JUSTICE LEAGUE: GAL GADOT MEMANG SEKSI

Rabu 15 November 2017, akhirnya Justice League mulai tayang di tanah air. Setelah tarik ulur dengan abang Rasy dan Keanu, akhirnya yang nemenin kakak Oka dan ayah nonton cuma Keanu.

Abang Rasy si Spidey lebih pilih beli roti…

Secara keseluruhan, narasi film DC Comics ini lumayanlah tidak terlalu buru-buru, juga tidak terlalu lambat, dan ritme pertempuran melawan Steppenwolf dan pasukan serangganya tidak langsung tumpah seperti di film Batman V Superman.

Hal yang paling menarik tentu Gal Gadot, eh, Diana Prince. Beberapa pengambilan gambar dari bawah (low shot)  hampir bisa dipastikan membuat napas kaum adam (yang normal, tentu) akan tertahan dan terasa agak panas. 

Ya, Gal Gadot, eh, Diana Prince memang cantik, putih, bersih dan enak (eh…!)

Kembali ke alur cerita, kemunculan tiap tokoh baru yaitu Aquaman, Victor Stone “Cyborg”, dan Barry Allen (The Flash) pun cukup smooth “diperkenalkan” oleh Zack Snyder (sang sutradara).

Kebangkitan Superman, upps, spoiler berat yah…, anyway, membuat cerita jadi “selesai”. Di bagian tengah film berdurasi dua jam ini mulai agak lambat. Kakak Oka dan Keanu mulai agak bosan, sementara seorang bapak tepat disamping kanan saya nampak sudah  terlelap (numpang molor di bioskop).

“Masih lama yah, ayah?” kata kakak Oka dan Keanu bergantian.

Baru ketika Batman, Wonder Woman, Cyborg, The Flash dan Aquaman datang menyerang ke markas Steppenwolf, tensi penonton kembali naik. Kakak Oka dan Keanu mulai kembali fokus ke layar besar di depan.

Sayang, kemunculan Superman membuat suasana pertarungan kembali “selesai”. Steppenwolf jadi kayak maling ayam yang dikeroyok beberapa debt collector. Padahal sebelum kemunculan putra terakhir Krypton itu muncul, sang tokoh antagonis di Justice League itu masih terlihat sakti layaknya sang Papa di negeri ini…

Di akhir film, Bruce Wayne ditemani oleh Alfred dan Gal Gadot, eh, Diana Prince kembali ke rumah gedong peninggalan mendiang kedua orang  tua Bruce yang sudah tidak terurus layaknya rumah tua. Ya, di sinilah, Batman waktu itu nantang Superman berantem…

Kata Bruce pada Alfred, “Siapkan enam kursi dan sebuah meja kerja besar di bagian ruang tengah nanti, dan beberapa lagi untuk beberapa lagi yang akan datang kemudian.”

Wah, para anggota Justice League ini kayaknya semakin gak mau kalah sama anggota The Avengers.

Apa bagusnya mereka saja kali yang perang; DC Comics vs Marvel. Bagaimana menurut Anda?

2 Replies to “JUSTICE LEAGUE: GAL GADOT MEMANG SEKSI”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s