MENYUSURI PALEMBANG BERSAMA UD TRUCKS INDONESIA (HARI KEDUA – TAMAT)

Salah satu kesan paling unik dalam perjalanan kali ini adalah bisa merasakan pengalaman di balik kemudi UD Trucks Quester.

Palembang – Kamis 5 Juli 2018 menjadi hari kedua jbkderry.com berada di Palembang guna meliput pelaksanaan kegiatan UD Trucks Media Check and Drive yang pertama kali dilaksanakan di luar pulau Jawa.

Hari masih pagi di Aston Palembang Hotel and Conference Center, saat 10 jurnalis undangan dari Jakarta serta undangan jurnalis dari media lokal yang berdomisili di Palembang sudah siap-siap menuju dealer baru 3S milik Astra International UD Trucks Sales Operation yang baru diresmikan pada bulan Desember 2017.

Perjalanan menuju lokasi ditempuh sekitar satu jam, dimana kegiatan di areal dealer dengan lahan seluas 5.000 m2 di hari itu dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pagi hingga siang melibatkan para jurnalis, sementara di jam siang hingga sore sedianya akan melibatkan sekitar 60 pemilik armada truk di wilayah Palembang dan sekitarnya.

“Ya, ke-60 pemilik armada truk yang kami undang dalam acara ini merupakan sebagian dari existing customer serta potensial konsumen, sehingga mereka dapat merasakan langsung kelebihan dari produk truk kami Quester, serta melihat  langsung kesiapan layanan purna jual kami untuk melayani kebutuhan konsumen,” kata Maikel Aprian Harlysa, Brach Manager dari Astra UD Trucks Palembang.

Konsep kegiatan untuk media dan ke-60 pemilik armada undangan secara garis besar sama yaitu dimulai dengan speech dari manajemen pihak APM UD Trucks Indonesia oleh Handi Lim selaku Direktur Penjualan, dilanjutkan oleh Winarto Martono selaku Chief Operating Officer Astra International UD Trucks Sales Operation yang merupakan perwakilan pihak distributor resmi UD Trucks Indonesia khususnya di sektor on road.

Berlanjut dengan penjelasan mengenai kelebihan kualitas produk yang secara sederhana jbkderry.com simpulkan, UD Trucks Quester adalah truk kategori 3 dan 5 meski mereknya asal Jepang tapi dukungan teknologinya lebih mirip kualitas truk Eropa.

Hal ini tentu tidak terlepas dari proses akuisisi atau peralihan kepemilikan Nissan Diesel ke Volvo Trucks pada tahun 2007, lalu kemudian berganti nama menjadi UD (Ultimate Dependable) Trucks pada tahun 2010 .

Kegiatan kemudian kembali berlanjut dengan penjelasan kelebihan-kelebihan layanan purna jual yang disebut tidak dimiliki kompetitor di kelasnya seperti UD Telematics, Kontrak Servis berupa gratis biaya perawatan berkala pada satu tahun bersama atau 60 km, serta program 24/7 yang merupakan layanan siap melayani konsumen dalam 24 jam.

Buat jbkderry.com sendiri, kesan paling menarik adalah saat bisa merasakan pengalaman mengemudikan UD Trucks Quester. Meski bukan pengemudi truk, namun menurut jbkderry.com cukup mudah mengendarainya, karena didukung dengan karakter handling dan proses pergantian gigi transmisi yang mudah dipahami.

Selain itu daya pandang ke sekeliling kendaraan cukup mudah, kabinnya nyaman dan dingin dengan dukungan fitur A/C sebagai standar, serta yang tidak kalah menawan adalah radius putarnya yang kecil atau pendek.

Dengan nilai-nilai keunggulan seperti itu tidak heran kemudian jika pihak dealer Astra International UD Trucks Sales Operation wilayah Palembang cukup optimis memasang target penjualan. Jika pada tahun 2017 lalu tercatat angka penjualan 55 unit Quester, maka di tahun 2018 ini ditargetkan hingga 120 unit atau setara dengan 18 persen pangsa pasar truk kategori 3 dan 5 di wilayah Sumatera Selatan.

“Kami optimis bisa mencapai target tersebut mengingat pertumbuhan permintaan dari pelaku industri khususnya dari sektor pembangunan infrastruktur dan kargo yang terus mengalami kenaikan cukup signifikan. Pada semester pertama 2017 saja sudah tercatat 55 unit Quester yang dikirim ke tangan konsumen,” imbuh Maikel.

Acara ini sendiri tuntas jelang siang hari, lalu rombongan media pun diajak makan siang di Rumah Makan Wong Palembang, lalu dilanjut dengan kegiatan berburu oleh-oleh khas di Sentral Kampung Pempek Palembang. Di sana jbkderry.com membeli paketan pempek dan lempok durian. Harganya pun cukup terjangkau.

Jelang sore, kami pun bergerak menuju sebuah kedai kopi modern yang letaknya cukup dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2, karena pesawat Garuda yang sedianya membawa kembali baru akan take off pada pukul 19.20 WIB.

Dan ternyata delay selama dua jam lebih, baru pada pukul 10.00 WIB pesawat baru lepas landas membawa kami kembali ke Jakarta, sebelum kembali ke kediaman masing-masing.

Lepas 10 menit dari pukul setengah dua belas malam, jbkderry.com pun tiba di areal menunggu transportasi umum. Awalnya ingin naik taksi namun melihat antrian panjang niat pun urung, dan sesaat kemudian ada bus Damri menuju Depok.

Yes, murah meriah dan bisa tidur nyaman setidaknya hingga di depan Polres Depok, teriakan kondektur membuyarkan lelap. Perjalanan pun dilanjutkan dengan ojek online cukup 20 ribu rupiah untuk mengantarkan hingga di depan pagar rumah jelang pukul satu malam.

Saatnya beristirahat, sembari mengingat pengalaman seru meliput kegiatan UD Trucks di Palembang, sekaligus menikmati suasana kota terbesar kedua di pulau Sumatera itu termasuk merasakan beberapa sajian kuliner khas di sana.

Well, sampai ketemu di perjalanan jbkderry.com berikutnya. Terima kasih sudah menyempatkan mampir, guys…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s