Suluh Pendek Si Biker Gembul

Pembangunan jalan layang dan angkutan transportasi umum, di tambah hujan keras selama dua hari di akhir April membuat lalu lintas di ibukota negeri makin kusut.

Belum lagi luapan air sungai di jalan Kapten Tendean yang kembali merendam sebuah kawasan perumahan mewah di akses jalan menuju Kemang. Beberapa mobil mewah penghuni terparkir di ruas jalan yang semakin sempit. Tambah macet? Jangan tanya.

Bahkan sopir Kopaja yang terkenal ugal-ugalan itu pun enggan melintas. “Yang mau ke Tendean turun di sini saja yah, mau langsung ke Blok M,” kata sang sopir dengan ekspresi wajah datar.

Alhasil beberapa penumpang termasuk Zaki terpaksa turun dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Layanan ojek berbasis aplikasi smartphone pun terpaku sulit bergerak maju. Padahal waktu menunjukkan sekitar pukul satu siang di bawah sinar matahari yang terik.

Beberapa jam ke depan jelang sore, kemacetan pun perlahan-lahan menciptakan warna ketakutan aslinya buat yang tidak biasa. Beberapa pengemudi mobil hanya bisa meringis berusaha sekuat tenaga menahan keinginan ingin pipis.

Buat pengemudi Metromini yang terkenal paling edan di ibukota dengan santai memilih menerabas akses jalan khusus bus Trans Jakarta. Sebuah sepeda motor yang dikemudikan pria gembul berhelm merah juga ikut menerabas di belakang. Saling melanggar untuk cepat sampai.

Suluh pun mudah terletup. Pengemudi motor gembul berhelm merah itu contohnya. Klakson terus dia bunyikan, seolah lupa jika Metromini adalah bahaya yang bersambut.

Begitu dipukulnya spion Metromini, empat orang langsung turun mengeroyoknya. Dia bersikeras melawan, hingga sebuah bogem dari pria kelima alias sang sopir membuatnya tersungkur oleng. Beruntung kepalanya tidak sampai menghantam beton pembatas jalan.

Perkelahian tidak seimbang itu pun berhenti, setelah helm dan kunci motor pria gembul itu dilempar ke arah jalan reguler yang super macet. Kuncinya tidak ketemu, helmnya terlindas mobil dan dia disoraki para pengeroyoknya.

Ada yang bantu? Nup, ini kota buat para petarung, yang cengeng silakan balik badan dan pergi.

Zaki pun mulai terbiasa melihat kerasnya kehidupan ibukota.

Saat tiba di stasiun kereta, smartphone berbunyi. Teman di tempat kos mengabarkan di daerah kosan hujan lebat lagi. Alhasil saat tiba di stasiun tujuan, ia berteduh bersama para penumpang lain yang semakin berjubel.

Sesekali tetesan air hujan mampu menembus atap stasiun yang kokoh, dan jalanan di depannya mulai tergenang melewati mata kaki oleh air dari selokan.

Dan hujan turun sederas-derasnya selama sejam lebih…

Bogor, 21 April 2016

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Umum and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s