YAMAHA MIO S DAN PEREMPUAN MODERN YANG BERGEGAS

Jakarta – Buat para pengguna kendaraan umumnya di kota besar seperti di kawasan Jabodetabek, sudah jadi pemandangan jamak melihat kaum perempuan modern beraktivitas mengemudikan kendaraan mereka sendiri.

Artikel ini tentu bukan soal mamak-mamak yang pasang indikator lampu sein ke kiri tapi belok ke kanan. Faktanya, sudah banyak pengemudi perempuan atau sebutlah lady biker yang memiliki gaya dan kemampuan berkendara layaknya kaum adam. Mulai menggunakan helm minimal berstandar SNI, jaket, sarung tangan dan sepatu.

Ya, seperti kata John Naisbitt di Megatrend Asia, “Di lingkungan kerja, teknologi baru tidak memandang jenis kelamin.”

Maksudnya bagaimana kalimat di atas? Jadi menurut interpretasi jbkderry.com, menurut Mr. Naisbitt, di era digital dan marketing 3.0 (bahkan katanya sudah 4.0) seperti saat ini, kemampuan individu untuk berprestasi tidak lagi terpaku pada jenis kelamin. Pasalnya kaum perempuan modern di era digital pun punya kemampuan alert atau mendeteksi situasi lalu lintas dengan cukup sigap. Di sadari atau tidak, ini juga merupakan salah satu transformasi wawasan yang jbkderry.com  ketahui soal defensive riding.

Apa itu? Jadi, secara sederhana yang jbkderry.com ketahui, defensive riding adalah kemampuan setiap pengendara untuk fokus dan peka dengan situasi jalanan yang dilalui, termasuk soal kemampuan mendeteksi perubahan situasi lalu lintas yang bisa tiba-tiba berubah dan mampu mencipta solusi terbaik untuk mereduksi bahkan menghilangkan potensi insiden atau kecelakaan.

Semoga penjelasan berbagi wawasan itu mudah dimengerti…

Kembali ke soal lady biker modern yang semakin mature berkendara tentu tidak terlepas dengan kemampuan intelegensinya yang cukup baik. Ya, mau biker laki, kalau intelegensinya jeblok, ya tetap saja bawa motornya ngawur. Setuju, kan?! Jadi ini bukan soal biker cowok atau cewek, tapi lebih pada seberapa smart dan peka setiap pengendara saat berada di jalan raya.

Nah, soal pilihan kendaraan juga umumnya bisa dijadikan indikator intelegensi sang pengendara. Coba deh misalnya pilihannnya adalah Yamaha Mio S yang diperkenalkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pada bulan Oktober 2017, apa yang kebayang?

Kalau doi cewek yang belinya kaum perempuan dari generasi Y kelahiran di atas 1990an seperti Isyana Sarasvati yang kelahiran tahun 1993, yang kebayang ini cewek pasti cakep dan smart. Soalnya kan karakter Isyana yang menjadi Duta dari Yamaha Mio S seperti itu.

Dan lagi, pihak YIMM membekali Yamaha Mio S dengan harga relatif terjangkau untuk segmen pembeli pemula. Plus, yang gak kalah pentingnya adalah fiturnya terhitung mumpuni untuk klasifikasi segmen harganya.

Ada beberapa fitur pintar yang membekalinya seperti mesin BlueCore 125cc (yang irit dan lebih bertenaga), side stand switch (fitur proteksi mesin tidak akan hidup jika standar samping lupa dinaikkan saat ingin berkendara), Eco Indicator (fitur pemandu agar lebih efisien saat berkendara), smart lock system (gunanya untuk mengunci roda saat berhenti di daerah tanjakan atau turunan), serta fitur call back system (gunanya untuk mendeteksi posisi motor hingga jarak 25 – 30 meter saat sedang diparkir).

Meski berada di segmen Low Price Model (LPM) alias skutik dengan terjangkau untuk konsumen pada umumnya, Yamaha Mio S juga sudah dilengkapi dengan fitur hazard alias lampu emergensi. Ingat yah, guys, ini lampu emergensi, jadi jangan dinyakan saat berkendara. Itu justru lebih berbahaya, karena bisa membuat pengendara lain bingung untuk mendeteksi gerak kendaraan Anda. Plus, lampu hazard konon bisa menghipnotis pengendara lain yang berada di belakangnya.

Untuk skutik seukurannya, pihak engineering Yamaha juga telah membekalinya dengan ban tubeless berukuran lebar 80/80-14 (depan) dan 100/70-14 (belakang). Jadi sang pengemudi bisa relatif lebih aman ketika melibas jalanan rusak berbatu ataupun lebih stabil saat melibas tikungan.

Kembali ke soal lady biker modern, coba deh masukin kata kuncinya di Google “ciri perempuan modern”, dan kamu bisa ceritakan di kolom komentar di bawah ciri-cirinya seperti apa?

Kalau jbkderry.com ketemu beberapa ciri karakter seperti ini:

  • Punya pendirian kuat.
  • Punya sifat rendah hati.
  • Tidak egois.
  • Bisa menjaga diri dan mandiri.
  • Jarang galau.
  • Aktif dan punya banyak kegiatan.
  • Pintar mengatur waktu dan menyelesaikan tugas tepat waktu.

Cocok gak dengan jawabanmu? Jika iya, jangan-jangan memang kecantikan dan kecerdasanmu memang selevel sama Isyana Sarasvati.

Awrait, demikian dulu, guys…, soalnya jbkderry.com lagi pengen ngayal jalan touring bareng Isyana Sarasvati. Pasti bahagia banget denger suaranya sepanjang jalan, sebelum lamunannya buyar diguyur aer sama bini… hahahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s