3 JAM DI BY PASS SAMPAI JALAN RAYA BOGOR

patience-quotes-6Di Jakarta itu kita tidak boleh menangis di jalan.

Kamis sore, 7 April 2016, sebuah Avanza berwarna coklat muda terbuka kedua jendelanya di bagian kabin depan. Pengemudinya laki-laki berambut gondrong, berbadan kekar dan wajahnya seram layaknya sosok penagih hutang.

Di sampingnya duduk penumpang pria berbaju kaos yang lengannya menyising ke atas layaknya preman yang mau nantangin berantem. Ia berperawakan kasar dan tangannya menjulur lurus keluar kaca dan seenaknya membuang abu rokoknya ke badan jalan.

Mereka seperti ingin mengirimkan pesan di antara kemacetan kawasan Sunter, “Iye, kami preman. Mau apa lu?”

Uniknya, tidak ada yang menggubris perilaku keduanya. Meski terkesan menjengkelkan, orang-orang nampaknya menganggap kedua pria tersebut tidak lebih dari ornamen kecil dari orkestra panasnya ibukota.

Ya, Jakarta sore itu jauh lebih menyeramkan dengan cuaca yang panas menyengat, polusi yang semakin parah dan hantu kemacetan yang semakin menjadi-jadi.

Lepas dari kemacetan Sunter, satu jalanan membentang panjang dari by pass Jakarta terus hingga jalan raya Bogor.

Di By Pass, kendaraan menyemut dan orang-orang kecil banyak tetap setia menunjukkan perilaku menindas. Mereka membawa gerobak dari arah berlawanan, tanpa peduli dan juga siap menantang berkelahi para pengemudi motor yang tidak bergerak menghindar.

Perilaku menindas orang-orang kecil ini terus berulang hinggan kawasan pasar Keramat Jati.

Mau marah? Percuma, yang begini suguhan tiap hari di Jakarta. Kalau marah dan emosi untuk berkelahi, besok mudah kembali untuk diulangi. Kesimpulannya, masak harus berkelahi tiap hari?!

Di jalan raya Bogor yang membentang panjang hingga puluhan kilometer, maut pun siap menanti. Entah karena orang-orang mulai kelelahan hingga ranjau paku tersebar di jalan tidak hanya membantu menggembosi angin di ban kendaraan, tapi juga kapasitas kesabaran di hati.

Ya, di Jakarta itu hingga Bogor, orang-orang belajar kehilangan rasa dan emosi, belajar untuk datar menjalani kehidupan. Tidak ada gunanya menangis, bersedih, merutuk, marah bahkan berkelahi.

Di jalanan panjang By Pass hingga jalan raya Bogor bukanlah tujuan, ia hanyalah bagian proses memantangkan emosi. Mengajarkan para pengguna jalan untuk dapat belajar melihat keindahan bahkan dari kondisi yang tidak mengenakkan.

Bogor, 8 April 2016

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Umum and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s