TIPS MERAWAT ABS (ANTI LOCK BRAKING SYSTEM)

Jakarta – Buat masyarakat penggemar otomotif, apalagi pemilik mobil-mobil modern tentu sudah familiar dengan yang namanya fitur ABS alias Anti-Lock Braking System.

Mobil modern yang dimaksud di sini tidak harus berarti mahal, karena mobil-mobil sekelas City Car (banderol harganya di bawah Rp200 juta) ataupun Hatchback (banderol harganya Rp200 jutaan) di Indonesia sudah dilengkapi dengan fitur tersebut.

ABS sendiri merupakan fitur sistem pengereman pada kendaraan modern yang mencegah terjadinya roda terkunci ketika terjadi proses pengereman mendadak. Manfaatnya di antaranya pengemudi masih dapat mengendalikan laju setir kemudi, karena sistem pengereman mengunci secara gradual dan menghindari efek mobil meluncur tidak terkendali.

Sedemikian penting dan membantunya fitus ABS untuk meningkatkan level kenyamanan dan keamanan selama mengemudi ini juga harus dibarengi dengan kesadaran pemilik atau pengguna kendaraan, agar fitur ABS ini terhindar dari masalah dan tetap dapat berfungsi baik selama berkendara. 

Pastikan untuk senantiasa secara berkala memperhatikan indikator ABS pada meter cluster. Jika indikator ABS terus menyala berarti rem ABS tengah bermasalah.

Untuk itu, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah cek kondisi oli rem, pastikan harus sesuai standar serta memperhatikan batas minimal dan maksimal.

Saat mengisi minyak rem perhatikan pula beberapa hal, yaitu:

1. Jangan gunakan minyak rem yang sudah terbuka dan terkena udara dalam jangka waktu yang lama.

2. Perhatikan jangan keliru dengan pelumas lain seperti oli mesin dan lain-lain, karena dapat mengakibatkan kerusakan serius.

3. Hindari minyak rem jangan sampai mengenai mata, jika hal ini terjadi segera basuh dengan air bersih.

4. Pastikan minyak rem tidak mengenai bodi mobil, karena dapat merusak cat mobil.

5. Gunakan minyak rem yang sudah direkomendasikan oleh bengkel dan jangan mencampur dengan tipe lain.

Setelah lima hal di atas tuntas, pastikan juga perhatikan komponen rem lainnya seperti brake pad, modul ABS, kaliper dan sensor ABS. Pastikan semuanya dalam kondisi baik. Gunakan brake cleaner untuk membersihkan kaliper.

Jangan lupa pula untuk lakukan pemeriksaan ABS dan perawatan rutin ke bengkel resmi setiap 20.000 km sesuai aturan pada buku servis.

Ok, guys…, semoga tips ini bermanfaat yah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s