TIPS (A LA SECANGKIR KOPI) BUAT EMAK-EMAK BAWA MOBIL

sumber foto: istimewa

Jakarta – Salah satu problem klasik di jalan raya (yang jbkderry.com catat) adalah opini masyarakat, “Hmm, pantesan yang bawa mobil ternyata emak-emak.”

Buat masyarakat umum, ketika emak-emak yang bawa mobil perlu ada kewaspadaan dan pengertian ekstra agar insiden yang tidak diinginkan dapat terhindarkan.

Lantas apakah keadaan ini akan terus terjadi dan mendapat pemakluman abadi? Sebagai media kelas secangkir kopi, jbkderry.com tertarik berbagi tips untuk mengantisipasinya, khususnya buat para emak yang berkendara dengan mobil. Semoga ada manfaatnya. Berikut tipsnya (a la secangkir kopi khas jbkderry.com):

1. Tingkatkan Pemahaman & Pengetahuan Berkendara di Jalan Raya

Berkendara dengan mobil tentu bukan sekadar mengerti teknik dasar menjalankannya. Ini pemahaman yang menurut jbkderry.com paling umum yang kurang tepat dimaknai.

Berkendara dengan mobil di jalan raya menuntut pemahaman dan pengetahuan yang lebih jauh dari hal itu.

Dibutuhkan lebih jauh soal kemampuan pengemudi untuk mengerti arti fitur-fitur di kendaraan, serta lebih jauh lagi soal kemampuan membaca serta merespon situasi jalan raya yang dilalui.

Contoh persoalan paling umum adalah bagaimana cara berpindah lajur yang benar, bagaimana fungsi penggunaan sein yang benar, bagaimana teknik berbelok yang tepat, bagaimana menggunakan klakson yang sesuai pada tempatnya, serta bagaimana teknik mengerem yang aman.

Tanpa kemauan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan berkendara, maka persoalan emak-emak yang suka pindah lajur semaunya dan tiba-tiba akan tetap terjadi. Dan hal itu tentu membahayakan buat lingkungan sekitar termasuk pada emak-emak yang nyetir mobil itu sendiri.

2. Gunakan Mobil Praktis dan Pahami Fiturnya

Salah satu kalimat legendaris dari Jusri Pulubuhu, founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) adalah “Menyetir mobil itu adalah full time job” alias menyetir mobil itu kerja penuh tanpa henti. Lengah sedikit saja sepersekian detik, insiden yang tidak diinginkan siap terjadi.

Nah, mengingat menyetir mobil itu adalah pekerjaan penuh dan bukan parah waktu, sebaiknya emak-emak yang nyetir mobil bisa menggunakan kendaraan yang lebih praktis.

Maksudnya? Mari coba diurai dan silakan ditambahkan di kolom komentar di bawah jika ada yang masih dirasa kurang.

Mobil yang dikendarai sebisa mungkin yang praktis dan tidak merepotkan, mulai dari ukuran kendaraan yang praktis (baca: compact atau mungil seperti city car), bertransmisi otomatis (biar gak repot soal ganti gigi harus injak kopling), kondisi kendaraan yang sehat (dan intens dirawat berkala).

Soal kondisi kesehatan kendaraan juga punya faktor krusial dalam menciptakan suasana berkendara yang lebih nyaman dan aman sepanjang perjalanan. Kondisi kesehatan kendaraan itu meliputi dari kondisi mesin yang sehat, fitur-fitur yang dapat beroperasi secara baik, hingga kinerja kaki-kaki mobil seperti suspensi, pengereman dan ban yang dalam kondisi prima.

Bayangkan saja resiko yang bisa dihadapi pada kendaraan yang suspensinya meleyot, bocor atau keras, alhasil suasana kedamaian saat menyetir pasti tereduksi.

Demikian pula dengan kondisi ban sebagai peranti terakhir dari mobil yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Penggunaan ban yang kurang tepat apalagi sudah dalam kondisi kurang oke, bisa membahayakan misalnya ban slip kehilangan grip (daya cengkeram) atau tetap meluncur saat pengeremen dilakukan, khan, pasti bisa berbahaya.

Nah, saran jbkderry.com, tipe kendaraan yang praktis dan lebih tepat untuk emak-emak yang bermobil tiap hari adalah kendaraan berdesain city car seperti Toyota Agya, Honda Brio, Suzuki Ignis, Mitsubishi Mirage, atau Hyundai Grand i10.

Secara dimensi atau ukuran, kendaraan-kendaraan tersebut lebih kecil dan gesit untuk menunjang mobilitas emak-emak.

Untuk ban, salah satu pilihan ban paling tepat yang bisa digunakan adalah GT Radial Champiro Eco yang secara desain alur dan penampilan keren, praktis, tepat guna, serta lebih ramah di kantong buat dibeli.

Ban GT Radial Champiro Eco tersedia dalam ukuran rim 12-16, dan punya beberapa keunggulan di antaranya tingkat kebisingan yang hening dan telah memenuhi standar/regulasi Eropa, tekanan angin pada ban bisa bertahan lebih lama, membantu penggunaan bahan bakar yang lebih irit, daya cengkeram dan pengendalian jadi lebih mantap baik di jalan basah dan kering karena telah dilengkapi dengan teknologi nanosilika dalam pengembangan dan pembuatannya.

Awraits, demikian tips ringan khas secangkir kopi a la jbkderry.com. Semoga ada manfaatnya buat para emak bermobil dalam upaya membuat kondisi jalan raya lebih nyaman dan aman…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s