BALAPAN MOTORSPORT 250CC MAKIN TINGGI ANIMO DI INDONESIA GUGAH ANTUSIASME PRODUSEN BAN IRC

Arijanto Notorahardjo (kiri), Yasukazu Ohigashi dari perwakilan IRC Jepang (tengah), dan Dodiyanto selaku Marketing Product Development PT Gajah Tunggal Tbk.

Bukan rahasia lagi jika di arena balap, faktor ban menjadi salah satu faktor utama kunci kemenangan.

Perubahan ban di kelas MotoGP pada tahun 2016 dari Bridgestone ke Michelin menjadi tantangan buat sebagian pembalap, namun menjadi berkat bagi sebagian pembalap.

Jorge Lorenzo menyebut kemenangan Marc Marquez bisa menjadi juara dunia pada tahun 2016 dan 2017 adalah karena faktor ban Michelin yang mengusung diameter 17 inci. Naik setengah inci dibanding ban Bridgestone yang digunakan sebelumnya dengan diameter 16,5 inci.

Sementara buat The Doctor Valentino Rossi, faktor ban baru ini menjadi salah faktor utama kegagalannya.

Di tanah air sendiri, meski pasar sepeda motor tengah turun selama beberapa tahun terakhir, namun dunia balap roda dua nampaknya justru meningkat. Hal ini ditandai dengan makin maraknya penyelenggaraan balap sepeda motor di tanah air.

Yang menggembirakan meningkatnya antusiasme dunia balap sepeda motor tidak lagi terpaku pada balapan underbone semata, tetapi semakin tingginya animo balap di kelas motorsport, khususnya di kelas motorsport 250cc.

Galang Hendra, orang Indonesia pertama yang bisa jadi juara seri di kejuaraan World Supersport 300.

Balapan motorsport 250cc misalnya semakin diminati di kejurnas IRS atau balapan satu merek Yamaha Sunday Race.

Naiknya antusiasme balapan motorsport 250cc juga turut dilirik oleh pabrikan ban IRC. Saya sempat bertemu dan berkomunikasi langsung dengan perwakilan ban IRC Jepang bernama Yakuhazu Ohigashi dari Global Technical & Quality Assurance Dept. Global Tire Bussines Unit dari Inoue Rubber Co.Ltd,. saat pelaksaan Yamaha Sunday Race 2017 seri ketiga di sirkuit Sentul International, 10 September 2017.

Gerry Salim, orang Indonesia pertama yang bisa jadi juara di kelas motorsport di level Asia.

Ditemani oleh dua petinggi ban IRC Indonesia dari PT Gajah Tunggal Tbk yaitu Arijanto Notorahardjo selaku EVP (Executive Vice President) Marketing & Sales MC dan Dodiyanto selaku Marketing Development, Ohigashi-San mengatakan persiapan pihaknya untuk memproduksi ban balap IRC khusus untuk motorsport 250cc dan sedianya diperkenalkan pada tahun 2018 mendatang. 

Persaingan di kelas balapan motorsport 250cc antar pabrikan motor di tanah air pun semakin seru.

Honda melalui Astra Honda Racing Team punya duet mentereng Gerry Salim dan Rheza Danica Ahrens. Gerry Salim yang mengandalkan performa Honda CBR250RR baru saja menjadi orang Indonesia pertama yang bisa jadi juara di kelas motorsport di level Asia pada tahun 2017, setelah mengunci titel juara kelas AP250 di kejuaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017.

Sementara Yamaha melalui tim Yamaha Racing Indonesia punya nama keren Galang Hendra Pratama yang menjadi orang Indonesia pertama yang bisa menang di sebuah kejuaraan motorsport di Eropa, setelah menjadi juara pada seri ke-9 World Super Sport 300 di sirkuit Jerez pada 25 Oktober 2017.

Kawasaki melalui Andy Muhammad Fadly yang mengandalkan performa Kawasaki Ninja 250 di bawah bendera tim Manual Tech KYT Kawasaki Racing juga punya prestasi cukup menawan di kejuaraan AP250 ARRC 2017.

Patut ditunggu kiprah ban baru IRC di kelas motorsport 250cc dalam berkontribusi memajukan dunia balap dan pembalap motorsport di Indonesia…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s