KETUA GAIKINDO BERHARAP INDONESIA MENJADI SENTRA INDUSTRI OTOMOTIF DI ASIA TENGGARA

(Ki-Ka) Bpk. Romi (Presiden Direktur Seven Events), Bpk. Dendi T Danianto (Head Of Marketing Communication PT Pertamina (Persero), Bpk. Yohannes Nangoi (Ketua Umum GAIKINDO), Rizwan Alamsjah (Ketua Penyelenggara GIIAS 2017),Bpk. Jiwo Sukarno (Assistant Vice Presodent Bank Mandiri)

Selasa 30 Mei 2017, suasana di 100 Eatery & Bar di lantai 1 Century Park Hotel – Jakarta diramaikan oleh para petinggi Gaikindo, perwakilan Seven Events, perwakilan Pertamina, perwakilan Bank Mandiri dan para Jurnalis undangan.

“Dengan pengakuan dari OICA (Organisation Internationale des Constructeur d’Automobiles) , pameran GIIAS dapat dikatakan telah berdiri setara pelaksanaannya dengan pameran-pameran otomotif berskala internasional seperti yang dilaksanakan di Paris (Paris Motor Show), Frankfurt (Frankfurt Motor Show) dan Tokyo (Tokyo Motor Show),” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Suasana Press Conference II – GIIAS 2017, Selasa (30/5).

Dengan tema “Rise of the Future Mobility“, pelaksanaan pameran GIIAS 2017 (10 – 20 Agustus) di ICE – BSD City juga menjadi titian target Gaikindo menjadi sentra industri otomotif di Asia Tenggara.

“Saat ini, angka penjualan mobil di Australia di angka 1,2 juta unit per tahun. Meski tidak ada lagi pabrikan yang memproduksi kendaraan di sana, namun siapa produsen mobil yang tidak mengimpor kendaraan ke pasar Australia. Sementara Thailand meski pasarnya agak di bawah Indonesia saat ini, namun angka ekspor mereka per tahun mencapai angka 700 ribu unit per tahun. Kami berharap ke depan semakin banyak produsen otomotif yang memandang Indonesia sebagai tempat berinvestasi terbaik di kawasan Asia Tenggara bukan sekadar sebagai pasar penjualan. Saat ini kondisinya cukup baik dengan angka penjualan sekitar 1,1 juta unit per tahun, angka impor kita di kisaran 100 ribu per tahun sementara ekspor di kisaran 200 ribu unit per tahun,” terang Yohannes Nangoi cukup panjang lebar.

Mantan presiden direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia ini juga berharap kondisi pendapatan per kapita masyarakat Indonesia terus meningkat. “Kita berharap pendapatan per kapita bisa menembus US$4.000 yang sementara ini masih terpaku di kisaran US$3.500 per tahun,” pungkas Yohannes Nangoi dalam sambutannya.

Jika hal ini terealisasi akan memberikan dampak pada kemampuan masyarakat di Indonesia dalam membeli mobil baru, dimana saat ini pasar mobil baru di kisaran harga Rp 100 jutaan sudah cukup kompetitif aplikasi teknologi dan fitur yang ditawarkan. Atau sederhananya, harga aplikasi teknologi dan fitur-fitur baru pada mobil jadi semakin terjangkau.

Bagaimana menurut Anda?

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Otomotif Roda Empat and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s