SEKALI LAGI TENTANG INDONESIAN IDOL 2018 SIAPA PANTAS JADI JUARA?

Jakarta – Pentas Spektakuler 9 Besar Indonesian Idol 2018 tuntas sudah semalam, Senin 5 Maret 2018. Jodie dari Jogjakarta yang selama ini banyak dinilai hanya mengandalkan fans base-nya besar, akhirnya tersisih.

Dua pekan terakhir sebenarnya menurut dewan juri, Jodie sudah menunjukkan grafik peningkatan signifikan, jika dirinya tidak sekadar mengandalkan fans base-nya yang besar.

Maia dan Ari Lasso pun mengatakan jika penampilan Jodie di Babak Spekta 8 dan Babak Spekta 9 semalam adalah pembuktian jika Jodie memang bisa menyanyi sebagai bintang dan pantas bertahan sejauh ini di ajang pencarian bakat menyanyi terbesar atensinya di negeri ini.

Ya, pentas Indonesian Idol 2018 juga bisa dibilang telah memasuki ranah yang berbeda. Para peserta umumnya sudah banyak yang sebenarnya telah menjadi “artis zaman now”. Simak saja data followers atau subscribers mereka di Instagram dan YouTube, yang bahkan melebihi pencapaian para juri Indonesian Idol 2018.

Ya, di era digital ini, jadi artis atau pesohor bidang seni tidak perlu lagi masuk media massa (tv, koran, majalah, atau situs-situs online terbesar). Khusus beberapa media online terbesar jika bisa dikritisi sudah hampir tidak adanya dengan media-media sosial dimana headline beritanya acap kali diambil dari sesuatu yang tengah viral di sosial media.

Keberadaan media seperti Instagram dan YouTube telah memudahkan banyak orang untuk menciptakan jalan kebintangannya sendiri, dan itu telah dilakukan oleh sebagian besar peserta Babak Spekta Indonesian Idol 2018 seperti Jodie, Ghea dan Abdul.

Kembali ke result show Babak Spekta 9 semalam, tinggal menyisakan enam finalis yang sangat kuat karakter kebintangan dan warna vokalnya masing-masing yaitu Maria, Ayu, Marion, Ghea, Abdul dan Joan.

Andai kata bisa ditutup voting-nya sekarang, keenamnya sudah pantas menjadi juara, sangat sulit menentukan siapa yang terbaik di antara mereka berenam. Namun seperti kata Shane Filan, mantan lead vokal Westlife yang kini sibuk bersolo karir, pria asal Irlandia yang semalam menjadi bintang tamu di Babak Spekta 9 semalam, “Salah satu hal yang tidak mengenakkan dari kompetisi semacam ini adalah melihat ada peserta berkualitas baik yang harus pulang, namun itulah kompetisi hingga akhirnya ada satu pemenang.”

Bagaimana menurutmu, guys?

Nah, gatel pengen nulis di luar hal utama di jbkderry.com (otomotif dan resensi film), kali ini topik utak atik peluang juara Indonesian Idol 2018. Hal ini bisa dikritisi juga, namanya juga prediksi…

Maria: Bintang Muda Berkelas Bintang Dari Medan

Penampilan cewek usia 16 tahun mengutip istilah dewan juri semakin “grande“. Tidak ada definisi khusus kata tersebut di bahasa Inggris, melainkan dari bahasa Italia yang artinya kira-kira “Besar”.

Sudah beberapa kali dari penampilan terakhirnya dari Babak Spekta 7 (bawain lagu “Kecewa” dari Bunga Citra Lestari), 8 (“Cinta di Ujung Jalan” – Agnez Mo) dan 9 (Never Eneough – Loren Allred), Maria selalu mendapat standing ovation dari kelima juri

Khusus penampilannya semalam ketika menyanyikan “Never Enough” yang merupakan ost film The Greatest Showman, untuk pertama kalinya ada peserta atau kontestan yang mampu meluruhkan suara tinggi Judika.

“Kali ini tolong agak direndahkan, gue gak nyampe,” kata Judika, ketika diminta berduet sama Maria yang sebelumnya nyanyi lagu ini dengan nada aslinya yang tinggi banget.

Ini dia video penampilan Maria semalam yang menurut jbkderry.com memang grande benget, gan…

Dengan kualitas yang terjaga senantiasa teratas di antara para kontestan, Maria paling kuat kansnya menjadi juara. Maia Estianty sempat bilang semalam, dengan kualitas seperti ini gadis 16 tahun asal Medan ini paling pas menjadi juara Indonesian Idol 2018. Bagaimana menurut kamu?

Kang Armand (Maulana) sempat berpesan, “Hati-hati dalam pemilihan lagu minggu depan, Maria. Kalau keliru akan ada jutaan penggemar yang kecewa.”

Ayu: Paling Progress Di Antara Para Kontestan

Lagu “Writing’s on the Wall” dari Sam Smith dan merupakan ost. film James Bond “Spectre” yang dibawakan Ayu dengan bermain piano adalah penampilan paling berkelas (lainnya selain Maria) di Babak Spekta 9 semalam.

Tiga juri pun memberikan standing ovation yaitu Maia Estianty, Bunga Citra Lestari dan Armand Maulana. Judika dan Ari Lasso meski gak berdiri juga memberikan tepuk tangan.

Tanpa banyak sorot berlebih seperti ke Marion, Ghea dan Joan, bisa dibilang Ayu yang tampil dengan progress atau kemajuan paling signifikan. Artinya jika suara voters menilai kualitas, Ayu hampir bisa dipastikan menjadi kandidat terkuat berada di babak final bersama Maria.

Bagaimana, setuju?

Marion: Aura Bintangnya Sudah Jadi

Melihat gadis asal Nusa Tenggara ini menyanyikan Toxic dari Britney Spears semalam dengan aransemen musik yang sama sekali berbeda, tidak dapat dipungkiri jika Marion adalah bintang muda biduan yang sudah jadi.

Bahasa tubuh atau gerak geriknya di panggung yang disertai dengan warna vokal yang seksi, rasanya akan menggugah adrenalin banyak penonton untuk terkesima, khususnya para laki-laki. Ngaku deh…

Bunga Citra Lestari sempat bilang, itu adalah penampilan yang sempurna dan menyebut Marion sebagai “Agnez Mo in the making” atau kira-kira kalau diartikan secara bebas sebagai biduan muda dengan jalan menuju kebintangan berkelas dunia layaknya Agnez Mo.

BCL pun sapaan akrabnya malah menjadi satu-satunya juri yang memberikan standing ovation atas penampilan Marion. Sedikit mengkritisi penampilan Maia Estianty yang cenderung ingin selalu tampil dominan di antara para juri, semakin ke sini BCL nampak menunjukkan kelas keanggunan seorang wanita yang lebih baik.

Eh, kembali ke soal Marion, rasanya jika menilik kualitas, dia patut berada di tiga besar. Bagaimana menurutmu?

Ghea: Naik Turun Grafiknya

Dara cantik asal Singkawang ini disebut sebagai Ari Lasso, selama empat pekan terakhir grafik penampilannya naik turun.

Minggu ini di Babak Spekta 9 saat menyanyikan lagu dari Ost. film Moana, Ari Lasso menilai penampilan Ghea dinilai menurun.

Berikut komentar pedas dari juri atas penampilannya semalam:

– Judika: “Aku ngerasa Ghea gak mampu menaklukkan lagu ini. Faktor “wow”nya kurang, lagunya jadi kurang spektakuler dan kamu bawainnya juga lemes.”

– Bunga: “Kurang bisa dinikmati penampilannya. Padahal lagu ini sebenarnya cocok banget dengan karakter suara kamu, tapi kamu seperti kurang menguasai lagunya. Kamu kayak baru tahu lagunya, terus dinyanyi lagu ini.”

Bagaimana menurut kamu?

Abdul: Dapat Standing Ovation Dari Ari Lasso & Armand Maulana

Penampilan Abdul membawakan lagu “Starving” dari Hailee Steinfeld & Grey ft. Zedd terhitung keren. Dua juri sampai memberikan standing ovation yaitu Ari Lasso dan Armand Maulana.

BCL dan Judika meski tidak berdiri namun memberikan tepuk tangan, hanya Maia Estianty yang bergeming terpaku di kursi jurinya. “Kamu hanya sekadar penyanyi kafe, kelihatan biasa saja, kurang spekta.

Berbeda dengan Maia Estianty, juri lainnya memberikan komentar positif. “Buat aku, lagu ini Abdul banget, asyik banget dan lebih lentur,” kata Ari Lasso.

“Gw juga beda sama Maia. Gw standing ovation, karena buat gw, asyik banget. Gw sudah gatel banget nungguin karya lu cepet-cepet keluarin sebuah karya. Gw yakin lu punya fans yang kuat. Suara lu komersial dan mainstream banget. Gw suka banget,” kata Armand Maulana.

“Lu buat lagu ini Abdul banget,  dengan gaya lu, keren banget. Gw berdoa semoga Abdul bertahan, karena keren banget,” kata Judika.

Dan ya, jbkderry.com setuju dengan para juri laki, bagaimana dengan kamu?

Joan: Lagi Kurang Bagus

Di beberapa penampilan terakhir, Joan nampaknya kedodoran. Padahal sebelum-sebelumnya, kans biduan asal Papua ini paling kuat. Membawakan lagu “Biru” dari Vina Panduwinata semalam, Joan sempat membuat juri bingung siapa yang harus lebih dulu berkomentar.

Joan juga menjadi satu-satunya kontestan di Babak Spekta 9 yang membawakan lagu berbahasa Indonesia.

“Menurut aku sih cocok banget gak ada masalah. Tapi di bagian tengah ke belakang kayak kehilangan fokus, jadi ceritanya gak nyampe. Agak menurun sedikit, dan pas over tune di tengah agak picthy sedikit. Tapi aku sangat apresiasi berani bawa lagu genre apapun. Harus konsisten lebih bagus ke depannya, gak jelek tapi kemarin lebih bagus,” kata Judika.

“Esensi lagunya hilang, lagu harus ada dinamiknya. Menurut saya dari awal sampai akhir flat,” kata Maia Estianty.

Oks, demikian dulu, guys. Silakan tinggalkan komentarmu di bawah kira-kira siapa yang bakal menjadi dua terbaik di babak final, atau siapa yang kira-kira tersisih minggu depan.

Terima kasih sudah mampir membaca, semoga harinya menyenangkan yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s