PASAR TRUK NAIK SIGNIFIKAN DI ERA PRESIDEN JOKOWI

Jakarta – Seiring berlalunya tahun 2017, pasar truk dan bus naik signifikan di tanah air. Berdasarkan data Gaikindo, pasar truk dan bus pada tahun lalu membukukan angka penjualan 92.995 unit.

Angka ini naik sebanyak 22.222 unit dari angka penjualan di tahun 2016 sebesar 70.733 unit.

“Kebijakan pemerintah Indonesia di era Pak Jokowi dalam membangun insfrastruktur di berbagai wilayah tanah air memberikan dampak yang baik dalam penjualan truk, termasuk di segmen truk premium dari Volvo,” kata Jurn Terpstra, Direktur Marketing Volvo Trucks Indonesia.

Meningkatnya pembangunan infrastruktur di era pemerintahan Jokowi di sisi lain turut mempermudah jalur pengiriman logistik, sehingga dapat membuat biaya transportasi lebih efisien dan berimbas pada harga komoditas lebih terjangkau misalnya harga BBM dan semen yang turun drastis di Papua seiring pembangunan jalan Trans Papua. 

Pasar Truk & Bus Ringan: Kedatangan Pemain Baru

Keiji Takeda, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) – sebelah kiri kemeja putih.

Berdasarkan data Gaikindo, pasar truk ringan membukukan angka penjualan 64.438 unit pada tahun 2017.

Di segmen ini, truk ringan dari Mitsubishi begitu dominan di pasarnya dengan volume penjualan 37.312 unit. Sosok Mitsubishi Fuso pun semakin menggaung pada tahun 2017 lalu, setelah mengontrak musisi senior Iwan Fals sebagai Duta Produk mereka.

Di bawahnya, persaingan ketat berebut posisi kedua terjadi antara truk ringan produksi Hino dan Isuzu.

Truk ringan produksi Hino unggul tipis dengan angka penjualan 12.735 unit, sementara truk ringan produksi Isuzu membukukan angka penjualan 12.187 unit.

Pasar truk ringan ke depan semakin seksi, setelah pada semester dua 2017, dua pabrikan yaitu Isuzu dan UD Trucks telah memperkenalkan produk baru unggulannya masing-masing.

Isuzu memperkenalkan Elf NLR yang merupakan truk ringan model 4-ban, sementara UD Trucks di GIIAS 2017 memperkenalkan Kuzer yang merupakan truk ringan model 6-ban dan sedianya mulai dipasarkan pada tahun 2018 ini.

Baca juga UD TRUCKS PEDE DENGAN KELEBIHAN KUZER DI PASAR TRUK RINGAN.

Sementara di pasar bus ringan, Hino menguasai pasar dengan volume penjualan 182 unit. Sementara merek premium dari Swedia yaitu Scania berhasil menjual 18 unit.

UD Truck Kuzer akan mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 2018 di segmen truk ringan.

Pasar Truk & Bus Reguler: Persaingan Hino vs Isuzu

Segmen truk dan bus ukuran reguler membukukan angka penjualan 12.305 unit sepanjang tahun 2017, dimana pangsa pasar secara umum khusus di segmen truk dikuasai oleh tiga merek yaitu Hino, Isuzu dan Mitsubishi.

Hino berhasil menduduk posisi teratas di segmen ini dengan volume penjualan 4.948 unit, diikuti produk truk dari Isuzu dengan angka penjualan sebanyak 2.837 unit, sementara di posisi ketiga ada produk truk dari Mitsubishi dengan catatan penjualan sebesar 1.843 unit.

Di segmen bus, Hino kembali tampil dominan dengan volume penjualan 1.205 unit. Di posisi kedua, bus dari merek premium dari Swedia mencatat angka penjualan 254 unit. Di bawahnya, terpaut tipis ada bus lansiran Mercedes-Benz dengan volume penjualan 253 unit.

Pasar Heavy Trucks

Kalau ingat segmen ini, langsung teringat Lincoln Hawk di Over The Top (1987) yang dibintangi Mr. Sly.

Di segmen heavy trucks pada tahun 2017, tercatat sebanyak 16252 unit produk kendaraan yang terjual, dimana Hino kembali jauh meninggalkan para rivalnya dalam hal penjualan yaitu sebesar 10.349 unit.

Sementara UD Trucks berada di posisi kedua dengan volume penjualan 2.764 unit. Diikuti oleh Mitsubishi yang berhasil melepas 2.433 unit produk truk beratnya ke pasar.

Pameran Truk Terbesar Siap Hadir di Bulan Maret 2018

Di tahun 2018 ini, seiring target Pemerintah Indonesia dalam hal pertumbuhan industri yang dicanangkan sebesar 5,68 persen, Gaikindo untuk pertama kalinya mengadakan pameran khusus kendaraan komersial dengan nama Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) yang sedianya berlangsung 1 – 4 Maret di Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut pihak Gaikindo dalam siaran persnya, salah satu latar belakang utama pelaksanaan kegiatan pameran GIICOMVEV 2018 dilatarbelakangi oleh Indonesia yang kini menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat perkembangan industri manufaktur dan pembangunan infrastruktur yang cukup tinggi.

Yonannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, meyakini jika Indonesia akan tetap menjadi pasar potensial bagi kendaraan komersial, seiring kebutuhan tinggi untuk kendaraan komersial yang efisien dan tahan lama untuk dapat mendukung produktivitas pada pelaku usaha logistik, distribusi dan perdagangan.

Penyelenggaraan pameran business to business (B to B) GIICOMVEC 2018 diyakini oleh pihak Gaikindo akan menjadi ajang yang paling tepat untuk industri kendaraan komersial Indonesia yang menunjukkan perkembangan terkininya, dan membuka peluang bisnis baru.

Puluhan merek kendaraan komersial ternama di Indonesia akan ambil bagian dalam pelaksanaan perdana GIICOMVEC. Mulai dari Daihatsu, DFSK, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, UD Truck, United Tractors, Volvo serta brand besar lainya Iveco dan Maxvel Electric Bus telah memberikan komitmennya untuk menghadirkan produk unggulannya di GIICMOVEC 2018.

Ernando Demily, Vice President PT Isuzu Astra Motor Indonesia juga menyampaikan dukungannya terhadap GIICOMVEC 2018, yang menurutnya menjadi indikator pertumbuhan industry kendaraan komersial di Indonesia. “Kami menyambut baik aksi Gaikindo untuk mengadakan GIIAS Commercial, karena ini menjadi indikator bahwa dunia commercial vehicle di Indonesia bertumbuh dengan baik, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sektor infrastruktur Indonesia. Isuzu mendukung pameran ini dengan menyediakan trusted product and services untuk konsumen,” ujarnya.

Ardiyasa Dwisaputra, Marketing Communication Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia mengungkapkan bahwa sebagai salah satu pemain utama di segmen truk dan bus, Hino menyambut baik akhirnya Gaikindo membuat pameran khusus untuk kendaraan niaga.

“Prediksi kami di tahun 2018 ini pasar kendaraan niaga akan tumbuh signifikan, ditopang pertumbuhan ekonomi, proyek infrastruktur dan harga komoditi yang membaik. Karenanya dari awal tahun kami ‘tancap gas’ untuk memanfaatkan momentum yang baik ini. Salah satu caranya dengan ikut serta di GIICOMVEC yang diadakan di bulan Maret ini,” ujarnya.

Menurut Ardiyasa, Hino menaruh harapan bahwa melalui GIICOMVEC, pihaknya dapat mengenalkan produk terbaik dan layanan Total Support kepada pengunjung, sehingga dapat meningkatkan brand image dan juga sales.

Selain kendaraan komersial, GICOMVEC 2018 juga akan diikuti oleh industri pendukung, mulai dari industri karoseri Tanah Air yaitu di antaranya Laksana, Shinmei, Sugity Creatives, dan industri pendukung lainnya seperti Alcoa wheel, BG Product, Dunlop, Esmak Makine (Turkey), Goodyear, Himawan Putra, Pro7 Auto Lighting dan masih ada beberapa yang lainnya.

Pre-registered Visitor

Sebagai pameran B to B, GIICOMVEC 2018 akan terbuka untuk para potential buyers. Dan untuk memudahkan para pengunjung yang berencana untuk hadir, GIICOMVEC 2018 membuka visitors pre-registration hingga tanggal 26 Februari 2018 melalui website resmi GIICOMVEC 2018. Dengan melakukan pre-registration para potential buyers  akan menerima informasi update tentang GIICOMVEC 2018 melalui e-newsletter, serta akan memudahkan dan menghemat waktu pada potential buyers agar dapat langsung menjajaki peluang bisnis di GIICOMVEC 2018 tanpa harus mengantri dan mendaftar pada saat kedatangannya.

One Reply to “PASAR TRUK NAIK SIGNIFIKAN DI ERA PRESIDEN JOKOWI”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s