VALENTINO ROSSI BUTUH LEBIH CEPAT UNTUK BISA JUARA MOTOGP 2018

sumber foto: motorsportweek.com

Mancanegara (MotoGP) – Selepas putaran ke-6 MotoGP 2018 di sirkuit Mugello, Minggu 3 Mei, jarak poin antara Valentino Rossi di posisi kedua klasemen dengan Marc Marquez tinggal 23 poin. Marquez memiliki 95 poin dan Rossi 72 poin.

Hasil ini didapat setelah Valentino Rossi  berhasil finish ketiga bersama Yamaha YZR-M1 miliknya, sementara sang rival terberatnya dari Repsol Honda harus puas finish ke-16 dan tidak mendapatkan poin sama sekali.

Lantas apakah dengan 13 seri yang tersisa di musim ini, itu berarti kans The Doctor untuk merebut titel juara dunia ke-8 kalinya akan lebih terbuka? Dikutip dari situs Motorsport Week, The Doctor justru nampak agak pesimis.  

“Belum, kami butuh lebih cepat untuk bisa bertarung untuk titel juara dunia,” kata Rossi.

Pendapat The Doctor memang ada benarnya. Dalam pertarungan 23 lap di Mugello semalam, jangankan bertarung wheel to wheel dengan duo pembalap tim pabrikan Ducati, melawan Alex Rins, Andrea Iannone dan Danilo Petrucci, nampak The Doctor harus bertarung super keras untuk bisa merebut posisi ketiga.

“Saya diuntungkan dengan pemilihan ban keras dibanding ketiganya yang memilih ban yang lebih lunak. Meski demikian, tantangannya adalah lebih sulit mengendalikan motor dengan grip yang rendah di roda depan,” imbuh Rossi.

Dibanding Marc Marquez yang sudah tiga kali tampil sebagai juara dan sekali di podium kedua, pencapaian The Doctor terlihat cukup kontras. Hingga seri ke-6, prestasi terbaik Valentino Rossi hanya mentok di podium ketiga pada seri 1 (Qatar), seri kelima (Perancis) dan semalam di Mugello.

Apakah itu pertanda Valentino Rossi menyerah sejak awal? Dikutip dari situs MotoGP, The Doctor ternyata masih menyimpan harapan. “Performa motor kami memang masih kalah ketimbang Honda dan Ducati. Tapi kami sudah di trek pengembangan yang benar, dan saya sudah jelaskan masalah yang harus segera diatasi agar performa motor lebih andal untuk mengejar titel juara dunia khususnya di paruh kedua musim nanti. Tentu bukan hal mudah, tapi saya berharap semoga Yamaha bisa ketemu caranya.”

Harapan untuk performa lebih dari Valentino Rossi sebenarnya bisa diharapkan mulai seri ketujuh mendatang di sirkuit Catalunya, mengingat dirinya merupakan pemegang titel juara dan pole terbanyak di sirkuit dengan panjang lap 4,7 km ini.

Di sirkuit Catalunya – Spanyol, Valentino Rossi sudah mengantongi rekor enam kali kemenangan dan empat kali pole. Di belakangnya ada Jorge Lorenzo dengan empat kali kemenangan.

Kalau menurut brosis, apakah di sirkuit Catalunya nanti akan menjadi momentum kebangkitan Valentino Rossi? Atau justru Jorge Lorenzo yang akan kembali melanjutkan kedigdayaan bersama Ducati Desmosedici GP18? Atau si baby alien Marc Marquez yang akan kembali ke trend balapan yang “buas” demi mengamankan titel juara dunia 2018?

Wuih, nampaknya bakalan semakin seru ini. Seri ketujuh MotoGP 2018 di sirkuit Catalunya sedianya akan dilangsungkan pada hari Minggu tanggal 17 Juni 2018 pukul 19.00 WIB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s