PERJALANAN JAUH KE CIAMIS JADI LEBIH MUDAH DAN NYAMAN

Ciamis – Rabu sore 3 Oktober 2018 sekitar pukul lima sore, kami harus melakukan perjalanan yang lumayan jauh jaraknya Bogor menuju Ciamis. Ibu mertuaku dikabarkan tengah kritis kondisinya, pasca menjalani operasi pengangkatan batu empedu di RSU Ciamis.

Perjalanan mendadak sore itu melintasi rute Jagorawi menuju kawasan Puncak Bogor. Sebuah rute alternatif kesukaan kami beberapa waktu terakhir, ketimbang via JORR dan Cipularang yang harus bayar tarif tol yang lumayan mahal, plus situasi jalannya pun makin macet dan sumpek. Apalagi ketika harus berpapasan dengan iring-iringan truk berukuran besar.

Pengalaman di kawasan tikungan Puncak Bogor

Buat yang pernah lewat jalur Puncak Bogor menuju Cianjur pasti tahu jika rute ini penuh dengan tikungan-tikungan di kawasan perbukitan. Dan tantangan perjalanan kami di sore itu pun semakin besar, karena hujan keras yang mengguyur dan di beberapa titik ada penyempitan ruas jalan akibat upaya perbaikan longsor.

Ya, kawasan Puncak Bogor memang rawan longsor. Itu mungkin juga sebabnya kenapa truk-truk dan bus-bus berukuran besar tidak boleh melintas.

Tapi perjalanan sore itu ada sebuah kejutan perjalanan yang cukup mencipta kesenangan berkendara yang lebih baik buat saya. Ya, sebuah perangkat damper aktif bermerek Prime Active Suspension Stabilizator membuat pengalaman berkendara sore jelang petang lebih menyenangkan.

“Syet, mobil jadi lebih stabil dan lebih mudah dikendalikan saat melibas tikungan. Pun demikian saat melibas kontur jalanan bergelombang atapun rusak, hentakan pada bodi mobil jadi lebih minim. Dalam beberapa saat, saya seperti tengah mengemudikan sedan yang groud clearance-nya rendah.”

Pengalaman di Padalarang

Malam mulai meninggi saat Darth Vader (nama Hyundai Tucson kami), melintasi rute menuju Padalarang dari kota Cianjur.

Di sini, kami harus menghadapi tantangan perjalanan lainnya, yaitu truk-truk besar yang jalannya lamban namun sangat menguasai ruas jalan. Apalagi masih ada beberapa titik tikungan-tikungan yang cukup menantang di antara perbukitan.

Tantangan lainnya adalah lokasi pasar rakyat, setidaknya ada tiga kali di antara Cianjur dan Padalarang. Titik-titik pasar rakyat ini meski sudah lewat sembilan malam dan tidak lagi ramai, tapi tetap mencipta situasi lalu lintas yang tidak terduga misalnya motor atau mobil yang tiba-tiba ngeloyor keluar dari gang, atau orang yang tiba-tiba menyeberang.

Alhasil kemampuan bermanuver dan pengereman kendaraan cukup diuji. Sejatinya, setelah 1,5 tahun bersama Darth Vader, kinerja handling dan suspensi mobil sudah sangat baik. Cukup menjadi alasan untuk saya jatuh cinta terus pada kendaraan berdesain compact SUV ini. Tapi surprise, keberadaan Prime Suspension Active Stabilizator semakin membantu membuat kinerja handling, suspensi dan pengereman mobil jadi lebih baik.

Alhasil, perjalanan jadi lebih tidak terasa jauh sejauh ini, tetap nyaman.

Perjalanan di Purbaleunyi

Sudah lepas jam sembilan malam, waktu Darth Vader membawa kami masuk ke kawasan tol Purbaleunyi. Buat Anda yang pernah melintasi rute ini pasti paham dengan kondisi jalanan bergelombang, plus banyak gundukan mirip jembatan saluran saat menuju pintul tol akhir Cileunyi.

Dua hal itu cukup mengganggu kenyamanan berkendara, dan jika mobil kurang fit khususnya di bagian kinerja kaki-kaki (baca: suspensi dan perangkat rem) bisa membahayakan. Diperlukan pula kewaspadaan lebih agar mobil tetap melaju pada ruas jalan yang benar, dalam arti tidak berpindah lajur dan bisa membahayakan.

Sekali lagi, keberadaan perangkat Prime Suspension Active Stabilizator membuat kenyamanan dan laju stabil kendaraan bisa lebih didapatkan.

Dua jam lebih Rancaekek menuju Ciamis

Damper Prime Suspension Active Stabilizator yang terpasang di Darth Vader.

Jam sudah menunjukkan lebih dari pukul sepuluh malam, saat Darth Vader melintasi kawasan Rancaekek. Ada dua titik kemacetan yang cukup panjang terjadi, karena bubaran buruh pabrik. Ya, hidup siapapun presidennya hingga kini, ternyata tetap mencipta ruang bagi sebagian masyarakat kecil untuk berjibaku mencari nafkah untuk membiayai kebutuhan hidup.

Di saat beberapa orang sudah terlelap, para buruh pabrik ini baru selesai menjalankan tugas kerjanya. Rutinitas kerja yang harus mereka jalani sesering mungkin, biar dapur rumah tetap berasap dan anak-anak bisa bersekolah dengan baik.

Masuk ke kawasan Nagreg, tantangan klasik pun kembali terjadi. Truk-truk dan bus-bus berukuran besar menjalankan tugas kerja yang tidak kalah beratnya ketimbang para buruh pabrik tadi, bahkan lebih berat pastinya karena harus tetap melek mata sepanjang jalan menuju tujuan.

Sementara buat kami adalah tantangan pula untuk mendahului mereka, jika tidak waktu perjalanan akan lebih panjang untuk tiba.

“Syet, pembalap,” kata bini singkat, meresponku yang membawa kendaraan melaju cukup kencang melibas tikungan menurun di atas permukaan jalan yang bisa dikatakan cukup bergelombang di kawasan Nagreg.

Ya, negeri ini bukan rahasia lagi sudah cukup lama dibangun a la kadarnya, termasuk kondisi jalan yang banyak gelombangnya. Mungkin juga merepresentasikan keinginan kita yang lebih suka keadaan yang miring dan sinting.

Saya cukup pede melajukan Darth Vader malam itu, karena kondisi mobil yang lebih nyaman dan lebih mudah untuk menaklukkan tikungan. Sederhananya, cukup mampu meredakan rasa lelah untuk sebuah perjalanan mengemudi yang cukup lama. Butuh 7,5 jam untuk membawa kami tiba di Ciamis pukul setengah satu dinihari (Ya, dikurangi sekitar 15 – 20 menit istirahat dan sholat di sebuah Masjid selepas kota Cianjur).

Perjalanan ke Ciamis kali ini bukan perjalanan liburan, apalagi anak-anak sebenarnya tengah menjalani UAS yang terpaksa harus ditinggal demi menjenguk Nenek Ida, dengan harapan beliau bisa kembali sehat dan membuat kelucuan-kelucuan sebagai mantan guru TK saat kami tiba kembali di rumahnya kelak, amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s