MITSUBISHI BICARA SOAL MOBIL LISTRIK DI INDONESIA

Trevor Mann (tengah), COO dari Mitsubishi Motors Corporation diapit oleh Takao Kato (Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia) – kiri foto – dan Kyoya Kondo (Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) – kanan foto.

Saat seremoni pelepasan Mitsubishi Xpander ke konsumen melalui jaringan dealership, Selasa (3/10) di pabrik Mitsubishi Motors Bekasi, Trevor Mann selaku COO dari Mitsubishi Motors Corporation mengemukakan pandangan pihaknya soalnya wacara masuknya mobil listrik di Tanah Air.

“Aliansi Renault, Nissan dan Mitsubishi memang telah mencanangkan akan memperkenalkan lima model kendaraan listrik hingga lima tahun ke depan atau tepatnya di tahun 2022 dengan target bisa mendapat angka penjualan 14 juta unit dalam setahun. Rencana ini memang kini lebih mudah dan efisien dari segi biaya, karena kami dapat berbagi platform, modul dan teknologi. Namun untuk masuk ke Indonesia, diperlukan beberapa hal penting lebih dahulu di antaranya yaitu adanya infrastruktur yang mendukung dan insentif dari pemerintah,” kata Trevor Mann di hadapan awak media.

Pria bule ini juga menuturkan pengembangan mobil-mobil berteknologi masa depan memang menjadi salah satu fokus di aliansi ketiga brand mobil tersebut, khususnya di Mitsubishi sendiri.

“Sebagai misal, Mitsubishi merupakan salah satu pelopor dari pengembangan mobil berteknologi plugin hybrid,” katanya lagi. 

Seremoni rollout Mitsubishi Xpander di pabrik Mitsubishi Motors Bekasi, Selasa 3 Oktober 2010.

Meski aliansi ini akan melakukan sharing dalam berbagai hal, namun menurut Trevor Mann setiap brand akan tetap mengembangkan model mobil sesuai dengan identitas brand masing-masing.

“Untuk pasar Indonesia, saya berharap di waktu ke depan Mitsubishi bisa menguasai 10 persen dari pangsa pasar di segmen mobil penumpang,” pungkasnya.

Selain berambisi menaikkan pangsa pasar di segmen mobil penumpang di Indonesia, pihak Mitsubishi Motors Corporation tengah mempertimbangkan untuk mendirikan fasilitas R&D di Indonesia.

Kyoya Kondo selaku Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menuturkan, target yang dicanangkan COO dari prinsipal Mitsubishi Motors Corporation sebesar 10 persen bisa dicapai sepanjang Mitsubishi secara berkelanjutan dapat memperkenalkan model-model kendaraan yang sesuai ekspektasi konsumen.

“Dengan pengalaman hampir 50 tahun (sejak tahun 1970) di pasar Indonesia, target ini bisa dicapai. Hal ini salah satunya bisa dilihat dari pencapaian Mitsubishi Xpander sejauh ini,” kata Kondo-San.

Kurang dari dua bulan, 10 Agustus – 3 Oktober 2017, penjualan Mitsubishi Xpander telah tembus 23 ribu unit.

Ya, kurang dari dua bulan sejak diperkenalkan, 10 Agustus – 3 Oktober 2017, angka penjualan Mitsubishi Xpander telah menembus angka 23 ribu unit. Dari data pemesanan ini, Takao Kato selaku Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia menuturkan, “Hingga tutup tahun 2017, produksi Mitsubishi Xpander ditargetkan tembus 12 ribu unit,” katanya.

Artinya 11 ribu unit lainnya baru bisa diterima konsumen pada tahun 2018. Jika mengacu pada pernyataan resmi pihak PT MMKSI di GIIAS 2017, periode inden Mitsubishi Xpander sendiri bisa tembus hingga Maret 2018.

Bagaimana perhitungannya? Silakan mampir baca-baca di artikel lainnya, MITSUBISHI XPANDER SUKSES MENJUNGKIRBALIKKAN BANYAK PREDIKSI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s