Menyusuri Keindahan Pulau Dewata 2

Seorang bapak menggunakan dua ekor sapi untuk meratakan pasir di kawasan Pantai Jimbaran.

Seorang bapak menggunakan dua ekor sapi untuk meratakan pasir di kawasan Pantai Jimbaran.

Pagi baru saja berjejak di hari kedua aku berada di Pulau Dewata, namun kedua kakiku sudah seperti geregetan diajak menyusuri pasir di Pantai Jimbaran yang lokasinya berada di dekat penginapan (baca juga Menyusuri Keindahan Pulau Dewata 1).

Di sekitar pantai inilah, sembilan tahun silam tragedi Bom Bali 2 (2005) terjadi, sebuah tragedi kemanusiaan yang tentu kita harapkan tidak akan terulang lagi sampai kapan pun di Indonesia. Saat berjejak di pantai Jimbaran, sempat mendokumentasikan seorang bapak yang menggunakan tenaga dua ekor sapi untuk membajak area pasir yang berbatasan dengan sebuah hotel ternama.

Pagi itu, Selasa (12/8), nampak pula beberapa pasangan ataupun bule yang berlarian menyisir pinggir pantai, ditemani sapuan butiran ombak yang menyurut. Indah nian…

Selepas menyambut pagi, perjalanan menyusuri pesona wisata Pulau Dewata pun kembali berlanjut, ini ceritanya…

Le Meridien – Jimbaran Bali

Le Meridien, hotel bintang 5 di kawasan Jimbaran. Saat berkunjung, harga kamar termurah di tempat ini sekitar Rp 2,1 juta kalau dirupiahkan.

Le Meridien, hotel bintang 5 di kawasan Jimbaran. Saat berkunjung, harga kamar termurah di tempat ini sekitar Rp 2,1 juta kalau dirupiahkan.

Di hotel bintang lima di kawasan Jimbaran inilah aku menginap. Saat aku bertanya ke resepsionis, harga kamarku kalau dirupiahkan ada di kisaran Rp 2,8 juta. Untung, biayanya ditanggung seluruhnya oleh pihak pengundang.

Lokasi Le Meridien sangat dekat dari Pantai Jimbaran, jadi kalau Anda ingin makan malam sajian laut khas Jimbaran, tinggal berjalan kaki saja. Fasilitas lain dari penginapan ini adalah kolam renang yang terdapat di depan setiap kamar di lantai dasar, ada kolam anak pula, serta fasilitas gym buat Anda yang gemar berolahraga.

Desa Seni Kamasan Klungkung

Industri uang kepeng KamasanBali. Harga karyanya mulai Rp 50 ribu hingga ratusan juta rupiah.

Industri uang kepeng KamasanBali. Harga karyanya mulai Rp 50 ribu hingga ratusan juta rupiah.

Desa yang disebut sudah ada sejak tahun 1072 ini sangat terkenal dengan perkumpulan para pelukis lukisan Bali tradisional. Terlepas dari perkembangan dan perbedaan bahan yang digunakan, namun para pelukis dari desa Kamasan tetap mempertahankan tema yang sama, yaitu pewayangan.

Tema itu pula yang bisa Anda temui aplikasi seni dalam bentuk yang lain, Industri Uang Kepeng KamasanBali. Sejak tahun 2004 lalu, industri ini berkembang dengan karya seni industri uang kepeng. Bahan uang kepeng itu sendiri terdiri bahan emas, perak, kuningan, tembaga dan besi yang dileburkan ke dalam sebuah tungku dengan panas lebih dari seribu derajat. “Sudah seperti lahar gunung panasnya,” ungkap Nyoman, pengawas produksi di KamasanBali.

Penggunaan kelima bahan tersebut agar memenuhi syarat Panca-Datu (lima kekuatan hidup yang dipengaruhi kekuatan panca dewata). Jika Anda berkesempatan ke KamasanBali, hasil kerajinan uang kepeng tersebut dihargai minimal Rp 50 ribu per kepeng, namun jika disatukan lebih artistik membentuk tokoh pewayangan, harganya konon bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Saat berkunjung ke tempat ini, aku juga sempat menyaksikan sebuah patung menyerupai penari bali setinggi sekitar 50 cm seharga Rp 75 juta.

Bale Udang Mang Engking Ubud

Restoran yang berlokasi di jalan raya Goa Gajah, Desa Peliatan – Ubud ini dikelilingi oleh pemandangan kolam dan hamparan sawah hijau yang luas, serta pemandangan alam pegunungan. Desain arsitektur yang etnikal dan indah dari bahan kayu dan bambu menjadi pesona yang dijamin menaikkan antusiasme Anda untuk bersantap siang. Terlebih dengan adanya suara gemericik air dan alunan musik tradisional khas Bali yang meneduhkan hati.

Mau pilih menu makanan? sajian menu makanan laut kategori juara seperti udang bakar madu dan gurame bumbu colek adalah pilihan yang masuk kategori harus pesan, jika Anda berkesempatan ke tempat ini. Rasanya sangat sedap. Bahkan jika Anda datang rombongan pun tidak perlu khawatir, areal parkir di Bale Udang Mang Engking Ubud sangat luas.

Museum Antonio Blanco

aku di Museum Antonio Blanco. Ruangnya adalah mimpi dan doaku :)

aku di Museum Antonio Blanco. Ruangnya adalah mimpi dan doaku 🙂

The Blanco Renaissance Museum ini dibangun pada tanggal 28 Desember 1998 dilingkungan kediaman mendiang Don Antonio Blanco yang megah dan menyimpan lebih dari 300 karyanya. Selepas wafatnyang sang maestro tahun 1999, museum itu kini dikelola oleh putranya Mario Blanco.

Salah satu ciri khas karya Antonio Blanco yang tidak bisa ditiru adalah kemampuannya menggambarkan keindahan perempuan. Meski demikian karyanya berbeda dengan pornografi, namun sebagai lukisan seni kelas tinggi.

Museum yang berdiri di atas lahan yang luas ini merupakan pemberian Raja Puri Saren Ubud pada tahun 50an atas karya seni lukis Don Antonio Blanco selama tinggal di Ubud. Seorang pemandu wisata di tempat ini menerangkan, jika pemberian tanah di tempat itu juga tidak terlepas dari upaya sang seniman serba bisa tersebut untuk mempopularkan Ubud hingga ke manca negara, hingga bisa ramai seperti saat ini.

Jangan heran, jika di Ubud, penduduk asli Indonesia seperti minoritas. Ya, turis – turis mancanegara banyak sekali menghabiskan masa liburan dan berjalan kaki di sekitar kawasan Ubud.

Tentang Museum Antonio Blanco ini, aku ingin menulisnya lebih lanjut di sebuah artikel terpisah. Ya, berkunjung ke tempat ini seperti melihat langsung dari realisasi mimpiku untuk menghabiskan sisa hidup kelak di sana, sebagai seniman yang suka menulis, fotografi dan melukis (baca juga Pedang Mimpi Terhunus ke Bali). Sebuah mimpi…

Pusat Oleh – Oleh Erlangga Denpasar

Pusat Oleh - Oleh Erlangga - Denpasar

Pusat Oleh – Oleh Erlangga – Denpasar

Toko suvenir Erlangga ini memiliki dua gerai di jalan Nusa Kambangan, Denpasar. Di pusat penyediaan oleh – oleh 2 lantai ini menyediakan ragam pilihan buat ‘buah tangan’, mulai dari aksesoris, baju batik, sarung pantai, aneka hasil kerajinan, tas dan dompet, hingga mainan tradisional buat anak.

Dengan fasilitas bangunan yang cukup luas dan nyaman, Erlangga menjadi salah satu pilihan berbelanja barang khas Bali. Dan meski tidak bisa menawar seperti di Pasar Seni Sukowati, namun harga di tempat ini disebut tidak terpaut jauh.

Warung Eropa

Restoran yang terletak di kawasan Kerobokan ini merupakan satu di antara daftar wajib yang mesti Anda kunjungi ketika di Pulau Dewata. Menikmati santap malam dengan ragam menu khas Indonesia, ataupun makanan India bisa Anda pesan.

Menu favorit adalah nasi campur Bali dan bebek goreng crispy, jangan sampai lewat dari daftar pesanan Anda. Ya, Warung Eropa merupakan salah satu restoran yang menyediakan bebek goreng terbaik di Bali.

Malam pun makin meninggi, aku pun kembali ke penginapan di wilayah Jimbaran. Terlelap, sebelum menembus lagi ke kemacetan Jakarta keesokan harinya…

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Travelling and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s