MITSUBISHI XPANDER SUKSES MENJUNGKIRBALIKKAN BANYAK PREDIKSI

Mitsubishi Xpander sukses membalikkan banyak prediksi.

Beberapa teman sudah beberapa kali nyundul, “Buat review Mitsubishi Xpander dong.”

Sayangnya rasa enggan masih menghinggapi. Apalagi mobil keluarga satu ini bisa dikatakan lagi over expose alias luber informasi. Coba saja masukkan kata kunci “Mitsubishi Xpander” di Google, pasti berlimpah data yang bisa ditemukan.

Tapi mumpung lagi ada mood di Sabtu pagi ini, baiklah saya akan coba mengulas Xpander dari perspektif yang lain yah, biar gak dianggap copas sama “toko sebelah”. Mudah-mudahan bisa menambah manfaat dan wawasan para pembacanya…

Sebelum kehadiran Mitsubishi Xpander sejak dua tahun silam (2015), beragam ulasan tentang mobil kendaraan low MPV ini sudah mulai mengalir dan berkelanjutan. Rata-rata kesimpulan yang saya dapat, “Apa iya Mitsubishi bisa sukses di segmen mobil keluarga, mengingat sebelum-sebelumnya penjualan di segmen kendaraan penumpang kurang menawan?!”

Ada benarnya juga sih (kecuali kesuksesan Pajero Sport di segmen SUV), penjualan Mitsubishi melalui Kuda, Grandis, Delica, Mirage hingga Outlander Sport dapat dikatakan kurang menawan. Beruntung di segmen kendaraan komersial melalui Fuso, Mitsubishi dapat terus melenggang melanjutkan tahta sebagai penguasa pasar.

Selama dua tahun terakhir, saya hanya membaca satu ulasan yang moderat karya James Luhulima (mantan wakil redaktur pelaksana Harian Kompas yang kini sudah pensiun). Kira-kira kesimpulan Bang James (sapaan saya ke beliau), Mitsubishi Xpander adalah produk yang baik. Satu-satunya yang dibutuhkan adalah nasib baik.

Dan ya, rasanya tidak ada satupun yang bisa menduga, bahkan bisa jadi pihak Mitsubishi Indonesia sekalipun. Nasib baik datang, peminat Mitsubishi Xpander laris manis. Hanya dalam 11 hari di GIIAS (10 – 20 Agustus 2017), Mitsubishi Xpander bisa terjual 5.281 unit. Angka ini belum termasuk dari penjualan di luar pameran otomotif tahunan itu, termasuk di kota-kota besar Indonesia lainnya.

Dan terbukti hanya dalam waktu dua pekan, Xpander kabarnya telah terjual lebih dari 11.000 unit. Ini berarti masa tunggu konsumen akan lebih panjang.

Di sebuah sesi konferensi pers di GIIAS, Irwan Kuncoro yang menjabat sebagai Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sempat mengatakan, kapasitas produksi Mitsubishi Xpander di angka 5.000 unit per bulan namun di tahap awal yang dimulai pada bulan September 2017 akan berada di kisaran 3.000 – 4.000 unit per bulan.

Dengan proses delivery yang disebut mulai awal Oktober 2017, di atas kertas daftar inden Mitsubishi Xpander sudah sampai bulan Januari hingga Februari 2018. Hmm, panjang juga yah antriannya…

Buat saya, kesuksesan Mitsubishi Xpander seperti membalikkan prediksi banyak pengamat termasuk media-media otomotif terkemuka, termasuk semakin sulitnya membaca selera pasar dan minat beli konsumen di Indonesia.

Mitsubishi Xpander juga membuktikkan jika daya beli masyarakat tidak lesu, hanya lebih selektif dalam membelanjakan uangnya.

Sederhananya, siapa yang pernah menduga pukulan tertelak ke Toyota Avanza sebagai penguasa pasar low MPV selama nyaris 14 tahun terakhir bukan datang dari Honda (Mobilio), Suzuki (Ertiga), Chevrolet (Spin) ataupun Nissan (Grand Livina), tapi justru dari Mitsubishi…

Bagaimana menurut Anda?

About jbkderry

jbkderry.com ada karena ada banyak hal dalam hidup yang baik untuk diabadikan. jbkderry.com mengurai ceritanya melalui lima kanal yaitu Mobil, Motor, Film, Travelling dan Hal - Hal Umum yang menarik untuk diangkat dan didiskusikan.
This entry was posted in Otomotif Roda Empat and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s