TIPS MUDIK A LA JBKDERRY PLUS TAMBAHAN REFERENSI DARI ASURANSI ASTRA

sumber image: Asuransi Astra

Jakarta – Tidak terasa saat artikel ini diunggah, kita sudah memasuki hari pertama di bulan Juni 2018 artinya dalam beberapa hari ke depan ruas-ruas jalanan keluar kota dari wilayah Jabodetabek akan terjadi kepadatan arus lalu lintas yang meningkat super signifikan (baca: muacet poll).

Tapi sebelum masuk ke dapan pembahasan tema utama seperti judul di atas, biarkan jbkderry.com memulai salah satu sumber inspirasi artikel ini.

Jadi Sabtu 26 Mei 2018 dimana menjadi salah satu momen penting perjalanan jbkderry, karena pertama kali diundang sebagai influencer dan yang undang pun perusahaan terkemuka (guys), yaitu Asuransi Astra.

Nah, pada kesempatan itu, Om Iwan (Laurentius Iwan Pranoto) selaku Head of Communication & Event dari Asuransi Astra menjadi salah satu pembicara soal tips mudik. Pada kesempatan itu, beberapa data dan fakta terungkap soal aktivitas mudik di tahun 2017 serta tantangan yang siap menghadang:

1. Tingkat kecelakaan mudik pada tahun 2017 ternyata lebih rendah 30 persen dibanding aktivitas mudik di tahun 2016, namun di sisi lain faktanya nilai kerugian material justru naik tiga persen.

2. Beberapa resiko di jalan yang siap menghadang kenyamanan mudik adalah kecelakaan, mogok, terserempet, ban kempes dan habis BBM.

3. Penyebab terbesar kecelakaan itu adalah faktor kelengahan atau kecerobohan manusia (human error) yaitu mencapai 66%. Penyebab kedua adalah prasarana jalan (13%), prasarana jalan (10%), kelaikan jalan (10%), kelaikan kendaraan (10%), dan satu persennya kalau apes yang gak bisa dihindari karena faktor alam.

4. Berkendara sambil SMS atau telepon punya persentasi kecelakaan 23% lebih banyak.

Keempat data fakta yang terungkap itu lantas mengingatkan perjalanan kalau antar bini mudik ke kampung halamannya di Ciamis. Pernah mengemudi 12 jam, pernah 13 jam, dan paling parah tahun lalu 16 jam. Padahal normalnya hanya 6,5 – 7 jam kalau jalan nyantai.

Dari pengalaman tidak menyenangkan itu, jbkderry.com punya tips mudik yang mudah-mudahan berguna:

1. Pastikan kendaraan Anda sehat dan siap melakukan perjalanan jauh. Ada baiknya Anda persiapkan kondisi kelaikan kendaraan di bengkel resmi, sehingga rasa nyaman dan aman lebih bisa didapatkan.

2. Pastikan kondisi fisik Anda sehat, serta hati dan pikiran bahagia alias lagi gak ada perasaan susah yang bisa mempengaruhi psikologis saat berkendara panjang nantinya.

3. Buatlah road management dengan beberapa alternatif. Pasalnya pengalaman jbkderry.com di era digital ini di mana kondisi lalu lintas bisa dipantau melalui aplikasi Google Map dan Waze, rupanya semakin banyak pemudik yang merencanakan perjalanan “anomali”. Misalnya memilih untuk bepergian di saat dugaan puncak kemacetan mulai turun, dan faktanya ternyata yang mikir kayak gitu tambah banyak juga… hahahaha…

Jadi saran dari jbkderry.com, jika ketemu kemacetan akut, buatlah alternatif rencana cadangan misalnya melalui akses jalan yang relatif lebih lengang. Walaupun ini kadang justru juga banyak yang mikir yang sama juga seperti tahun lalu saat jbkderry.com coba menghindari simpang Nagreg pengen lewat Sumedang ternyata banyak yang melakukan hal yang sama.

Nah, kalau sudah begini, mending segerakan berhenti dulu dan kalau sudah kelamaan nyetir mending cari penginapan buat istirahat. Tahun 2017 lalu, setelah mengemudi 10 jam dari Bogor baru sampai Bandung, alhasil jbkderry.com numpang nginap di rumah seorang sahabat baik. Baru kemudian paginya lanjut perjalanan ke Ciamis.

4. Pastikan untuk selalu melakukan langkah antisipatif alias defensive driving. Caranya waspadalah selalu selama mengemudi, khususnya di saat momen mudik yang muacetnya lebih anjay. Salah satu prilaku defensive yang bisa buat rasa aman lebih baik yaitu dengan memilih produk asuransi kendaraan yang terbaik.

Contohnya yah pasti Asuransi Astra. “Kalau Anda ingin cari produk asuransi mobil terbaik, cobalah cari tahu yang siap melayani dan melindungi perjalanan Anda selama 24 jam 7 hari seminggu 365 hari setahun. Nah, di Asuransi Astra, kami punya layanan Garda Akses yang siap melayani kebutuhan konsumen selama 24 jam 7 hari seminggu 365 hari setahun,” kata om Iwan.

Hmm, bener juga. Kadang kita sudah hati-hati neeh, tapi kita gak bisa tahu faktor keteledoran emak-emak naik motor atau ankasi (anak kampung sini) yang berkendara layaknya Jaka Sembung bawa golok alias ga* nyamb**g gobl**k.

Awrait, demikian tips sementara. Semoga berguna dan ada manfaatnya. Tetap prioritaskan keselamatan selama penjalanan pergi dan pulang kampung, guys.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s