MANFAAT LARI PAGI DARI BERBAGAI SUMBER

Sumber image: http://www.runnersworld.com

Jakarta – Minggu 25 Maret 2018, saya kembali melakukan aktivitas lari pagi. Kali ini 25 menit, jarak pastinya gak tauk, tapi lumayanlah di rute akhir jelang pulang harus melalui jalur menanjak dengan kemiringan 5 – 20 derajat sekitar 400 meter.

Iseng-iseng sampai rumah sambil dengerin top tracks Red Hot Chili Peppers di YouTube, saya coba buka beberapa situs asing dengan mengetik kata kunci “why run” di Google untuk mencari tahu manfaat kegiatan yang sudah saya lakukan sekitar empat bulan terakhir, 2 – 3 kali seminggu.

Berikut hasilnya…

Menurut situs active.com

Olahraga lari itu selain bisa menurunkan bobot badan, ternyata juga dapat mengurangi stress. Itu saja? Masih ada lagi, gan…

Lari juga disebut baik untuk organ jantung, paru-paru, serta meningkatkan stamina. Lari juga bisa menurunkan rasa tegang dan depresi, menurunkan potensi sakit kepala. Di sisi lain bisa meningkatkan rasa sabar, selera humor dan kreativitas.

Disebutkan pula, hasil studi menyebutkan, orang dewasa yang melakukan olahraga lari secara reguler umumnya lebih bahagia ketimbang yang tidak melakukakannya.

Olahraga lari juga disebutkan sebagai aktivitas yang simpel, tanpa alat bantu (tentu saja sebaiknya pakai pakaian yang nyaman, berkaos kaki dan sepatu sepatu yang nyaman pula untuk berlari).

Itu saja? Belum, tahukah jika lari juga bisa meningkatkan tingkat spiritual. Mengapa? Alasannya, selama berlari, Anda akan banyak meluangkan waktu berbicara dengan diri sendiri. Hal ini membantu meningkatkan potensi kesadaran diri. Anda disebut akan lebih menyadari tentang nuansa dan kondisi di dalam diri, termasuk menemukan kekuatan di dalam diri.

Tentu saja untuk semakin mencapai dan mendalaminya, Anda harus disiplin untuk konsisten berlari, karena kadang berlari juga mengandung makna pengorbanan, tapi Anda harus percaya diri bisa melaluinya. Jika berhasil, Anda akan terkejut dengan kapasitas yang ada pada diri Anda.

Kalau dihubungkan dengan kontes diri saya sendiri, sembilan tahun berdomisili di rumah sekarang, baru empat bulan terakhir, saya bisa meyakinkan diri bisa berlari penuh menaklukkan rute tanjakan yang saya maksud di atas.

Menurut situs runnersworld.com

Lari itu bisa membuatmu rupawan, karena menurutnya tidak ada pelari yang rupanya cemberut. (Kecuali kalau lari karena dikejar penduduk atau debt collector itu tentu lain soal, ini soal olahraga lari lho yah…).

Menjadikan diri sebagai sumber inspirasi. Kok bisa? Alasannya, karena setiap habis berlari, Anda akan menjadi lebih fantastik. Kok bisa? Harus lari sih untuk temukan jawaban tepatnya, tapi sederhananya, mungkin karena Anda terbiasa bergerak cepat dan dinamis saat berlari.

Menurut situs healtxchange.com

Anda tidak perlu menjadi pelari marathon untuk dapat merasakan manfaat berlari. Cukup berlari selama 20 menit selama tiga kali sepekan (wuih, kayak saya dong), bisa membuat jantung lebih sehat dan membuat otot tubuh jadi lebih kuat.

Lari pun gak perlu modal, cukup sepasang sepatu untuk berlari (tentu saja pakaian yang nyaman, jangan pakai pakaian yang panjang dan bisa membuat Anda kesandung).

Berlari juga bisa membuat struktur tulang jadi lebih kuat. Lari juga bagus untuk stimulasi otak, di antaranya untuk mengontrol pergerakan, koordinasi dan memori jangka panjang.

Lari juga disebut bisa memperlambat penuaan, salah satunya karena Anda bisa lebih menikmati potensi diri.

Menurut situs greatist.com

Ada 30 alasan yang bisa Anda temukan di situs ini, tapi saya akan kutipkan beberapa saja yah, soalnya ada beberapa yang mirip esensinya dengan yang sudah di bahas di atas.

Anda bisa bebas berlari di mana saja, termasuk jika ingin menggunakan treadmill di rumah atau di tempat fitness. Tapi lari yang sebenarnya tentu lebih baik khususnya jika lebih ingin berhemat, asal pakai sepatu yang tepat tentu.

Berlari juga bisa membuat lebih aman dari potensi sakit, termasuk buat kaum perempuan bisa mengurangi potensi kanker payudara hingga 30 persen.

Intensitas berlari yang baik bisa membuat Anda tampak lebih seksi, serta meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan rasa keseimbangan diri. Meski demikian sebaiknya tetap jaga pola berlari, jangan terlalu memaksakan diri yang bisa mengakibatkan potensi cidera. Tingkatkan secara gradual sesuai kemampuan.

Rutinitas berlari yang disiplin juga bisa meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Bagaimana, sudah siap berlari dengan seabrek manfaatnya di atas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s