TEST RIDE SKUTIK PREMIUM RODA TIGA DARI YAMAHA

 

Bogor – Minggu 25 Maret 2018 lalu, jbkderry.com sempat test ride (sebenarnya lebih tepat disebut first ride impression, karena rutenya pendek dan hanya sebentar) Yamaha Tricity 155 BlueCore di areal parkir barat Cibinong CityMall.

Sesuai judul, nilai keistimewaan utama dari skutik mid-size premium ini adalah roda depannya ada dua, atau kalau ditotal punya tiga roda. Dua di depan, satu di belakang.

Oh iya, jbkderry.com sempat bertanya pada pihak perwakilan Yamaha yang bertugas di areal test ride. Jadi menurut informasi, skutik mid-size premium beroda tiga ini diimpor dari Thailand alias skutik CBU dari Negeri Gajah Putih.

Harganya (kabarnya) Rp70 juta yang bisa Anda pesan di dealer Yamaha terdekat, dan bisa terima unit dua bulan kemudian. Satu hal lagi, harus taruh duit dulu dan pembelian tidak bisa dibatalkan. Jadi kalau Anda berminat, mending test ride dulu.

Pihak perwakilan Yamaha menyebut, Yamaha Tricity 155 BlueCore ini akan selalu tersedia di acara BlueCore Yamaha Motor Show 2018. Kapan acaranya itu? Silakan cek jadwalnya di instagram Yamaha Indonesia, @yamahaindonesia.

First Ride Impression Yamaha Tricity 155 BlueCore

jbkderry.com hanya merasakan impresi berkendara selama dua putaran, cuma ingin mendapatkan kesan awal. Dengan postur tinggi 172 cmm, kedua telapak kaki (tepatnya telapak sepatu sih, guystest rider jbkderry.com masih bisa menapak di permukaan jalan.

Meski demikian tidak mudah langsung bisa beradaptasi mengendarainya. Ya, biar bagaimana, ini mungkin karena kita lebih terbiasa mengendarai skutik beroda dua. Alhasil, setiap berbelok di areal test ride yang memang gak begitu luas, kedua kaki jbkderry.com terpaksa turun. Daripada jatuh seperti salah satu test rider yang bisa Anda lihat footage-nya di kanal YouTube Derry Journey.

Mengendarai skutik mid-size premium dari Yamaha ini mengingatkan pada masa sembilan tahun silam ketika masih menjadi Managing Editor majalah Roda Dua Adira Finance tahun 2009. Kala itu, jbkderry.com berkesempatan mengendarai skutik beroda tiga yang kabarnya merupakan yang pertama di dunia, namanya Piaggio MP3 dengan mesin berkapasitas 125cc (jadi masih lebih besar kapasitas mesin Yamaha Tricity 155 BlueCore).

Satu hal yang jbkderry.com lebih suka dari Piaggio MP3 ketimbang Yamaha Tricity 155 BlueCore ada fitur penyeimbang, jadi kinerja suspensi depan bisa di-lock sehingga kaki pengendara tidak harus selalu turun khususnya jika berada di traffic light.

Sayang, saat berkunjung ke laman situs resmi Piaggio Indonesia, sudah tidak ada lagi opsi mesin 125cc. Piaggio MP3 kini mengusung mesin 500cc (tepatnya 493cc). Dan banderolnya pun bukan maeeen dah, Rp 280 juta, atau dengan kata lain lebih mahal ketimbang varian teratas Toyota All New Rush atau Mitsubishi Xpander.

Sementara berdasarkan penulusuran, untuk harga seken Piaggio MP3 125cc di pasar motkas sekitar Rp65 juta. Jadi premis sederhananya, Anda ingin pilih Yamaha Tricity 155 BlueCore yang baru atau Piaggio MP3 125 cc seken?

Untuk fitur-fitur di Yamaha Tricity 155 BlueCore yang sempat jbkderry.com catat adalah fitur lampu di bagasi (ini mirip kayak fitur di bagasi mobil menengah atas) karena bisa membantu pengendara melihat isi bagasi saat menaruh atau mengambil barang di saat malam atau tempat minim cahaya.

Fitur lainnya adalah parking hand brake yang eksklusif di bagian sisi kiri bawah setang, serta slot pengisian daya smartphone di bagian sisi kanan skutik mid-size premium. Kedua fitur ini membuat penampilan dan nilai eksklusif Yamaha Tricity 155 BlueCore semakin naik. Meski secara operasional kurang ergonomis. Mengapa? Karena untuk mengaktifkan hand brake diperlukan sedikit ekstra tenaga. Demikian pula dengan bukaan slot pengisian daya smartphone, tidak terlalu praktis dan sedikit membungkuk jika ingin buka tutup.

jbkderry.com sendiri kalau punya budget luang Rp70 juta mending beli Yamaha XMAX 250, terus ganti knalpot Akrapovic Slip-On yang banderolnya antara Rp8 jutaan hingga Rp9 jutaan. Itupun berarti masih ada kembalian, mengingat harga Yamaha XMAX 250cc “hanya” Rp57 jutaan.

Bedanya sih kalau naik Yamaha Tricity potensinya jadi rare item dan pusat perhatian di jalan relatif lebih tinggi. Kalau kamu pilih yang mana, guys?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s