MUDIK & LIBURAN NAIK KELAS BERSAMA TOYOTA SIENTA

Menurut saya, ini saat yang tepat untuk naik dengan membeli Toyota Sienta. Kenapa? Yuk, baca artikelnya di bawah ini…

Sebelum mengulas Toyota Sienta sesuai judul artikel di atas, saya ingin bercerita tentang manfaat yang pernah saya rasakan ketika mengendarai mobil keluarga berdesain “boxy“.

Beberapa manfaat yang saya dapat adalah akses ruang kepala yang lebih luas buat seluruh penumpang dan pintu baris kedua model geser yang mempermudah akses keluar masuk khususnya buat penumpang anak – anak dan orang tua. 

Pengalaman ini yang saya pernah rasakan ketika mengendarai Nissan Serena hingga Pantai Pangandaran (sekitar tahun 2003/2004) atau Daihatsu Luxio menuju Ciamis (tahun 2012).

Itulah mengapa pada akhir tahun 2012, awalnya saya mampir dulu ke dealer Honda di Margonda untuk kemungkinan meminang Freed sebelum akhirnya nyantol ke Grand Livina SV AT di dealer Nissan. Satu – satunya alasan saat itu beralih pilihan adalan soal diskon yang ditawarkan.

Honda Margonda saat itu hanya menawarkan bonus kaca film V-Kool dan jok kulit (sintetik mungkin). Berbeda dengan Nissan Margonda yang langsung memberi saya diskon hingga Rp 22 juta, lebih tinggi dibanding diskon Rp 20 juta yang ditawarkan pihak APM.

Nah, saat membuat artikel ini ketika memasukkan kata kunci “Toyota Sienta” di kategori “berita” di Google, setidaknya saya mendapat informasi jika mobil keluarga ini bisa mendapat diskon antara Rp 35 juta hingga Rp 40 juta. Artikel itu bisa dibaca di Tribunnews dan Viva.

Menurut hemat saya, ini adalah justru kabar baik bagi calon konsumen di segmen mobil keluarga menjelang momen mudik Lebaran dan liburan anak sekolah. Kapan lagi bisa punya mobil keluarga lebih berkelas (baca: naik kelas) dengan harga lebih terjangkau jika tidak sekarang?

Dibanding mobil low MPV berdesain reguler yang masih menjadi buruan konsumen entry level, Toyota Sienta jelas memiliki prestise lebih. Sederhananya, Sienta bukan mobil rakyat kebanyakan, tapi mobil pilihan keluarga buat naik ke kelas yang lebih tinggi (imho).

Yuk, kupas spesifikasi detailnya…

DESAIN EKSTERIOR & DIMENSI

Toyota Sienta punya desain yang unik dan modern. Meski sekilas terkesan kotak, Anda tidak akan menemukan sudut yang lancip dan kaku pada desainnya (termasuk di bodi belakang pada pilar D tetap mengalir). Ini menunjukkan jika pertimbangan aerodinamika (atau beban hambatan angin yang rendah) tetap menjadi skala prioritas pengembangan desain.

Hal ini di antaranya bisa terlihat pada desain kaca depan dan bonet yang dibuat cukup landai untuk mereduksi beban hambatan angin. Buat saya ini penting, karena bisa mengurangi daya membelah angin yang bermanfaat bagi konsumsi BBM yang lebih efisien dan meningkatkan kemampuan laju kendaraan.

Desain grille model trapesium sebagaimana ciri khas mobil-mobil baru Toyota, plus headlamp yang belo (model ikan mas koki) jadi nilai unik pembeda yang berkelas dari rupanya.

Di bagian samping, coba deh perhatikan desain pintu baris kedua di bagian pilar-C yang menyerupai bentuk (maaf) bokong yang seksi. Oh iya, skema lis hitam di bagian rupa depan, samping dan belakang juga menjadi nilai pembeda, unik dan berkelas pada Sienta. Anda juga melihat nilai pembeda pada warna pilar-A kendaraan yang juga dibuat hitam memberi kesan flying roof yang lagi trend di kalangan produsen mobil middle-up class.

Desain lampu belakang (tail light) juga unik dan belo. Buat konsumen yang ingin mobilnya punya signature (ciri khas) lebih, hal ini bisa menjadi salah satu pertimbangan utama saat ingin meminangnya.

Jika melihat dimensi (data di website Toyota Astra Motor) panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.695 mm, serta jarak antar sumbu roda 2.750mm, mobil tidak memakan ruang banyak pas parkir plus secara matematis lebih stabil saat berkendara. Asumsi saya ini setidaknya saya perbandingkan dibanding ketika mengendarai mobil berdesain mirip seperti Nissan Serena atau Daihatsu Luxio, atau Nissan Grand Livina yang pernah saya gunakan sekitar 4 (empat) tahun.

PENILAIAN INTERIOR

Desain dashboard dan konsol tengahnya enak dan menarik dilihat.

Desain dashboard-nya enak dilihat penuh lekukan namun rapih dan bersih (clean design). Demikan pula pada desain konsol tengah dan ruang penyimpanan yang tersedia. Saya belum tahun di tipe apa mulai adanya, namun balutan kulit dan tombol-tombol pengatur di panel setir memberi sensasi lebih saat mengemudikan Sienta.

Keberadaan headunit model layar sentuh dan bisa di-pairing dengan smartphone juga menjadi nilai lebih yang dimiliki Sienta.

Desain sandaran dn bantalan duduk di kursi depan terlihat cukup nyaman, tebal dan empuk.

Jika melihat gambar di atas, desain kursi depannya cukup mantap memanggul tubuh, demikian pula dengan bantalan duduknya terlihat cukup tebal dan empuk.

Fitur keamanan lebih di kelasnya adalah aplikasi knee airbag untuk penumpang, ini menjadi nilai lebih buat Sienta dibanding para pesaing di kelasnya. Selain tetap menyediakan fitur dual SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang.

Hal unik lainnya (sebagaimana yang terlihat pada foto), ketika kursi baris kedua dan ketiga dilihat dua buah sepeda nampak bisa masuk. Ya, inilah salah satu keunggulan yang dimiliki mobil berkeluarga berdesain boxy” seperti yang telah saya utarakan di awal, karena ruang atapnya yang lebih tinggi dibanding low MPV biasa.

Hal lain adalah aplikasi pintu geser elektrik (Power Sliding Door) pada baris kedua (mulai tipe tertentu) yang membuat akses keluar masuk kabin lebih mudah dan nyaman. Meski demikian menurut saya, konsumennya harus cari tahu lebih banyak mengenai pengetahuan pintu geser elektrik seperti ini biar lebih awet.

FITUR – FITUR UNGGULAN & HARGA

Khusus pada tipe tertinggi (Q), Sienta telah dilengkapi dengan fitur Hill Start Assist (HSA) yang bermanfaat untuk mencegah mobil turun pada saat kondisi lalu lintas stop and go (atau macet) di jalur tanjakan. Menurut saya, fitur ini bermanfaat buat konsumen saat mudik atau liburan keluar kota dan melintasi rute – rute tanjakan dan perbukitan seperti Nagreg di jalur Selatan Jawa atau Camba – Maros di Sulawesi Selatan.

Aplikasi mesin baru 2NR-FE selain cukup powerful juga efisien mengkonsumsi BBM.

Aplikasi salah satu mesin baru Toyota, 2NR-FE 1.5L 4-silinder segaris DOHC Dual VVT-i (Variable Valve Timing with Intelligent) cukup powerful dan efisien dalam konsumsi BBM. Mesin ini mampu meletupkan tenaga hingga 105 hp / 6.000 rpm dan torsi puncak 140 Nm / 4.200 rpm. Sistem transmisi terdapat pilihan 6-percepatan manual atau CVT dengan 7-Speed Sport Sequential Shiftmatic.

Apalagi ada fitur indikator “eco” yang bisa membantu pengemudi bisa berkendara lebih efisien dan ekonomis.

Saat artikel ini diturunkan, ada 10 varian atau tipe Toyota Sienta yang ditawarkan, cek di sini. Video mengenai profil Toyota Sienta bisa dilihat di sini. Jika mengacu pada data Gaikindo hingga April 2017, konsumen Sienta paling menggemari tipe G dan tipe V untuk transmisi manual. Sementara untuk transmisi matik, pilihan konsumen lebih banyak jatuh pada tipe V dan G (dua tipe tertinggi).

Demikian informasi sementara, semoga bermanfaat buat Anda. Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar jika ada pendapat lain atau pertanyaan.

Bogor, 20 Mei 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s