PEMILIHAN MOBIL TERBAIK MENGUNTUNGKAN SIAPA? (ARTIKEL SECANGKIR KOPI)

Jakarta – Jumat 19 Oktober 2018, jbkderry.com menerima sebuah pesan WA tentang kecelakaan lalu lintas yang salah satunya melibatkan mobil (yang diklaim) terbaik. Nahasnya bagian kiri depan frontal dari mobil terbaik tersebut terpapas habis mulai dari headlamp, kap mesin, hingga pilar-A.

Dan jika melihat fotonya lebih lanjut, bagian samping kiri di bagian pintu penumpang depan juga habis.

Pertanyaan langsung mengemuka di benak founder jbkderry.com melihat kondisi kendaraan di lead photo artikel tersebut.

“Kok bisa yah? Apakah crumple zone-nya kurang paten? Apakah side impact beam-nya kurang kokoh?”

Tapi satu hal yang hampir bisa dipastikan, jika ada penumpang depan nampaknya kondisinya akan lumayan parah, terlepas adanya sistem proteksi dari sabuk pengaman dan bantalan udara yang cenderung melindungi bagian badan (tapi bagaimana dengan kondisi proteksi di bagian kepala?).

Seketika informasi ini mengingatkan founder jbkderry.com waktu masih mendapat amanat pekerjaan sebagai Managing Editor di CarMall.com (sister media sgcarmart.com) tahun 2012 – 2013. Waktu itu, ada instruksi untuk membuat pemilihan mobil terbaik dari Singapura.

Setelah melalui diskusi dan diwarnai argumentasi, manajemen kantor di Singapura setuju, jika formatnya diubah menjadi Editor’s Choice dan Reader’s Choice.

Setiap mobil yang telah diuji dalam waktu kurun satu tahun, dipilah berdasarkan segmen marketnya. Mobil low MPV disatukan dengan low MPV, lalu dipilih tiga terbaik berdasarkan tim editorial. Demikian pula dengan segmen mobil lain disatukan berdasarkan kelasnya masing-masing.

Tiga mobil terbaik dari masing-masing segmen kemudian dilempar ke publik melalui format “Reader’s Choice”. Seingat founder jbkderry.com, ini pertama kali format seperti ini ada di media mainstream bidang otomotif di Indonesia dalam format digital.

Kenapa founder jbkderry.com menolak pemilihan mobil terbaik? Jawabannya sederhana, “Setiap mobil punya segmentasi atau klasifikasi secara umum. Bagaimana mungkin mobil berdesain city car (yang harganya seratusan juta) akan diadu dengan mobil berdesain SUV (harga di atas Rp 300 jutaan)? Lalu siapa sih yang akan diuntungkan dengan adanya pemilihan mobil terbaik?”

Sebagai media kelas secangkir kopi, jbkderry.com punya nilai kebebasan dan kemerdekaan lebih untuk mengulasnya. Mudah-mudahan ada manfaatnya untuk Anda, dan kalaupun tidak, setidaknya untuk berbagi perspektif saja.

Mari diulas satu per satu…

Produsen

Produsen bisa diuntungkan dari perspektif promosi dan marketing, KALAU…

Kalau kemudian mobil terbaik yang dipilih ternyata sesuai dengan ekspektasi publik. Kalau tidak bagaimana? Kalau tidak, berarti tidak menguntungkan.

Sudah banyak contoh, mobil-mobil terbaik kemudian berbanding terbalik dengan hasil penjualan, yang berimbas kemudian dihentikannya penjualan mobil tersebut di pasaran.

Publik

Publik bisa diuntungkan dari segi panduan membeli, KALAU…

Kalau mobil terbaik yang dipilih dapat memenuhi faktor kebutuhan dasar, yaitu kendaraan transportasi yang aman, nyaman dan efisien.

  • Aman; jika dapat dapat memberikan proteksi maksimal jika terjadi insiden yang tidak diinginkan, khususnya jika terjadi kecelakaan fatal.
  • Nyaman; jika dapat memberikan rasa nyaman kepada seluruh penumpang, khususnya kepada pengemudi sepanjang perjalanan. Termasuk ketika melakukan perjalanan jarak sedang atau jauh sekalipun.
  • Efisien; Jika dapat menghemat biaya operasional, termasuk dalam konsumsi BBM, biaya perawatan berkala, dan biaya pembelian suku cadang asli.

Kalau tidak memenuhi tiga kriteria umum tersebut, publik akan mudah merasa kecewa dan kehilangan rasa kepercayaan pada pihak penyelenggara pemilihan mobil terbaik tersebut.

Penyelenggara Mobil Terbaik

Penyelenggara mobil terbaik diuntungkan, KALAU…

  • Produsen senang, dan bisa mendapat biaya belanja iklan, kerjasama ataupun aktivitas marketing promosi lainnya.
  • Publik senang dan terpuaskan, jika mobil yang direkomendasikan sebagai mobil terbaik sesuai dengan ekspektasi dan harapan mereka, khususnya terkait tiga kriteria umum di atas.

Kalau tidak, bagaimana? Sudah bukan rahasia jika konsekuensinya adalah keberadaannya diabaikan (dan semakin diabaikan) oleh publik, dan siap-siap menerima hukuman gejala disrupsi.

Awrait, demikian artikel sederhana a la secangkir kopi khas jbkderry.com. Semoga ada manfaatnya, setidaknya untuk menambah sudut pandang pada pemilihan mobil terbaik.

Terima kasih telah bersedia mampir. Silakan subscribe via email jika Anda merasa senang dan ingin mendapatkan informasi artikel-artikel terbaru di jbkderry.com.

Selamat berakhir pekan, semoga menyenangkan.

One Reply to “PEMILIHAN MOBIL TERBAIK MENGUNTUNGKAN SIAPA? (ARTIKEL SECANGKIR KOPI)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s