KONSUMEN SEMAKIN BANYAK PILIHAN DI SEGMEN LOW MPV

Rabu 2 Agustus 2017, pabrikan mobil asal China Wuling akhirnya memperkenalkan Confero di Jakarta (simak info harganya di gambar samping).

Artinya sudah pasti hadir dua pemain baru di segmen low MPV pada semester kedua 2017, yaitu Mitsubishi Expander dan Wuling Confero.

Dari price positioning demikian sangat tegas menunjukkan jika Wuling ingin menawarkan strategi psikologis harga yang lebih terjangkau untuk meraih simpati konsumen.

Berhasilkah?

Sebelum mendiskusikan hal itu, diakui atau tidak sejak 2014 ada satu fakta unik di pasar mobil baru di Indonesia termasuk di segmen low MPV yaitu adanya perang diskon sepanjang tahun.

Alhasil, calon konsumen pun dituntut lebih pintar untuk bernegosiasi dengan wiraniaga dealer mobil baru yang dihadapi biar bisa dapat diskon maksimal saat ingin membeli mobil yang diinginkan.

Jika mengacu pada fakta itu berarti harga yang tertera secara resmi bukan jadi indikator harga yang sebenarnya di lapangan alias harga masih bisa “digoyang, bang!”

Apakah ini juga akan terjadi pada Wuling Confero? Waktu yang akan membuktikan…

Soal perang diskon ini memang tidak bisa lepas dari dua fakta lain, yaitu pasar low MPV yang sebenarnya tidak tumbuh dan laju pertumbuhan penjualan mobil baru yang melambat pada semester pertama 2017.

Jika mengacu pada Gaikindo pada semester pertama 2017, segmen low MPV saat ini hanya mampu menguasai 24,05% pangsa pasar dengan angka penjualan 127.156 unit (dari total market 534.288 unit).

Ini tentu bukan kabar gembira bagi pelaku industri yang bermain di segmen ini, mengingat di tahun-tahun sebelumnya segmen low MPV bisa menyumbang setidaknya 30% dari total market. Artinya strategi perang diskon menjadi stimulus yang tidak bisa dihindari agar minat beli tetap ada dan tidak turun.

Informasi lain dari media Kontan (lihat gambar di samping), penjualan mobil mengalami pertumbuhan yang lambat 0,37%. Bandingkan dengan periode yang sama tahun 2016 masih dapat tumbuh 1,23%. Meski tetap harus disyukuri setidaknya jika dibandingkan dengan penjualan sepeda motor yang turun semakin dalam 13,08%.

Dengan fakta-fakta tersebut, calon konsumen di segmen low MPV memang akan semakin dimanjakan dengan ragam pilihan yang ada, termasuk tentunya soal harga yang lebih menarik (baca: lebih terjangkau).

Sebenarnya jika Anda termasuk kategori smart buyers (baca: pembeli pintar), soal harga tentu bukan satu-satunya kriteria utama yang harus dipertimbangkan. Pun juga bukan sekadar iming-iming nilai jual kembali, karena membeli mobil adalah bukan produk investasi yang menguntungkan. Sangat perlu dipahami jika mobil adalah produk yang mengalami depresiasi atau penyusutan harga.

Buat pembeli pintar, beberapa pertimbangan yang harus dikemukakan di antaranya kualitas desain dan rancang bangun kendaraan, fitur-fitur pendukung (hiburan, kenyamanan dan keamanan) yang ditawarkan, hingga garansi layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang asli yang memadai.

Hal ini tidak kalah pentingnya, karena sudah saatnya konsumen tidak hanya sekadar memandang mobil sebagai alat transportasi dari satu titik ke titik lainnya semata. Di situ juga ada faktor kenyamanan dan keamanan yang tidak kalah pentingnya saat berkendara.

Bagaimana menurut Anda?

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Otomotif Roda Empat and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s