mengajak tenaga mekanik terpercaya untuk turut mengecek kondisi kendaraan. Biasanya hal ini lebih memungkinkan, jika Anda melakukan proses transaksi jual beli dengan pemilik kendaraan langsung dibanding jika membeli dari pedagang mobil bekas.

8. Negosiasi Harga Terbaik

Negosiasi dengan pemilik kendaraan langsung biasanya akan lebih mudah dan lebih terjangkau hartanya, dibanding jika Anda membeli mobil dari pedagang. Jangan sampai Anda kelihatan antusias pada saat melakukan negosiasi, sebaiknya Anda juga harus bersiap membatalkan proses jual beli, jika harga yang ditetapkan penjual tidak sesuai dengan ekspektasi atau budget Anda. Jangan lakukan negosiasi dalam kondisi lelah atau lapar.

9. Transaksi Jual Beli

Baik saat membeli mobil di showroom mobil bekas atau langsung dari pemilik kendaraan, pastikan proses administrasi transaksi selesai setelah proses pembayaran telah dilakukan. Pastikan jangan sampai ada potensi perselisihan terjadi, setelah proses jual beli terjadi.

Jika persoalan admistrasi jual beli ini bisa selesai, Anda pun bisa mulai menikmati pengalaman baru, sebuah mobil bekas yang sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan Anda. Semoga bermanfaat…

 

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Otomotif Roda Empat and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to 9 Panduan Tahapan Beli Mobil Bekas

  1. Blibil.com says:

    Jika sudah direncanakan, tetapi realitas lapangan berubah cepat itu gmn ya pak mengatasinya?

    • jbkderry says:

      Faktor emosial mungkin akan berubah di lapangan. Iming2 atau gimmick dari sang pedagang mobkas bisa mengubah. Saran saya, kalau dana terbatas sebaiknya jangan mengedepankan faktor emosional. Sebaiknya teliti dan cari tahu dulu lebih jauh sebelum memutuskan. Jadilah pembeli mobil yg cerdad (smart car buyer).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s