VALENTINO ROSSI BUAT SEISI ASSEN TAHAN NAPAS DAN JUARA

Sekali lagi, Valentino Rossi membuktikan jika dirinya punya amunisi juara yang lebih banyak dibanding para kompetitornya.

Delapan lap terakhir seri ke-8 MotoGP 2017 di sirkuit Assen, Minggu 25 Juni 2017, menjadi saksi jika Valentino Rossi setidaknya masih satu grid di atas kompetitornya dalam banyak hal mulai dari pengalaman, kemampuan bertarung, hingga insting juara.

Betapa tidak saat hujan mulai turun dan tim-tim di paddock mempersiapkan motor pengganti dengan ban sesuai kondisi, VR46 tetap melaju penuh menuju titel juara seri pertamanya di musim kali ini.

Ya, sudah sekitar setahun terakhir, The Doctor puasa berdiri di podium utama. Dan kali ini di salah satu sirkuit favoritnya, Valentino Rossi berhasil menggenapkan kemenangannya ke-10 di sirkuit Assen (total kemenangan dari tiga kelas berbeda).

Hasil seri ke-8 di sirkuit Assen, Minggu (25/6), Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP) juara 1, Danilo Petruci (OCTO Pramac Racing) juara 2, dan Marc Marquez (Repsol Honda) juara 3.

Kembali ke soal delapan lap terakhir di Assen, jiwa keukeuh Valentino Rossi untuk memacu YZR-M1 2017 miliknya meski dengan kondisi ban yang tidak lagi maksimal sangat terlihat dan dapat dirasakan.

Ia memang tidak bertaruh sendiri hingga melebihi batas akal sehat, beberapa pesaing utamanya pun bertaruh dengan resiko yang sama melintir dan terjatuh seperti beberapa pembalap lain di sirkuit Assen kali ini termasuk rekan setimnya Maverick Vinales.

Rossi bertarung ketat dengan Marc Marquez (Repsol Honda), sahabatnya sesama Italia Danilo Petruci (Octo Pramac Racing – tim satelit Ducati) dan Andrea Dovizioso (Ducati Team).

Pertarungan wheel to wheel di antara keempatnya seolah membuat penonton di Assen dan seluruh dunia terus menahan napas saking tegangnya. Ya, ini bukan lagi soal skill balap, performa motor atau ban kelas wahid. Ini levelnya sudah lebih dari itu, lebih kepada pertaruhan pengalaman, batas kemampuan bertarung dan insting menjadi juara.

Aksi salip menyalip di antara keempat berlangsung semakin menegangkan. Beberapa lap terakhir, Marquez dan Doviziso mulai kedodoran mengikuti kegilaan Valentino Rossi. Meski demikian The Doctor belum bisa menghela napas lega, Danilo Petruci seakan tidak ingin melepas sahabatnya meraih juara seri pertama musim ini dengan mudah.

“Ya, saya memang finish di posisi kedua, tapi saya agak menyesalkan bendera biru tidak dikibarkan saat saya melalui Hector Barbera dan Alex Rins di lap terakhir. Andaikata keduanya tidak mengganggu laju saya, podium juara satu rasanya bisa digapai,” kata Petruci saat balapan usai.

Ya, ibarat balapan Moto2 yang selalu ketat, Danilo Petruci hanya terpaut 0,063 detik dari Valentino Rossi yang lebih dulu menyentuh garis finish.

Di atas itu semua, The Doctor jelas membuktikan dirinya masih punya lebih banyak amunisi juara dibanding para rivalnya.

Ya, balapan MotoGP masih panjang tersisa 10 seri lagi, The Doctor pun sementara masih harus puas berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan nilai 108. Ia tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara Andrea Dovizioso (115 poin) dan tiga poin dari Maverick Vinales (111 poin).

Ia pun hanya unggul empat poin dari Marc Marquez di posisi keempat (104 poin). Segala sesuatu masih bisa terjadi, tapi satu hal yang pasti akan lebih banyak pasang mata dan harapan seperti apa kejutan yang akan disuguhkan The Living Legend MotoGP, Valentino Rossi.

Bagaimana menurut Anda?

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in OTOMOTIF RODA DUA. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s