FIGUR – FIGUR BARU NOMOR 1 DI INDUSTRI OTOMOTIF TAHUN 2017

Persaingan bisnis otomotif di Indonesia yang semakin ketat ditandai dengan pergantian 4 (empat) posisi Presiden Direktur pada 4 (empat) APM otomotif terkemuka di Indonesia.

Semester pertama 2017 ini ditandai dengan sejumlah pergantian pucuk pimpinan di sejumlah APM otomotif terkemuka di Indonesia. Siapa saja mereka dan apa saja rencananya? Yuk, simak lebih lanjut…

Warih Andang Tjahjono, menjadi pria Indonesia pertama yang menjadi orang nomor satu di TMMIN.

WARIH ANDANG TJAHJONO

PRESIDEN DIREKTUR PT TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA (TMMIN)

1 April 2017 akan menjadi momentum istimewa bagi pria kelahiran Pati (Jawa Tengah) 1963, karena akan menjadi putra lokal pertama yang menjadi pucuk pimpinan di perusahaan afiliasi manufaktur Toyota di kawasan Asia Pasifik.

TMMIN merupakan perusahaan yang bertanggung jawab pada kegiatan produksi dan ekspor model Toyota di Indonesia. Di bawah tanggung jawab barunya, Warih bertekad memastikan untuk membawa TMMIN terus memberikan yang terbaik dalam menghadapi tantangan yang semakin ketat, melalui upaya mendukung dan memberikan kontribusi pada perkembangan industri otomotif Indonesia.

Sebagai penguasa pasar otomotif di Indonesia hingga saat ini, dan dengan volume ekspor terbesar ke luar negeri, TMMIN tentu menghadapi yang semakin ketat. Produksi produk seperti Kijang Innova, Fortuner, Yaris dan Sienta masih tergolong baik diserap pasar. Namun model kendaraan lain seperti Etios Valco cukup terpukul di kelas city car.

Takehiro Watanabe punya tanggung jawab berat melanjutkan kesuksesan koleganya Tomoki Uchida di Indonesia.

TAKEHIRO WATANABE

PRESIDEN DIREKTUR PT HONDA PROSPECT MOTOR

Tanggal 16 Maret 2017, menjadi babak baru bagi perjalanan karir Takehiro Watanabe sebagai Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM). Watanabe menggantikan Tomoki Uchida yang sebelumnya menjadi Presdir HMP terlama di Indonesia yaitu 5 tahun 11 bulan sejak tahun 11 bulan.

Watanabe yang telah berkiparah di Honda sejak tahun 1991 (26 tahun) menghadapi tantangan yang tidak mudah, mengingat selama kepemimpinannya Uchida berhasil meningkatkan angka penjualan dari 45.416 unit pada tahun 2011, menjadi 199.364 unit pada tahun 2016 sekaligus menjadi tonggak penjualan Honda tertinggi di Indonesia sejauh ini.

Dengan pencapaian tahun 2016, Uchida berhasil menguasi 19% pangsa pasar sekaligus menjadi pangsa pasar terbesar Honda di sebuah negara di seluruh dunia. Watanabe sendiri yang pernah bertugas di Honda Meksiko dan Amerika Serikat bertekad memperkuat brand Honda di Indonesia sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara.

Sebuah komitmen yang tidak mudah, misalnya di segmen tergemuk LMPV. Berdasarkan data Gaikindo (Januari – Februari 2017) penjualan Honda Mobilio masih berada di kisaran 3.000 – 5.000an unit per bulan, masih jauh di bawah pencapaian Toyota Avanza yang berada di kisaran 10.000 – 12.000an unit per bulan.

Kondo-San harus bisa menciptakan strategi jitu untuk memenangkan hati konsumen di segmen kendaraan penumpang di Indonesia.

KYOYA KONDO

PRESIDEN DIREKTUR MITSUBISHI MOTORS KRAMA YUDHA SALES INDONESIA

1 April 2017, APM Mitsubishi di Indonesia juga akan dipimpin figur baru Kyoyo Kondo. Kepemimpinan Kondo seiring dengan pembentukan perusahaan baru Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang khusus menangani kendaraan penumpang dan niaga ringan dari brand Mitsubishi.

Kondo sendiri telah memperkenalkan diri secara langsung di hadapan media pada Kamis (23/3) di Jakarta. Dalam kesempatan perkenalan itu, Kondo mengatakan ingin membuat MMKSI dan dealer sebagai mitra bisnis untuk lebih pro ke konsumen.

Kepemimpinan Kondo pada 1 April 2017 nanti bersamaan dengan beroperasinya pabrik baru Mitsubishi di Karawang dengan target kapasitas produksi di awal mencapai 160.000 unit per tahun yang sedianya akan mengembangkan dan memproduksi mobil LMPV (sekelas Toyota Avanza dan Honda Mobilio), Pajero Sport dan Colt L300.

Tantangan Kondo di Indonesia terhitung tidak mudah, khususnya untuk meyakinkan konsumen di segmen kendaraan penumpang untuk membeli mobil penumpang dari Mitsubishi. Berdasarkan data Gaikindo di awal 2017, baru Pajero Sport yang bisa meraih pangsa pasar dan penjualan baik di segmennya.

Pria utusan Mitsubishi ini punya misi berat mengembalikan minat beli konsumen untuk brand Nissan dan Datsun di Indonesia.

EEICHI KOITO

PRESIDEN DIREKTUR PT NISSAN MOTOR INDONESIA

Informasi resmi dari Nissan Motor Indonesia (NMI) ke email saya, Jumat (24/3), cukup mengejutkan. Antonio Zara yang baru menjabat Presdir Nissan pada April 2016 digantikan oleh Eiichi Koito.

Eiichi Koito juga sedianya mulai memimpin NMI pada 1 April 2017, dan merupakan utusan dari Mitsubishi Motors. Sebagai diketahui, sejak tahun 2016 Nissan telah mengakuisisi saham mayoritas Mitsubishi. Itu berarti, Nissan kini punya dua brand afiliasi ternama yaitu Renault dan Mitsubishi.

Koito ditugaskan untuk mengembangkan strategi bisnis guna mengoptimalkan kinerja Nissan, termasuk mengelola pengenalan produk serta secara signifikan meningkatkan kehadiran dan aksesibilitas merek Nissan dan Datsun dalam mengejar tujuan menjadi pemain utama sektor otomotif di Indonesia. Koito juga bertanggung jawab menangani pabrik di Indonesia.

Eiichi Koito yang bergabung di Mitsubishi Corporation pada tahun 1994 dan pernah bekerja di sejumlah posisi kunci, juga menghadapi tantangan tidak mudah di Indonesia. Nissan yang selama ini mengandalkan penjualan Grand Livina selama Januari – Februari 2017 “hanya” mampu terjual di bawah 1.000 unit per bulan. Demikian pula di brand Datsun, yang cukup terpukul sejak kehadiran duet Calya- Sigra.

OPINI 

Perubahan posisi pucuk pimpinan di empat perusahaan otomotif ternama ini tentu sebuah fenomena istimewa. Seingat saya selama 16 tahun jadi jurnalis di bidang otomotif, ini baru baru pertama terjadi dalam waktu berdekatan di tahun yang sama.

Pasar mobil di Indonesia memang masih seksi, rasio kepemilikan mobil kabarnya masih 77 / 1.000 penduduk alias masih jauh dibanding negara – negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

Meski demikian, sejak tahun 2014 ada fenomena kurang lazim dari para pelaku industri dalam menciptakan strategi merangkul konsumen, yaitu melalui diskon sepanjang tahun. Sebelumnya, diskon biasanya terjadi hanya di akhir tahun atau awal tahun untuk menghabisakan stok VIN (nomor rangka) di tahun sebelumnya.

Alhasil konsumen pun tidak bisa menebak berapa batas bawah diskon maksimal dari sebuah produk mobil baru. Triknya konsumen pun mesti jeli dan peka ketika bertemu salesman di showroom.

Peta lain adalah para pelaku industri pun semakin giat menciptakan strategi bisnis meraih hati konsumen di antaranya melalui bonus fitur (kaca film premium, jok kulit dan lain – lain), program trade-in (tukar jual mobil lama untuk beli mobil baru), hingga paket layanan purna jual (servis dan aksesori asli).

Sisi baiknya juga ada, dimana populasi konsumen cerdas pun semakin meningkat. Menurut saya kriteria, konsumen cerdas di antaranya tidak semata terpaku pada pertimbangan merek dan nilai jual kembali. Karena seyogyanya membeli mobil pasti rugi pas jual kembali.

Masih banyak faktor penting lain seperti membeli kendaraan sesuai kebutuhan dan peruntukan, kualitas rancang bangun kendaraan, kelengkapan fitur, faktor kenyamanan, sistem proteksi keamanan, biaya perawatan berkala, jaminan ketersediaan suku cadang, klasifikasi jenis RON BBM yang dibutuhkan, hingga efisiensi konsumsi BBM.

Hmm, itu saja dulu. Silakan berkomentar di bawah kalau ada pendapat lain, nanti kita bisa berdiskusi…

Semoga bermanfaat.

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Otomotif Roda Empat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s