Tantangan Dalam Bekerja

Hidup haruslah menyenangkan! Demikian kata sebagian orang. Realitasnya, di dunia kerja tidaklah mudah menemukan kesenangan. Baik saat berposisi sebagai mitra bisnis ataupun karyawan sebuah perusahaan, acap kali kita akan bertemu dengan individu dengan sikap dan prilaku yang kontras. Situasi pun jadi kurang menyenangkan. Terlebih jika kita masuk belakangan dan menjadi pihak yang mesti beradaptasi.

Implikasinya semangat dan motivasi kerja bisa menurun. Fokus kerja kendur, malas berangkat kerja. Pada situasi ini tercetus pertanyaan dalam diri, “Buat apa saya bekerja?”, “Apa yang saya kejar dalam menjalankan pekerjaan ini?”, “Bagaimana kalau saya keluar saja dari pekerjaan ini dan mencari pekerjaan yang lain?”, kira – kira gambaran umum masalah, ketika kita harus menghadapi persoalan di atas.

Bekerja ataupun bermitra tujuannya adalah hasil karya kerja yang baik. Ada upaya penyempurnaan, seperti semangat Kaizen dari Jepang.

Hasil karya kerja bukan hanya bertujuan untuk kemajuan perusahaan, tapi lebih jauh untuk pengembangan kapasitas diri. Mulai dari hal keahlian dan kecakapan yang menjadi paremeter yang termudah untuk dilihat dan dinilai, hingga kemampuan untuk lebih jeli dan memetakan persoalan berdasarkan skala prioritas.

Kembali ke situasi tidak menyenangkan di tempat kerja atau usaha bersama. Sejenak bersabar dalam menghadapi dan menjalani situasi yg tidak menyenangkan dapat menjadi pembelajaran yang tidak disangka – sangka. Sambil tetap menetapkan rencana alternatif merupakan langkah bijak dan taktis, daripada mengikuti emosi.

Kita memang tidak terus bertahan pada situasi yang menyenangkan, memaksakan diri untuk menerimanya. Menjadikan diri kita sebagai perangkat pasif, menjadi bagian komponen dari bangunan mimpi orang lain.

Kita harus selalu mampu berkomunikasi dengan diri sendiri, menghibur dan menstimulus hati serta pikiran pada saat di tengah situasi menyenangkan. Tetap belajar di situasi tidak menyenangkan, sembari membuat tahapan rencana lain sebagai motivasi, bahwa harapan adanya cahaya dari Tuhan pada ruang lain bukan hal mustahil.

Tetaplah berkarya, sabar menjalani proses, dan tetapkan tujuan lain agar hidup tetap termotivasi untuk maju.

2014 ini, aku termasuk individu yang harus menghadapi ketiganya, baik dengan atasan dan rekan kerja, ataupun dengan mitra bisnis. Tidak ada yang aneh, karena dunia kerja merupakan siklus pembelajaran sikap dan pola pikir ketika berinteraksi dengan orang – orang yang tidak sesuai.

Ombak kehidupan yang menguji, dan tahun ini sebentar lagi berakhir. Semoga tahun depan dan waktu – waktu berikutnya akan jauh lebih baik dan tenang bagi kita semua, Aaamiin.

2 Replies to “Tantangan Dalam Bekerja”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s