ANA CARRASCO PEREMPUAN PERTAMA YANG JADI JUARA DUNIA BALAP MOTOR

sumber image: beinsports.com.

Mancanegara (WSSP300) – Nama Ana Carrasco Gabarron, pembalap perempuan asal Spanyol yang baru berusia 21 tahun, saat ini tengah ramai menjadi ulasan dan perbincangan di dunia motorsport khususnya di dunia balap motor.

Pasalnya rider berparas cantik ini berhasil menjadi juara dunia WSSP 300 dengan mengandalkan performa Kawasaki Ninja 400, sekaligus menjadi perempuan pertama di jagat raya yang berhasil menjadi juara dunia.

sumber image: theguardian.com

Ini bukan kali nama Ana Carrasco mencengangkan dunia motorsport. Pada tahun 2013 di usia 16 tahun, ketika era Moto3 sudah beralih dari kapasitas mesin 125cc menjadi 250cc, dara kelahiran kota Murcia di sebelah Tenggara Spanyol ini berhasil menjadi perempuan pertama yang bisa meraih skor di seri Malaysian Grand Prix 2013, dengan finish di posisi ke-15.

Karir balapnya sendiri sempat mentok pada tahun 2014 dan 2016 karena kendala sponsor dan cidera yang dialaminya. Setelah berjuang untuk kembali di tahun 2016, Ana Carrasco mulai menata kembali masa kejayaannya dengan turun berlaga di World Supersport Championship 300 pada tahun 2017 dengan mengandalkan performa Kawasaki Ninja 300.

Dan puncaknya di tahun 2018 ini, dari delapan race yang digelar di ajang WSSP 300, Ana Carrasco berhasil menjadi kampiun dengan perolehan poin terbanyak yaitu 93 poin, unggul satu poin dari rider asal Spanyol lainnya Mika Perez (92 poin) yang juga menunggangi jenis motor yang sama yaitu Kawasaki Ninja 400.

Persaingan di WSSP 300 sendiri memang terhitung ketat. Dari delapan seri yang digelar pada tahun 2018, Ana Carrasco sendiri “hanya” berhasil menjadi kampiun dua kali pada seri ke-3 di Italia dan seri ke-4 di Inggris. Selebihnya, dirinya gagal masuk ke posisi podium.

Demikian pula runner-up WSSP 300 Mika Perez, prestasi terbaiknya adalah tiga kali menjadi juara kedua pada tiga seri terakhir. Nama Indonesia sendiri sempat berkibar setelah Galang Hendra yang mengandalkan performa Yamaha YZF-R3 bisa menjadi juara pertama pada seri ke-5 di Czech Republic.

Di seri penutup di Perancis pada 30 September 2018, Ana Carrasco sendiri harus puas finish di posisi ke-13. Sementara Galang Hendra yang pada posisi akhir klasemen finish di posisi ke-10 berhasil mendapat tambahan 1 poin, setelah finish di posisi ke-15.

Ana Carrasco sendiri mendedikasikan kemenangannya ini untuk rider asal Spanyol, Luis Salom, pembalap Moto2 yang meninggal akibat insiden di sesi latihan pada tahun 2016.

“Sebuah pencapaian yang sulit dipercaya, tapi kami pantas karena kerja yang sangat keras. Terima kasih kepada tim Kawasaki yang telah mengantarkan saya ke pencapaian ini. Terima kasih juga kepada keluarga dan teman yang mendukung. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Luis Salom, kami dulu adalah kawan baik, dan di hari kami kehilangannya, saya berjanji untuk mendedikasikan titel kemenangan pertama saya untuknya,” kata Ana Carrasco, sebagaimana dikutip dari situs The Guardian.

Darah pembalap Ana Carrasco sendiri memang datang dari keluarganya, ayahnya adalah seorang mekanik dan juga pembalap profesional. Ana sendiri mulai mengendarai motor sejak umur tiga tahun.

Selamat buat Ana Carrasco dan tim Kawasaki…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s