MASIH PENTINGKAH NONTON 3 BESAR INDONESIAN IDOL 2018?

Jakarta – Senin malam 26 Maret 2018 selesai sudah babak Spekta Top 4 Indonesian Idol tahun ini. Ayu dari Cilegon out, sehingga di babak Top 3 akan ada Maria, Joan dan Ahmad Abdul.

Sebenarnya menurut jbkderry.com, sejak babak Top 6 sudah gak ada lagi yang seru di Indonesian Idol. Semua kontestan yang tersisa sudah yang terbaik, dan genre suaranya masing-masing beda. Demikian pula aksi panggungnya juga beda.

Sederhananya tidak bisa diperbandingkan, semuanya ada slotnya masing-masing. Tapi kostes memang harus tetap berjalan, kejamnya indikatornya sederhana, “Popularitas berdasarkan voting.” 

Nah, persoalan mekanisme voting ini memang juga banyak dipertanyakan, karena RCTI tidak pernah transparan. Pun demikian dengan berapa banyak jumlah voting melalui SMS yang sudah masuk di setiap ajang Spekta Top 12 tidak pernah diumumkan.

Alhasil publik pun bertanya-tanya, padahal (kabarnya) di Instagram jumlah followers Marion, Ghea dan Ayu lebih banyak dibanding Maria, Joan dan Ahmad Abdul. Silakan kalian bantu cek kebenaran hal ini dan sampaikan infonya di kolom komentar di bawah.

Soal Selera Genre Musik dan Kans Juara

Maria punya teknik vokal yang tinggi dan bagus, tapi secara tampilan fisik (maaf) tidak rupawan. Apakah dia bisa terkenal kalau juara 1? Jawabannya pasti bisa banget, toh, musik bukan soal kontes model, fisik rupawan, dan postur bak model yang tinggi menjulang a la galah atau bahkan tiang listrik.

Judika, atau dulu di era 1980an – 1990an ada Mbak Iik alias Trie Utami yang bisa terkenal meski secara tampilan fisik biasa-biasa saja.

Bagaimana dengan Joan, kalau dia juara 1 apakah bisa terkenal? Nah, kalau Joan punya gaya yang lumayan khas dan beda. Gaya “Gospel”nya kalau menurut istilah Maia Estianty itu belum ada di Indonesia, meski kalau kata Armand Maulanda, menjadi pertanyaan apakah gaya bermusik Gospel bisa sesuai selera orang Indonesia kebanyakan?

Bagaimana dengan Ahmad Abdul? Nah, kalau jbkderry.com, juara berapapun Ahmad Abdul nantinya di Tiga Besar, gaya bernyanyi dan warna vokalnya juara banget, enaklah kalau didengar di mobil. Apalagi kalau lagi berbahasa Inggris, pasti keren.

Maria memang keren, tapi sebenarnya Marion dan Ghea lebih komersial. Marion dengan warna suara yang seksi, dan aksi panggung yang Agnes Mo wannabe bahkan sempat mengundang Maia Estianty untuk berpikir kembali menghidupkan Duo Ratu.

Bagaimana dengan Ghea? jbkderry.com tiba-tiba teringat pada timbre Lisa Loeb yang unik.

Sementara Ayu? Bagus, tapi sama dengan Maria, bukan gaya bermusik dan warna vokal yang menjadi selera jbkderry.com.

Soal Gaya Musik Juri dan Hak Veto

Di antara kelima juri, warna musiknya umumnya lebih ke pop. Dulu waktu Ari Lasso masih  Dewa 19, warna musiknya pop rock. Sekarang sudah berubah, mirip-miriplah warna musikalitasnya dengan Judika.

Bunga juga demikian. Armand Maulana dengan Gigi bolehlah di era 1990an, sekarang sudah gak masuk selera jbkderry.com lagi. Maia Estianty sudah cukup lama gak bermusik. Dulu kalau Maia Estianty versi Duo Maia lumayan centil, tapi waktu mengolah Pasto, seleranya juga pop.

Soal Hak Veto yang sudah ada mulai di Spekta Top 5 dan Spekta Top 4 memang banyak dituding hanya strategi untuk menyingkirkan kandidat yang kualitas musikalitasnya dianggap tidak terlalu favorit, dalam ini tudingannya ke Ghea dan Ayu.

Bagaimana menurut kalian?

Masih Perlukah Nonton Indonesian Idol 2018 Top 3?

jbkderry.com sih cuma nonton di YouTube, guys. Itupun makin ke sini paling lihat performa Ahmad Abdul. Tapi pertanyaannya untuk kontes yang tidak satu kelas atau beda genre, sulit tentu memperbandingkan kualitas siapa yang terbaik.

Maria dengan karakter suara tingginya yang katanya lebih tinggi bahkan ketimbang Judika, Joan dengan karakter suara gospel, Ahmad Abdul yang dijuluki Adam Levine-nya Indonesia. Masing-masing tentu hanya lebih juara ke hati penggemar masing-masing, tinggal siapa yang paling banyak penggemarnya dan rela menghabiskan tarif pulsa SMS premium untuk mendukung idolanya.

Kalian seperti itukah?

Kanal YouTube Indonesian Idol Tembus 1,8 juta Subscribers

Salah satu berkah penyelenggaraan Indonesian Idol 2018 adalah terjadi di era YouTuber yang makin menggelora.

Alhasil kanal YouTube Indonesian Idol pun menerima berkah, saat artikel ini diturunkan sudah ada 1,8 juta subscribers dimana perkembangannya terhitung sangat pesat dan cepat, khususnya setelah penyelenggaraan Indonesian Idol 2018.

Itu yang juga tentu berarti pundi-pundi pendapatan yang positif, baik dari adsense maupun dari strategi jualan paket kerjasama ke klien.

Bagaimana Nasib Top 12 Indonesian Idol?

Sudah banyak jawara Indonesian Idol yang dihasilkan saat ini, tapi yang populer itu berapa? Selain Judika, mungkin hanya Rini Wulandari dan Citra Scholastika yang masih aktif nyanyi di jalur pop.

Bagaimana nasib ke-12 finalis Indonesian Idol? Buat Jodie, Lala Marion dan Ghea mereka bisa tetap eksis via media sosial Instagram. Khusus Jodie dan Ghea malah sudah punya akun YouTube dengan jumlah subscribers hingga ratusan ribu.

Kalau mau, mereka bisa lebih intens mempopulerkan diri di kanal sosial media masing-masing. Toh, sudah ada contoh artis YouTube yang jadi artis beneran dan terkenal, seperti Justin Bieber di luar negeri ataupun Isyana Sarasvati di dalam negeri.

Bagaimana dengan Mona, Whitney, Kevin, Chandra dan Glen? Di era digital seperti sekarang ini, mereka tetap punya bekal untuk eksis dan meroket. Caranya yah itu tadi terus aktif di sosial media, khususnya Instagram dan YouTube.

Bagaimana menurut kalian, guys?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s