PESONA NISSAN GRAND LIVINA TERUS MELOROT

Ini dia si Putih yang temani kami selama 4 tahun (2013-2017).

Melihat data penjualan mobil di bulan Oktober 2017 dari Gaikindo, saya cukup kaget melihat data penjualan Nissan Grand Livina yang terus melorot.

Di bulan Oktober, Nissan Grand Livina “hanya” mampu terjual 110 unit atau terendah dibanding sembilan bulan pertama 2017. Bahkan rival baru dari merek Cina yaitu Wuling Confero S di bulan yang sama masih mampu membukukan angka penjualan 903 unit.

Secara total periode Januari – Oktober 2017, model kendaraan yang menjadi tulang punggung penjualan Nissan di Indonesia ini baru membukukan angka penjualan 5.664 unit , angka yang terhitung kecil untuk ukuran mobil yang diproduksi di dalam negeri.

Sebagai perbandingan, akumulasi angka penjualan selama 10 bulan itu bisa dilampaui dengan mudah Toyota Avanza hanya dalam kurun waktu satu bulan.

Ada apa dengan Nissan Grand Livina? 

Seketika saya jadi ingat momen empat tahun pertama menggunakan mobil low MPV ini (Februari 2013 hingga Maret 2017), dan kesimpulannya, “Ini mobil enak, nyaman sepanjang perjalanan, ACnya dingin dan irit pula.”

Jelang tutup tahun 2014, malah sempat dipakai tembus dari Bogor ke Bali pergi pulang.

Layanan purna jual Nissan pun enak dan nyaman, khususnya langganan kami kala itu di Nissan Depok. Ada kursi pijat, fasilitas bermain anak, akses internet (walaupun kadang lemot), tivi kabel, dan yang paling disukai bini adalah banyak makanan ringan seperti roti dan cemilan. Pilihan menu minuman di mesin yang disediakan pun cukup variatif.

Ya, memang seiring menurunnya angka penjualan Nissan kemudian, fasilitas seperti makanan ringan agak dikurangi. Tapi secara keseluruhan, kami puas.

Kembali ke soal data penjualan terbaru Nissan Grand Livina, angka penjualan yang “cuma” 110 unit kembali menjadi pertanyaan. Semakin tergilaskah pesona mobil ini di antara himpitan rival sekelasnya; Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, sang bintang baru Mitsubishi Xpander, bahkan untuk melawan Wuling Confero S sekalipun…

Penjualan Wuling Confero S di bulan Oktober 2017 jauh di atas Nissan Grand Livina; 903 unit vs 110 unit.

Menjadi pertanyaan tentu, “Mengapa pesona Grand Livina makin turun?”

Padahal di tahun 2012  dan 2013, di saat penjualan Nissan di Indonesia masih bisa tembus di atas 60 ribu unit per tahun, Grand Livina rata-rata masih bisa terjual di kisaran 3.000an unit per bulan.

Ya, setelah era itu berlalu angka penjualan Nissan terus merosot, seiring keputusan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mulai memasarkan Datsun untuk segmen LCGC di jaringan diler yang sama.

Diakui atau tidak, faktanya sejak kehadiran Datsun, cukup berdampak pada menurunnya minat beli konsumen pada Nissan Grand Livina. Iming-iming diskon yang super wah seperti saat saya membelinya dulu ternyata tidak cukup untuk menjadi magnet jangka panjang.

Nampaknya strategi hemat menyatukan dealer Nissan dan Datsun jadi strategi yang kurang tepat.

Ada wacana jika NMI akan menghadirkan Xpander versi mereka seiring telah berafiliasinya merek Renault – Nissan – Mitsubishi secara global.

Meski hal ini tentu akan menjadi pertanyaan baru, mampukah sukses Xpander bisa menjadi momentum rebound Nissan di segmen low MPV?

Waktu yang akan menjawab, mengingat pasar otomotif Indonesia sejauh ini cukup unik. Acap kali produk yang baik dan layanan purnajual yang memadai belum cukup menjadi syarat peruntungan.

Perlu nasib baik seperti harapan ketika pak hakim lagi mau ketuk palunya…

2 Replies to “PESONA NISSAN GRAND LIVINA TERUS MELOROT”

    1. secara kualitas dan kenyamanan Nissan Grand Livina sebenarnya ok, tapi sejak Nissan menggabungkan konsep dealer Nissan Datsun sepertinya jadi strategi yang kurang tepat. Buktinya sejak saat itu, penjualan Nissan termasuk Grand Livina terus turun drastis. Mestinya Nissan (mungkin) jangan ada dua brand dulu, mengingat brand Nissan sendiri belum cukup kuat di tanah air. Nissan Grand Livina baru muncul 2007, kurang dari 10 tahun, Nissan keluarkan brand baru lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s