SOPIR UD TRUCKS QUESTER DI TANJUNG PRIOK PUNYA DUA POIN KEBANGGAAN

Mahfud (45 tahun) pengemudi UD Trucks Quester

Jakarta – Selasa 3 April 2018, di tengah seremoni hari pertama kegiatan pembuatan SIM gratis dari UD Trucks Indonesia untuk 60 orang pengemudi truk Quester, jbkderry.com berkesempatan ngobrol dengan salah satu pengemudi truknya.

“Saya sudah sekitar 20 tahun jadi sopir truk, dan setahun terakhir ini bawa UD Trucks Quester. Menurut saya, truk ini sangat nyaman dan enak dibawa, saat bawa juga ngeliatnya enak. Apalagi ada ACnya,” kata Mahfud (45 tahun), asal Balaraja – Banten.

Kedua, pria ramah ini pun menyebutkan dunia profesi sopir truk pun semakin menjanjikan seiring perkembangan beberapa sektor industri yang sangat erat kaitannya dengan kebutuhan kendaraan komersial di tanah air.

“Sopir truk sekarang memang makin bagus perkembangannya, meski tuntutan profesinya juga makin profesional dan terlatih, karena sampai disekolahkan sopir. Dan gak bisa malas juga, termasuk waktu hadapi macet,” pungkas Mahfud. 

Pendapat Dari Astra International UD Trucks Sales Operation

Mahfud (kedua dari kiri) bersama Valery Muyard (Presiden Direktur UD Trucks Indonesia – tengah) dan Winarto Martono (Chief Operating Officer Astra International UD Trucks – paling kanan).

Kebutuhan akan sopir truk yang profesional yang semakin tinggi juga diakui oleh pihak Astra International UD Trucks Sales Operation.

“Saat ini, pendapatan pengemudi truk saat ini rata-rata di kisaran Rp8 juta hingga Rp9 juta per bulan, jadi bisa disebut lebih tinggi dibanding pendapatan fresh graduate saat bekerja kantoran,” kata Winarto Martono, Chief Operation Officer dari  Astra International UD Trucks Sales Operation.

Winarto menyebutkan, tingginya kebutuhan akan sopir truk saat ini tidak terlepas dari tiga pertumbuhan faktor di tanah air saat ini, yaitu karena pertumbuhan ekonomi yang lagi bagus, perkembangan mining (pertambangan) bagus dan infrastruktur bagus.

“Imbasnya kebutuhan akan pengemudi truk saat ini bisa disebut langka, dan permintaan tinggi. Hasilnya para pengusaha truk rebutan. Pengusaha yang bisa memberikan benefit yang lebih bagus, dan pengusaha yang tradisional pun jumlahnya semakin menurun, omzetnya pun semakin menurun. Nah, yang sedang tumbuh dan ramai itu yang menengah ke atas,” imbuh Winarto.

Winarto pun menambahkan jika latar belakang pendidikan peminat pekerjaan sebagai sopir truk cenderung meningkat, jika sebelumnya paling tamatan SMP, kini tamatan SMA pun sudah banyak yang mulai tertarik.

Gambaran Jumlah Pengemudi Truk dan Kendaraan Komersial di Indonesia Saat Ini

Saat Winarto Martono, Chief Operation Officer dari  Astra International UD Trucks Sales Operation, memaparkan pandangannya akan kegiatan ini di hadapan para undangan termasuk para awak media, terungkap beberapa poin penting yang jbkderry.com sempat catat. Berikut informasinya:

– Jumlah pengemudi truk kategori 3 dan 5 saat ini di tanah air ada di kisaran 450 ribu orang.

– Jika dihitung dan ditambahkan dengan pengemudi truk kategori 2, maka jumlahnya mencapai dua juta orang.

– Jika dihitung dan ditambahkan dengan jumlah pengemudi kendaraan komersial, maka jumlahnya mencapai lima juta orang. Sayangnya, perkembangan profesi sopir truk masih sekitar 70 persen berasal dari Pulau Jawa. Atau dengan kata lain belum merata dan tumbuh peminatnya dari wilayah pulau yang lain di tanah air, padahal kebutuhannya semakin meningkat seiring pertumbuhan di tiga faktor saat ini yaitu pertumbuhan ekonomi yang lagi bagus, perkembangan mining (pertambangan) bagus dan infrastruktur bagus.

Kata Presiden Direktur UD Trucks Indonesia

jbkderry.com sempat melakukan interview one on one dengan orang nomor satu UD Trucks Indonesia, Valery Muyard yang menjabat sebagai Presiden Direktur.

“Menurut kami, kehadiran produk kendaraan truk kami yang terbaik di segmennya juga harus disertai dengan peningkatan kualitas pengendaranya, termasuk tentunya dalam hal keamanan dan keselamatan berkendara yang menjadi salah satu fokus utama kami. Untuk itulah salah satu tujuan utama dari kegiatan ini dilakukan, dengan membuatkan SIM gratis kepada para pengemudi UD Trucks Quester sebagai bentuk apresiasi,” kata Valery.

Menurut Valery, pihaknya akan melakukan studi lebih lanjut setelah event yang berlangsung tiga hari ini (3 – 5 April 2018), jika evaluasinya berjalan baik tidak menutup kemungkinan akan juga diselenggarakan di kota-kota lain di tanah air.

Kepedulian dan aksi apresiasi UD Trucks Indonesia pada pengemudi truk di Indonesia sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2016 dalam ragam variasi kegiatan, dan hingga kini setidaknya sudah delapan kali kegiatan bertema aksi apresiasi kepada pengemudi truk di tanah air telah dilakukan.

Sukses terus, UD Trucks Indonesia. Sukses terus pengemudi dan pengusaha truk di Indonesia…

2 Replies to “SOPIR UD TRUCKS QUESTER DI TANJUNG PRIOK PUNYA DUA POIN KEBANGGAAN”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s