HAFIZH SYAHRIN WUJUD DEDIKASI MERAIH MIMPI KE MOTOGP

Rabu 21 Februari 2018 menjadi kabar yang membahagiakan bagi penggemar MotoGP khususnya di kawasan Asia, karena Hafizh Syahrin resmi menjadi pembalap Monster Yamaha Tech3 untuk musim balap MotoGP2018.  (sumber foto: Monster Yamaha Tech3)

Mancanegara (MotoGP) – Tidak pelak sepanjang pekan ini Hafizh Syahrin telah menjadi salah satu bintang di halaman depan media-media yang membahas motorsport khususnya MotoGP.

Hanya terpaut tiga hari pasca tuntasnya periode tes resmi di sirkuit Buriram, Rabu 21 Februari 2018 pihak manajemen tim Monster Yamaha Tech3 resmi mengumumkan jika pembalap berusia 23 tahun asal Malaysia itu resmi bergabung dengan mereka untuk musim balap MotoGP tahun 2018. Sekaligus menjadi orang Asia Tenggara pertama yang akan membalap di MotoGP selama satu kalender musim penuh.

Bukan sebuah perjuangan muda tentu karena diserta kerja keras, air mata, dan upaya untuk bisa selalu belajar dari setiap kesalahan serta mau untuk selalu belajar mengembangkan kemampuan diri. Sebuah pandangan dan sikap hidup yang sangat baik kita contoh dalam menjalani hidup. 

“Sebuah kabar yang sangat luar biasa baik. Saat menjalani tes di Buriram, dalam waktu yang sangat pendek, saya berusaha benar-benar memahami bagaimana cara mengontrol sebuah motor MotoGP. Sebuah hal yang sangat menarik, saya sudah tidak sabar menjalani tes berikutnya di Qatar dan berharap musim balapan segera dimulai. Terima kasih untuk Herve (Manager tim Monster Yamaha Tech3), Yamaha Motor Corporation, Monster dan selurut anggota tim Tech3 atas kesempatan ini. Terima kash juga untuk keluargaku yang selalu mendukung, seluruh penggemar, dan tentu saja Razlan (Razali – manager tim Hafizh Syahrin dan juga CEO dari sirkuit Sepang),” kata Hafizh Syahrin, sebagai dikutip dari laman resmi Monster Yamaha Tech3.

“Sebuah pengumuman dan pencapaian yang sangat tinggi untuk seorang pembalap Malaysia setelah lebih dari 26 tahun kami menyelenggarakan MotoGP. Ini tentu juga kabar yang fantastis untuk kawasan Asia. Saya harus berterima kasih secara khususu pada Herve Poncharal untuk kesempatan, keyakinan dan kepercayaan yang telah diberikan untuk Hafizh. Kami kini bisa dengan senang hati melepaskan Hafizh di tangan yang tepat agar dapat mengembangkan karir yang lebih baik, lebih kompetitif dan lebih lengkap sebagai pembalap MotoGP,” kata Dato’ Razlan Razali.

“Saya dengan senang hati mengumumkan jika Hafizh Syahrin akan menjadi pembalap kedua bersama Johann Zarco di Monster Yamaha Tech3, sebuah proses sulit (dalam waktu singkat) untuk mencari figur yang tepat sebagai pengganti Jonas Folger. Saat di Sepang, saya beberapa kali bertemu Razlan Razalo dan mengobrol tentang jika ide-ide gila acap kali bisa membawa hasil yang baik. Hafizh sendiri sudah melakukan hal yang luar biasa untuk mewujudkan misi yang kami harapkan saat di Buriram. Dan untuk itu saya ingin menyampaikan kepada “Selamat datang sebagai keluarga kami!”, kami akan memperlakukanmu sebagaimana anak kami sendiri, dan saya cukup yakin kita bisa meraih hasil baik di musim balapan ini. Hafizh juga bisa belajar banyak dari tim, dari Johann (Zarco). Terima kasih untuk antusiasme yang telah diberikan, saya tidak sabar melihatnya di Qatar bersama motor kami (Yamaha YZR-M1),” kata Herve Poncharal, Team Manager Monster Yamaha Tech3.

“Saya turut senang atas pencapaiannya, karena dia tipikal pembalap yang punya banyak kerendahan hati. Dia juga tipikal pembalap yang sangat bersih dan sangat halus. Yang saya maksud halus saat di atas motor itu menunjukkan jika dia punya kans baik untuk berkembang dan menjadi lebih cepat,” kata Johann Zarco, rekan setim Hafizh Syahrin di Monster Yamaha Tech3.

Musim Terakhir Bersama Yamaha?

Setelah pengumuman Hafizh Syahrin, spekulasi lain berkembang di tubuh manajemen tim Monster Yamaha Tech3. Kabarnya di tahun 2018 ini akan menjadi kebersamaan mereka bersama Yamaha.

Sebuah tawaran lain dari KTM rupanya sangat menggugah minat Herve Poncharal, karena pabrikan motor asal Austria dan mulai berkiprah di ajang MotoGP pada tahun 2017 lalu, menawarkan sebuah proposal kerjasama untuk senantiasa memberikan hasil pengembangan mesin teranyar mereka ke pihak Tech3 jika kelak bersedia bekerjasama di ajang MotoGP.

Memang masih terlalu dini untuk membahasnya sekarang, karena musim balapan MotoGP 2018 baru saja akan dimulai, namun baik dari pihak Tech3 maupun Yamaha sendiri sudah angkat bicara soal ini.

“Ya, telah ditawarkan sebuah kontrak yang isinya sebuah hal yang sudah lama kami nantikan sejak tim Tech3 dan saya tidak bisa mengatakan tidak,” kata Herve Poncharal, sebagaimana dikutip dari Crash.net.

Meski demikian beberapa hal tentu mesti jadi pertimbangan lebih lanjut pula. Pasalnya, KTM sangat identik dengan brand Red Bull yang berarti nyaris mustahil buat brand Monster untuk melanjutkan kerjasama dengan Tech3 jika jadi beralih ke KTM.

“Ya kami telah dikabari oleh Herve Poncharal selaku pemilik Tech2 jika mereka telah memutuskan tidak akan melanjutkan kontrak dengan Yamaha. Setelah berdiskusi dengannya, Herve sangat jelas mengemukakan akan menggandeng partner baru nantinya. Kami sendiri akan tetap mendukung penuh tim Tech3 dan para pembalapnya di musim balap 2018, sekaligus secara simultan akan mengevaluasi pilihan-pilihan alternatif tim untuk musim MotoGP 2019 dan di tahun-tahun selanjutnya,” kata Kouichi Tsuji, General Manager dari Yamaha Motorsport.

Sebuah kabar yang tentu cukup mengejutkan mengingat kedua belah pihak setidaknya sejak tahun 2001 di ajang MotoGP.

Wah, menarik nih untuk diikuti perkembangan kabarnya. Bagaimana menurutmu, guys?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s