TOYOTA SUDAH JUAL LEBIH DARI 9,6 JUTA KENDARAAN HINGGA NOVEMBER 2017

Voxy salah satu primadona baru penjualan Toyota di Indonesia untuk segmen kendaraan keluarga.

Mancanegara (Jepang) – Dilansir dari situs resmi Toyota, Rabu (27/12), pabrikan mobil terbesar dari Jepang ini telah menjual 9.661.827 unit kendaraan selama periode Januari hingga November 2017.

Angka penjualan ini merupakan akumulasi dari tiga merek yang ada di bawah bendera perusahaan Toyota Motor Corporation yaitu Toyota, Daihatsu dan Hino. 

Untuk kendaraan dengan merek Toyota tercatat data penjualan sebanyak 8.319.212 unit dengan nilai pertumbuhan 0,4% dibanding periode yang sama di tahun 2016.

Sementara Daihatsu berhasil membukukan angka penjualan 1.163.600 unit dengan nilai pertumbuhan 21,2 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Hino yang bermain di segmen kendaraan niaga bus dan truk berhasil membukukan angka penjualan 179.015 unit dengan nilai pertumbuhan 9,4%.

Dengan nilai persentasi pertumbuhan akumulatif 2,7% dari ketiga merek tersebut pada periode Januari – November 2017 dibanding periode Januari – November 2016, sejumlah catatan perjalanan pun mewarnai.

Produksi dan Penjualan di Pasar Domestik

Selama periode Januari – November 2017, pabrik Toyota di Jepang memproduksi 2.927.155 unit (naik 0,1%) dimana 1.505.827 unit (naik 3,7%) untuk kebutuhan pasar domestik dan 1.641.697 unit (naik 3,9%) untuk kebutuhan ekspor.

Di pasar Jepang, angka kenaikan impresif dibukukan dari brand premium Toyota yaitu Lexus. Selama November 2017 saja, Lexus membukukan angka kenaikan persentasi penjualan sebesar 28,1% dengan angka penjualan 5.681 unit.

Selama Oktober dan November 2017, ekspor Toyota di sejumlah wilayah mengalami kenaikan di antaranya untuk kebutuhan pasar Amerika Utara, Amerika Latin, Asia, Oceania, dan Afrika.

Pabrik Daihatsu di Jepang memproduksi 842.180 unit (naik 29,2%) dimana 548.132 unit (naik 7,9%) untuk kebutuhan domestik.

Sementara untuk merek Hino, produksi dari pabrik mereka di Jepang sebesar 142.555 unit (naik 6,5%) dimana 61.948 unit (naik 7,5%) untuk kebutuhan domestik dan 72.263 unit (naik 7,7%)  untuk pasar ekspor.

Selama lima bulan terakhir, ekspor Hino ke sejumlah wilayah mengalami kenaikan yaitu ke pasar Amerika Latin, Eropa, Asia dan Timur Tengah.

Produksi di Luar Jepang

All New Rush digadang-gadang menjadi utusan Toyota untuk menahan laju penjualan Mitsubishi Xpander.

Dari fasilitas pabriknya di berbagai belahan dunia lainnya, Toyota membukukan angka produksi 5.392.057 unit.

Kedigdayaan Toyota juga masih sangat terasa di pasar Indonesia. Selama periode Januari – November 2017, Toyota telah membukukan angka penjualan 347.626 unit dimana beberapa model unggulan seperti Fortuner, All New Kijang Innova, Yaris, Sienta, Avanza dan Calya masih menjadi primadona di segmennya masing-masing.

Secara umum, Toyota masih menguasai 34,96% pangsa pasar kendaraan di Indonesia selama periode 1 Januari hingga 30 November 2017.

Dari pabrik Daihatsu di luar Jepang dibukukan angka produksi 321.420 unit (naik 4,3%). Pada bulan November 2017, produksi kendaraan Daihatsu mengalami penurunan khususnya dipicu dengan turunnya angka produksi di Indonesia.

Secara umum, volume maker kendaraan Daihatsu di Indonesia pada semester kedua 2017 mencapat tekanan cukup berat. Di pasar LCGC dan City Car, Daihatsu Ayla mendapat tekanan cukup hebat dari Honda Brio Satya dan Suzuki Ignis. Di pasar low MPV, Daihatsu Xenia mendapat tantangan yang cukup berat dari kehadiran kontestan baru yaitu Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero S.

Demikian pula dengan keberadaan Daihatsu Terios yang cukup mendapat tekanan hebat dari Mitsubishi Xpander. Tidak heran jika beberapa waktu lalu, PT Astra Daihatsu Motor memperkenalkan All New Daihatsu Terios. Sayangnya, sifatnya masih perkenalan dan baru rencana dipasarkan pada tahun 2018 mendatang.

Hingga November 2017, Daihatsu masih menjadi produsen kendaraan dengan volume penjualan terbesar kedua di Indonesia yaitu sebesar 173.353 unit dan pangsa pasar 17,43%. Tapi angka ini hanya terpaut tipis dari Honda yang nampak semakin agresif selama empat tahun terakhir.

Hingga November 2017, Honda telah memasarkan 171.574 unit dengan pangsa pasar 17,25%. Hal ini tentu menjadi ancaman serius bagi pihak Daihatsu di Indonesia.

Dari pabrik Hino di luar Jepang dibukukan angka produksi 36.360 unit (naik 22,6%).  Selama lima bulan terakhir, angka produksi Hino terus naik khususnya di kawasan Asia.

Di pasar Indonesia, Gaikindo membagi pasar truk ke dalam dua kategori yaitu Light Truck & Light Bus dan Truck & Bus, dimana pada kedua klasifikasi segmen itu Hino masih menjadi penguasa pangsa pasar dengan total penjualan 26.567 unit (Januari – November 2017).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s