10 MENIT TERAKHIR YANG MENDEBARKAN DI STADIO OLIMPICO ROMA

sumber foto: istimewa

Roma (Italia) – Kamis dinihari 3 Mei 2018 waktu Indonesia, anak-anak Anfield datang ke Stadio Olimpico dengan keunggulan 5 -2 pada leg 1 semifinal Liga Champions 2017/2018.

Di babak pertama, skenario untuk tiba di Stadion NSC Olimpiyskiy di Kiev – Ukraina pada 26 Mei 2018 (atau 27 Mei 2018 waktu Indonesia bagian Barat) nampak akan berjalan mulus.

Di menit ke-9, umpan menyusur Firmino berhasil diselesaikan dengan dingin oleh Sadio Mane ke pojok kanan gawang Alisson Becker, penjaga gawang AS Roma. 1 – 0 untuk Liverpool.

Enam kemudian, kemelut di depan gawang Loris Karius kemudian menghasilkan goal bunuh diri dari James Milner. Bola sepakan dari rekan setimnya malah membentur kepala pemain sayap kiri Liverpool itu dan menghujam ke gawang sendiri. Kedudukan pun berubah menjadi 1 – 1.

10 menit kemudian berselang di menit ke-25, melalui sundulan kepala Giogiginio Wijnaldum kembali berhasil merobek gawang Alisson Becker untuk kedua kalinya. Liverpool 2 – AS Roma 1.

Tak ada goal lagi selepas itu, meski jual beli serangan tetap terjadi di antara kedua tim. Itu berarti di babak pertama, anak-anak Anfield punya keunggulan agregat goal 7 – 3.

Di babak kedua, anak-anak serigala Roma meningkatkan eskalasi serangan. DI menit ke-52, tendangan menyilang dari striker bertinggi 193 cm Edin Dzeko berhasil merobek gawang Loris Karius. Kedudukan berubah sama kuat 2 – 2.

Di lima menit terakhir plus tambahan waktu dari waktu normal nampak menjadi masa-masa paling mencemaskan bagi para pengusung tagar abadi #YNWA.

Bombardir serangan dari para serigala Roma berhasil membobol dua kali gawang Loris Karius. Di menit ke-86, Radja Nainggolan berhasil membobol gawang Loris Karius untuk ketiga kalinya pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2017-2018 ini.

Di menit ke-4 waktu tambahan, Naiggolan yang berkebangsaan Belgia kembali membobol gawang Loris karius untuk keempat kalinya, kali ini dari titik putih. Kedudukan pun berubah menjadi 4 – 2.

Beruntung tidak ada lagi goal tercipta, anak-anak Liverpool melenggang ke final Liga Champions 2017 – 2018 dengan keunggulan agregat goal 7-6. Di final, mereka akan berhadapan dengan pasukan asuhan Zinedine Zidane, Real Madrid.

Sebuah pertarungan puncak yang tentu sangat sulit buat anak-anak Liverpool, mengingat Real Madrid merupakan juara Liga Champions selama dua tahun terakhir (2016 dan 2017) plus merupakan pemegang rekor kemenangan terbanyak dengan 12 kali titel juara.

Akankah anak-anak Liverpool mampu mengulangi kisah manis 13 tahun silam, ketika Steven Gerrard dan kawan-kawan berhasil mempencudangi anak-anak AC Milan di babak final di Istanbul dan merebut titel Liga Champions ke-6 kalinya sepanjang sejarah klub?

Waktu yang akan menjawabnya, #YNWAultras…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s