REVIEW DFSK GLORY 580: IMPRESI AWAL TEST DRIVE DI IIMS 2018

Jakarta – Kamis 19 April 2018, jbkderry.com mendapat undangan peluncuran DFSK 580 Glory, SUV 7-seater merek Tiongkok, di opening day Indonesia International Motor Show (IIMS).

Sebuah undangan liputan yang menarik, mengingat pabrikan mobil asal Tiongkok itu telah membangun pabrik di tanah air, tepatnya di Serang, Banten. Nilai investasinya pun terhitung besar yaitu senilai US$100 juta atau sekitar Rp 1,37 triliun (nilai kurs Rp13.700,-).

Daya magis utama dari kendaraan berdesain SUV satu ini adalah harganya yang lebih miring dibanding produk-produk kompetitor. Dalam keterangan persnya, DFSK Glory 580 yang hadir dalam pilihan mesin 1.8L dan 1.5L Turbo serta pilihan transmisi manual dan matik CVT, ditawarkan dalam Rp220 juta – Rp 350 juta.

Jadi kalau Anda ingin punya SUV 7-seater dan bisa berhemat cukup signifikan, Glory 580 bisa dipertimbangkan. 

Satu hal lain yang menjadi nilai lebih memiliki Glory 580 adalah garansi yang pernah ada ditawarkan pabrikan lain. Jika pabrikan mobil pada umumnya memberikan garansi 3 tahun atau 100.000 km, pihak DFSK berani memberikan garansi 7 tahun atau 150.000 km.

Impresi Awal Eksterior Kendaraan

Kesan awal melihat eksterior DFSK 580 Glory 7-Seater, harus diakui soal piawainya brand Cina dalam melebur beberapa konsep desain dalam mengembangkan mobil. Di bagian eksterior depan Glory 580 khususnya di bagian grille dan garis kap menit yang mengingatkan pada VW Tiguan.

Di bagian garis bodi samping, mengingatkan pada desain Nissan X-Trail. Lalu di bagian desain samping belakang antara pilar-C dan pilar-D, ada lekuk garis desain Hyundai Santa Fe.

Apa benang merahnya? Ketiga nama yang disebutkan juga berdesain SUV seperti halnya sosok DFSK Glory 580 sendiri, guys.

Di bagian bodi luar nampak pula kualitas rancang bangun yang baik, apalagi versi tertinggi 1.5 Turbo A/T telah dilengkapi dilengkapi dengan aplikasi ban GT Radial Savero SUV ukuran 17-inci.

Soal keandalan, ban GT Radial SUV, jbkderry.com sudah membuktikan sendiri kehandalannya di Darth Vader meski ukurannya satu ukuran lebih besar, 18-inci. Ban yang khusus SUV yang diproduksi PT Gajah Tunggal Tbk. Di ujung artikel ini, Anda bisa membaca ulasan lain mengenai ban GT Radial Savero yang sudah pernah diunggah di jbkderry.com.

Kembali ke soal DFSK Glory 580. Menurut keterangan dari seorang wiraniaga DFSK, material bodinya menggunakan plat baja 0,9 mm jadi terhitung tebal dibanding material mobil kompetitor (katanya).  Keasyikan lain dari SUV ini adalah sudah adanya lampu sein di tudung spion luar serta handel dengan aksen chrome.

Impresi Awal Interior Kendaraan

Dulu  saat masih bekerja sebagai jurnalis cungpret di Motor Trend Indonesia (2003 – 2006), founder jbkderry.com yang intens ngerjain materi-materi artikel terjemahan dari Motor Trend Amerika, paling sering ketemu dengan materi teks soal cara klasik menguji kualitas nilai kemewahan sebuah kendaraan yang tengah diuji.

Salah satu cara adalah dengan membayangkan mata Anda tertutup saat memasuki kabin pengemudi, lalu taruh kedua telapak tangan di atas lingkar setir. Kesan pertama itulah yang menentukan mobil ini kualitasnya mewah, standar atau kurang, termasuk dalam hal kenyamanan fun to drive.

Nah, di DFSK Glory 580 meski telah dibalut bahan kulit dan beberapa fitur tombol kontrol, namun kesan cheapy-nya masih terasa saat digenggam sejak pertama kali. Tidak terasa mantap dan kuat di dalam genggaman, meski desainnya bergaya SUV.

Setirnya pun belum dilengkapi fitur teleskopik alias posisi maju mundur posisi lingkar setir sesuai kebutuhan dan gaya mengemudi tiap pengendara. Kritikan lain yaitu desain dashboard-nya yang “sorry to say” gak enak dilihat.

Di luar hal itu, pujian pun harus diberikan pada aplikasi headunit touch screen berukuran 10-inci, jok kulit, serta sunroof.

Secara umum interiornya, kemampuan pabrikan Cina dalam mengembangkan desain dan memproduksi mobil tidak lagi dapat diremehkan, lumayan rapih meski  belum luar biasa dalam arti belum semodern mobil-mobil dari brand Asia lainnya dari Jepang dan Korea.

Impresi Awal – First Drive DFSK Glory 580

Jujur untuk opini awal ini, jbkderry.com tidak mencari tahu lebih jauh, jadi Anda bisa menanyakan lebih jauh ke pihak DFSK jika berminat membelinya.

Berikut hal itu; jika melihat secara desain bodi nampak DFSK Glory mengusung struktur chassis monokok, tapi posisi mengemudinya lebih mirip mengemudikan mobil yang mengusung struktur chasssis ladder on frame.

Pasalnya saat jbkderry.com duduk dan menggenggam setir kemudi lebih mirip posisi mengemudi minibus dimana posisi bahu dan telapak tangan tidak berada di dalam garis yang sejajar. Posisi telapak tangak berada di bawah garis sejajar bahu.

Untuk desain jok kulitnya lumayan enak. Visibilitas ke depan juga cukup baik, karena posisi pilar-A lumayan landai dan nampaknya tidak akan mengganggu kala berpapasan dari kendaraan arah berlawanan di tikungan.

Hmm, performa mesin. Waktu mundur keluar dari tenda di areal test drive IIMS 2018, agak berat rasanya. Pun demikian saat sudah diajak jalan, hingga rpm 2.000 belum terasa hentakan turbonya, padahal kata petugas jaganya versi yang kami test drive adalah versi 1.5L Turbo.

Keluhan lain adalah radius putarnya yang jauh. Saat di areal test drive IIMS 2018, di setiap cone yang membentuk U-Turn, tidak bisa sekali habis setir buat naklukkin tikungan. Padahal sudah ambil sisi terluar saat sebelum masuk tikungan.

Kesimpulan

Jika Anda termasuk first time buyer di segmen SUV dan lebih efisien dalam hal budget beli, DFSK Glory 580 mungkin bisa dipertimbangkan.

Tapi jika jbkderry.com yang ditanya, rasanya mending saving lebih banyak buat beli Honda CR-V 1.5 Turbo. Mungkin lebih mahal antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta, tapi yang pasti duit gak boong, gan.

Kecuali yah itu tadi, kalau alasannya sekadar pengen punya SUV berdaya tampung tujuh penumpang, desain eksterior yang nampak oke, dan garansi yang panjang hingga 7 tahun.

Baca juga MENGULAS BAN GT RADIAL SAVERO SUV dan MEMBELAH HUJAN DI TOL CIPULARANG DENGAN GT RADIAL SAVERO SUV.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s