RESENSI BUKU REVOLUSI CARA BELAJAR; HIDUP SESUNGGUHNYA MENYENANGKAN

“Otak Anda dapat terus belajar sejak lahir sampai akhir hayat.” (Marian Diamond)

Hidup sesungguhnya menyenangkan. Kalaupun kita harus menjumpai hal – hal yang tidak menyenangkan, pastikan diri kita sudah di posisi dalam keadaan yang menyenangkan.

Menyenangkan berarti seluruh komponen fisik dan nonfisik kita bebas dari tekanan. Inilah sepenggal kutipan pengantar yang saya dapat dari buku “Revolusi Cara Belajar”. Salah satu koleksi buku lama yang diterbitkan Kaifa tahun 2000, buku terjemahan karya Gordon Dryden dan Dr. Jeanette Vos.

“…Rumah akan menjadi tempat vital dalam belajar, bekerja dan menikmati hiburan. Hiburan ini akan mengubah sekolah, bisnis, pusat perbelanjaan, perkantoran, perkotaan – ringkasnya, mengubah hampir seluruh konsep kita tentang kerja.”

Ada delapan keyakinan utama yang melandasi keyakinan tentang “Revolusi Cara Belajar”, namun saya tidak akan mengutipnya secara detail. Hanya saja ada kutipan dari Walt Disney untuk hal tersebut yaitu “Jika Anda dapat memimpikannya, Anda pasti bisa melakukannya.” (Walt Disney)

Lalu ada pula kutipan dari Alan Kay (di halaman berikutnya), “Satu –satunya cara untuk meramalkan masa depan adalah dengan menciptakannya.”

Berikutnya ada kutipan lain di lembaran halaman berikutnya, “Untuk mempelajari sesuatu, praktikkanlah!” (Roger C. Schank)

RESENSI BAB 1

  1. Zaman Komunikasi Instan

“…Rumah akan menjadi tempat vital dalam belajar, bekerja dan menikmati hiburan. Hiburan ini akan mengubah sekolah, bisnis, pusat perbelanjaan, perkantoran, perkotaan – ringkasnya, mengubah hampir seluruh konsep kita tentang kerja.” 

Ini dia sampul buku lama yang saya baca ulang itu.

Nicholas Negroponte dalam buku “Being Digital” mengatakan, “Di masa depan Anda mungkin dapat mengenakan di pegelangan tangan, apa yang kini di atas meja, apa yang dulu memenuhi ruangan.”

Pada Bab 1 ini dibahas contoh – contoh singkat, individu – individu yang meraih sukses besar melalui bisnis berbasis internet.

  1. Dunia tanpa batas-batas ekonomi

“… Aset negara akan sangat bergantung pada kemampuan warganya dalam mempelajari keterampilan baru, khususnya dalam mendefinisikan masalah, menciptakan solusi, dan meningkatkan nilai-tambah.” 

Kevin Kelley dalam “New Rules For The New Economy” mengatakan, “Kita menyelubungi bumi dengan masyarakat jaringan.”

(saya melewasi sub chapter 3)

  1. Perdagangan dan pembelajaran melalui internet

Don Tapscott mengatakan, “Setiap perusahaan akan menjadi perusahaan “pendidikan” atau ia akan bangkrut.

  1. Masyarakat layanan baru
Era digital membuat setiap individu bisa menjadi boss, plus tidak perlu organisasi yang gemuk untuk meraih sukses.

Charles Handy mengatakan, “Tumbuh dan berjayalah, tetapi pertahankan ramping.”

(saya melewati sub chapter 4 – 7)

  1. Perubahan bentuk kerja

Nicholas Negroponte (Being Digital) mengatakan, “Pada 2020 kebanyakan atasan di negara maju adalah “diri sendiri”.”

  1. Perempuan sebagai pemimpin

John Naisbitt (Megatrend Asia), “Di lingkungan kerja, teknologi baru tidak memandang jenis kelamin. “

  1. Penemuan terbaru tentang otak yang mengagumkan
Di era digital, sistem pendidikan tradisonal sudah kadaluwarsa.

Tony Buzan (Use Your Head) mengatakan, “Otak Anda adalah ibarat raksasa tidur.”

(saya melewati sub chapter 11 – 13)

  1. Ledakan praktik-mandiri

Renate Nummela & Ceoffrey Caine (Making Connections), “Salah satu tempat yang beroperasi dengan cara yang sama seperti 50 tahun yang lalu adalah sekolah lokal.”

Saya tidak pernah bekerja sehari pun, dalam hidup saya. Semuanya adalah keasyikan.” (Thomas Edison)

(saya melewati sub chapter 15)

  1. Kemenangan individu

Don Tapscott (Growing Up Digital) mengatakan, “Kini sedang tumbuh sebuah generasi baru yang akan mengubah dunia menjadi berbeda sama sekali dengan sebelumnya.”

RESENSI BAB 2

Richard L. Measelle & Morton Egol mengatakan, “Sistem pendidikan tradisional sudah kadaluwarsa.”

“ Anda adalah apa yang Anda makan.” (Brian & Roberta Morgan)

Barbara Prashing (The Power of Diversity), “Orang – orang dari segala usia sebenarnya dapat belajar apa saja jika mereka melakukannya dengan gaya unik mereka, dengan kekuatan pribadi mereka sendiri.”

Dr. Willard Daggett mengatakan, “Dunia yang akan ditinggali anak-anak kita berubah empat kali lebih cepat daripada sekolah-sekolah kita.”

RESENSI BAB 3

“Olahraga tidak hanya baik untuk tubuh Anda, tetapi juga baik untuk otak Anda. Ia memperkaya darah Anda dengan oksigen.”

Marian Diamond mengatakan, “Otak Anda dapat terus belajar sejak lahir sampai akhir hayat.”

Jeanette Vos mengatakan, “Semakin luas Anda mengaitkan-ngaitkan [berbagai hal] semakin banyak Anda belajar.”

Brian & Roberta Morgan (Brain Food) mengatakan, “ Anda adalah apa yang Anda makan.”

“… Dan sumber listrik otak itu adalah makanan yang dikombinasikan dengan oksigen. Tentu saja, Anda mendapatkan oksigen melalui pernapasan. Inilah sebabnya bernapas dalam-dalam sangat disarankan sebelum dan sesudah belajar: untuk mengosidasi darah Anda. Dan itulah sebabnya olahraga tidak hanya baik untuk tubuh Anda, tetapi juga baik untuk otak Anda. Ia memperkaya darah Anda dengan oksigen.”

Kontribusi IQ paling banyak sekitar 20% terhadap keberhasilan hidup sehingga 80% sisanya ditentukan oleh faktor-faktor lain: sehimpunan faktor yang disebut kecerdasan emosional.” (Daniel Goleman)

Richard M. Restak (The Brain: The Last Frontier) mengatakan, “Kinerja otak sangat bergantung pada kualitas makanan Anda.”

Daniel Goleman (Emotional Intelligence) mengatakan, “Kontribusi IQ paling banyak sekitar 20% terhadap keberhasilan hidup sehingga 80% sisanya ditentukan oleh faktor-faktor lain: sehimpunan faktor yang disebut kecerdasan emosional.”

Candane B. Pert mengatakan, “Molekul-molekul emosi juga menjalankan setiap sistem di dalam tubuh.”

Marilyn King (Atlet Panca-Lomba Olimpiade) mengatakan, “Rumus Keberhasilan: Gairah + Visi + Aksi = Sukses.”

Marilyn King menambahkan;

“Jika Anda punya gairah dan visi, tetap tanpa aksi Anda melamun

Jika Anda punya visi dan aksi, tetapi tapi gairah Anda akan serba tanggung

Jika Anda punya gairah dan aksi tetapi tanpa visi Anda akan sampai di tempat yang keliru” 

Gordon Dryden mengatakan, “Ingatlah puzzle, akan jauh lebih mudah jika Anda melihat gambar keseluruhannya lebih dahulu.”

Thomas Edison mengatakan, “Saya tidak pernah bekerja sehari pun, dalam hidup saya. Semuanya adalah keasyikan.”

Gordon Dryden mengatakan, “Sebuah ide adalah kombinasi baru dari elemen – elemen yang lama.”

Oliver Wendell Holmess mengatakan, “Pikiran yang telah diperkaya dengan ide-ide baru tidak akan pernah kembali ke kondisi asalnya.”

Kutipan yang satu ini menurut saya relevan dengan implementasi konsep marketing 3.0, Edward de Bono mengatakan, “Berpikir vertikal adalah menggali lebih dalam lubang yang sama. Berpikir lateral adalah menggali di tempat yang lain.”

Masih ada beberapa pemikiran menarik, tapi gak berasa sudah lima lembar ngetiknya. Silakan tinggalkan komentar Anda di bawah untuk berdiskusi lebih lanjut.

Semoga bermanfaat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s