GEMBIRA ITU KITA SENDIRI YANG TENTUKAN (CATATAN SHORT TOURING NGABUBURIT KE PUNCAK)

Jakarta – Sabtu 9 Juni 2018, founder jbkderry.com ngajak bini dan ketiga anaknya short touring ke Cimory Riverside di Puncak, Jawa Barat. Rutenya lewat Rainbow Hills alias Bukit Pelangi.

Ya, ini masih terkait test ride Yamaha Lexi 125cc VVA BlueCore tipe tertinggi (tipe S) dan janji ke anak-anak untuk jalan-jalan ke gunung. 

Ini kali pertama juga, bundanya anak-anak diperbolehkan bawa motor sendiri untuk perjalanan yang cukup jauh meski masih masuk kategori “short touring trip“, karena founder jbkderry.com yakin pada performa, keandalan dan keamanan Yamaha Aerox 155 VVA Bluecore alias si Bumblebee.

Di sebuah SPBU di kawasan Sentul, tangki si Bumblebee 155 VVA BlueCore sudah diisi full Pertamax, dan kondisi nitrogen di kedua bannya sudah dicek juga mantap, siap aman di perjalanan, Bismillah.

“Ikuti saja lajur yang aku ambil sepanjang perjalanan nanti, insya Allah aman,” kata founder jbkderry.com pada bininya.

Ya, menurut jbkderry.com untuk level Indonesia, konsep safety riding adalah referensi yang tanggung, perlu konsep pemahaman dan aplikasi yang lebih advance, ‘DEFENSIVE RIDING”.

Beruntung sudah beberapa kali founder jbkderry.com bisa ikutan kelas defensive riding dan defensive driving dari beberapa institusi terbaik di negeri ini, IDDC dan JDDC.

Formasi short touring ini seperti biasa kalau jalan naik motor sama keluarga, yaitu founder jbkderry.com bonceng kakak Oka di belakang dan Keanu di depan jadi road captain, sementara bunda dengan abang Rasy jadi “makmum” di belakang.

Gembira itu kita sendiri yang tentukan

Perjalanan melintasi kawasan Sentul menuju ke Rainbow Hills siang itu lumayan sepi di temani pepohonan dan pemandangan alam yang memanjakan jiwa, angin meniup mendinginkan hati dan pikiran  sehingga cukup membuat tiga orang di dalam short touring itu gak berasa kalau lagi puasa.

Tanjakan dan tikungan pun menjadi menu jalanan yang harus dilewati, namun akselerasi Yamaha Lexi tipe S masih mampu melewatinya tanpa tersengal alias tidak minta menyerah. Ya, itulah sepanjang perjalanan muncul pula premis jika “Gembira itu kita sendiri yang tentukan”.

Kalau Bumblebee 155 VVA Bluecore mah jangan ditanya kemampuannya di tanjakan. Nampak wajah bunda dari kaca spion sangat menikmati perjalanan. “Pemandangan dan rute jalanannya maknyos,” katanya.

“Ayah, kita bisa gak tikungan miring-miring kayak motor balap?” kata Keanu.

Yawda, pegangan.”

“Hore, asyik kayak motor balap,” kata Keanu kemudian.

Setidaknya ada empat faktor menurut hemat founder jbkderry.com jika Yamaha Lexi tipe S bisa mantap melibas tikungan yaitu:

1. Handling yang nyaman. Posisi setir Lexi S yang lebar dengan posisi yang pas untuk postur founder jbkderry.com memberikan kesan pede yang lebih tinggi waktu melibas tikungan.

2. Kinerja sokbreker depan dan belakang yang stiff khas karakter Yamaha masih senantiasa terjaga untuk memuaskan bagi para pengendara motor yang suka dengan karakter sport.

3. Rem yang pakem dan terprediksi. Setelan pengereman Yamaha yang membuat jbkderry.com selalu suka adalah pakem dan terprediksi, jadi pas ngerem itu bisa lumayan sesuai yang diharapkan.

4. Grip ban tubeless IRC SS-560F 90/90-14 di roda depan serta SCT-004 100/90-14 di roda belakang yang baik menempel di permukaan jalan.

Oh iya, kawan baik om Triaz sudah ngingetin soal prioritaskan “safety riding” sepanjang perjalanan, meski menurut hemat jbkderry.com, kalau bicara safety riding itu sebaiknya jangan bawa anak kecil pas naik motor. Kenapa? Ada banyak alasan dan perlu sesi khusus untuk membahasnya, tapi soal keamanan dan kondisi fisik di atas motor itu lebih rentan bahaya buat anak-anak ada di atas motor di jalan raya.

Pertama soal riding gears misalnya helm yang aman dan pelindung badan yang lain, kedua soal kondisi fisik apalagi kalau perjalanan jarak menengah apalagi jauh saat mudik lebaran, sangat tidak direkomendasikan untuk bawa anak kecil.

Tapi himbauan safety riding kurang pas untuk orang Indonesia, tapi harus naik ke level defensive riding. Apa itu defensive riding? Secara sederhana, defensive riding adalah kemampuan membaca situasi lalu lintas dan merespon setiap potensi yang bisa menimbulkan bahaya.

Wah, kalau begitu defensive riding lebih sulit dong dipahami dan dipraktikkan? Iya bener, karena defensive riding itu sangat erat kaitannya dengan kepekaan, pola pikir, kemampuan mendeteksi, hingga kemampuan merespon. Yup, karena filosofi defensive riding seperti kata pak Jusri Pulubuhu adalah full time job alias pokoknya selama di atas motor harus selalu fokus dan bisa mengeliminasi semaksimal mungkin setiap potensi bahaya.

Mungkin gak dilakukan? Berat, tapi bisa dan menurut hemat jbkderry.com bisa lebih pas untuk orang Indonesia. Tantangannya cuma satu, mau gak Anda meluangkan waktu buat mempelajarinya. Kalau ada duit lebih sih mending ikutan pelatihannya, cuma biayanya rada lumayan…

Kembali ke soal performa Yamaha Lexi S. Menurut jbkderry.com kalau Anda misalnya mudik lebaran hanya berdua sama pasangan, skutik ini pas banget sebagai pilihan yang nyaman, aman dan hemat biaya.

Salah satu penjelasannya adalah dari perjalanan short touring jbkderry.com ke Puncak. Isi bensin Pertalite Rp 18 ribu di kawasan Sentul City terus jalan-jalan rada ngepot di kawasan Rainbow Hills menuju Puncak dan kembali ke rumah di kawasan Cibinong Bogor, indikator bensin cuma turun satu bar.

Masih butuh penjelasan lebih lanjut? Simak video review khas secangkir kopi a la Derry Journey di bawah ini, semoga bermanfaat, gan. Jangan lupa Subscribe dan Share videonya yah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s