YAMAHA LEXI 125CC VVA: JURUS MAUT SENYAP MEMATIKAN UNTUK MEMENANGKAN PASAR

Minoru Morimoto (Presiden Direktur PT YIMM) dan Dyonisius Beti (Executive VP PT YIMM) saat peluncuran Yamaha Lexy 125cc di Kempinski Hotel Indonesia – Jakarta, Senin 15 Januari 2018.

Jakarta – Senin 15 Januari 2018, menjadi momen yang sangat menyentak buat pasar skuter matik di Indonesia. Gak ada pertanda hujan, tiba-tiba PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memperkenalkan Yamaha Lexi 125 VVA yang hadir laksana petir di siang bolong.

Menyentak sekaligus menggemaskan banyak pihak…

Terkhusus buat APM Honda roda dua di Indonesia, ini sangat besar kemungkinan menjadi serangan dadakan yang sama sekali tidak terduga. Bayangkan saja, sebelumnya Yamaha kayaknya lebih fokus main di segmen mid-end melalui Maxi Series (Aerox, NMax dan XMax), kini ternyata pabrikan garpu tala ternyata juga serius “turun tahta” untuk main segmen mid-low yang notabene paling terjangkau buat kebanyak konsumen.

Apalagi jika APM Yamaha di Indonesia berani menempel banderol harga di bawah Rp 20 juta, tentu makin gurih buat dikonsumsi masyarakat mid low yang ingin memiliki motor bergaya hidup dengan budget relatif lebih terjangkau.

Bukan rahasia lagi, jika kekuatan penjualan Honda paling banyak melalui BeAT dan Vario 125cc yang notabena harganya di bawah Rp 20 juta. Dan satu-satunya pabrikan yang bisa menghadang penetrasi Honda di kedua model kendaraan itu di Indonesia (sementara) ini yah cuma Yamaha.

Alhasil, ketika Yamaha masuk ke pasar skutik 125cc dengan spesifikasi dan desain seperti Lexi tentu menjadi petir di siang bolong buat Honda.

Yuk, seperti biasa kita kupas kehadiran Yamaha Lexi 125cc a la jbkderry.com, sambil ditemani secangkir kopi dengan pisang goreng atau roti bakar. 

Jual Spesifikasi, Kelebihan Desain, Dimensi dan Fitur

Ya, APM Yamaha Indonesia pasti paham jika butuh banyak jurus pamungkas untuk melawan Honda. Diakui atau tidak, di mata konsumen Indonesia khususnya di segmen mid-low, Honda punya brand value (nilai merek) yang masih di atas Yamaha.

Sederhananya gini, orang atau konsumen di segmen mid-low prefer milih atau beli motor Honda walaupun secara spesifikasi masih di bawah Yamaha. Salah satu parameter sederhananya adalah data penjualan 2017.

Honda bisa menjual 4.385.888 unit (74,71%), sementara Yamaha membukukan angka penjualan 1.384.211 unit (22,90%), atau dengan kata lain setiap Yamaha jual satu unit motor maka Honda jual tiga unit.

Padahal kurang apa coba Yamaha? Secara keiritan, teknologi BlueCore sudah menjadi bukti sahih jika Yamaha tidak lagi sekadar mengandalkan performa tapi juga soal efisiensi konsumsi BBM. Sementara teknologi mesinnya jangan tanya, selain tetap mengandalkan teknologi forged piston dan DiASil Cylinder, beberapa model motor unggulan telah dilengkapi dengan fitur Variable Valve Actuation (VVA).

Sederhananya soal kualitas mesin,  Yamaha harus diakui masih lebih terdepan.

Bagaimana dengan evolusi desain? Kalau mau menilai objektif, kehadiran Yamaha Aerox, All New Yamaha R15, Yamaha XMax 250, ataupun All New Yamaha X-Ride, menunjukkan pabrikan garpu tala mengurus perkembangan desain motor yang (semakin) memanjakan konsumen.

Tapi pasar di Indonesia memang unik, plus harus diakui pula di satu sisi jika daya beli terbanyak umumnya konsumen masih di bawah Rp 20 jutaan per unit. Alhasil di segmen ini, pertimbangan konsumen masih dikuasai Honda.

Menyerahkah Yamaha? Tadinya jbkderry.com sempat berpikiran demikian, tapi kehadiran Yamaha Lexi 125cc VVA 4-Valve BlueCore Liquid Cooled membantah nyaris segala kecenderungan pasar.

Ya, Yamaha Lexi 125cc VVA 4-Valve BlueCore Liquid Cooled hadir dengan setidaknya empat jurus mematikan yaitu keunggulan spesifikasi, keunggulan desain, keunggulan dimensi, dan keunggulan fitur.

Buat yang suka spesifikasi teknis dan fitur, silakan mampir ke blog keren punya seorang kawan, permanatriaz.com. Silakan klik di sini.

jbkderry.com akan mengulasnya dari dua sisi keunggulan lainnya yaitu desain dan dimensi.

Keunggulan Desain

Di saat Honda masih nampak ragu dengan posisi harga PCX lokal saat dirilis Februari 2018, Yamaha menawarkan Lexi 125cc VVA 4-Valve BlueCore Liquid Cooled dengan banderol di bawah Rp 20 juta (jika Yamaha berani lho yah…).

Apa hubungannya penjelasan di atas dengan soal desain? Sip, lihat deh fotonya tampilan depan Lexi, mirip PCX kan? Jadi kalau Anda mau hemat hingga sekitar Rp 10 jutaan (plus minus) ketimbang beli PCX. Sampe di sini mestinya jadi tawaran yang menarik dong…

Bagaimana dengan desain di sisi-sisi yang lain? Mending lihat bahasa gambar/ foto saja, gan…

Keunggulan Dimensi

Beli motor di bawah Rp 20 juta dengan dimensi a la atau mendekati Honda PCX atau Yamaha Nmax? Tentu menarik dong, gan…

Soal mesinnya hanya 125cc jangan langsung keburu kecewa. Salah satu manfaat teknologi VVA adalah selain membuat performa mesin meningkat, juga membuat konsumsi BBM lebih irit. Lihat saja upgrade tenaga pada All New Yamaha R15 yang menggunakan fitur sejenis.

Bagaimana Kans Pasar?

Nah, ini yang rada menjadi peer Yamaha. Masyarakat dengan daya beli di bawah Rp 20 juta lebih brand minded, woro-woro di masyarakat membuat nama Honda masih di atas angin. Tapi bukan gak mungkin Yamaha Lexi 125cc VVA gak punya kans meraih potongan kue signifikan.

Salah satu caranya adalah terus menggaungkan kelebihan dan testimoni para pengguna Yamaha Lexi 125cc VVA melalui cara digital seperti kampanye melalui sosial media. Ya, toh apa-apa kini informasi masyarakat di ujung jari alias pengguna smartphone sudah menjamur hingga lapisan masyarakat menengah bawah bahkan anak-anak muda.

Setuju?

IRC Pilihan Ban Handal Teknologi Jepang

Nah, buat kamu brosis yang nanti pengen hunting ban replacement, jangan lupa dulu buat kunjungi situs ban IRC di www.irctire.co.id.

Ban yang dibuat di pabrik PT Gajah Tunggal Tbk dengan standar teknologi IRC Jepang ini tidak hanya menyediakan ban OEM lho, tapi juga pilihan ban aftermarket yang handal dan berkualitas.

Saat kamu mengunjungi situs resmi IRC Indonesia di atas, tersedia pilihan menu yang mudah dipahami sesuai kebutuhan. Baik itu untuk ban terbaru, ban skuter matik, ban motor trail, hingga ban motor sport dan underbone.

Menarik, bukan?

One Reply to “YAMAHA LEXI 125CC VVA: JURUS MAUT SENYAP MEMATIKAN UNTUK MEMENANGKAN PASAR”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s