3 PERELI DARI 3 PABRIKAN MOBIL BEREBUT TITEL JUARA DUNIA WRC 2018 DI SERI TERAKHIR

Sebastien Loeb sukses menghapus puasa gelar juara seri WRC setelah lebih dari 5 tahun. (sumber image: WRC)

Mancanegara (WRC) – Putaran ke-12 WRC 2018, 25 – 27 Oktober, di Spanyol menyisakan pertarungan sengit buat kandidat juara dunia di tahun ini; Sebastien Ogier (Ford Fiesta/M-Sport Ford World Rally Team), Thierry Neuville (Hyundai i20/Hyundai Shell Mobil World Rally Team), dan Ott Tanak (Toyota Yaris/Toyota Gazoo Racing World Rally Team).

Disebut sengit, karena juara serinya justru bukan dari ketiga kandidat tersebut, melainkan juara dunia 9 kali Sebastien Loeb yang memacu Citroen C3 (M Sport World Rally Team). 

Loeb berhasil memenangkan pertarungan ketat 2,9 detik di depan sang pemuncak klasemen Sebastien Ogier yang harus puas finish di posisi kedua. Buat Loeb, ini tentu kemenangan yang spesial, karena setelah lebih dari lima tahun baru kali ini lagi pereli 44 tahun asal Perancis ini bisa kembali juara seri.

Buat Sebastien Ogier, posisi kedua ini plus tambahan 4 poin di Power Stage sudah cukup membawanya berada di puncak klasemen sementara dengan nilai 204.

Ogier sukses melampaui poin pesaing terberatnya Thierry Neuville yang harus puas finish di keempat kali ini, setelah sempat mengalami kendala di bagian roda belakang kanan hanya beberapa meter menjelang garis finish.

Neuville yang sempat mencium bau podium, harus puas finish 0,5 detik di belakang Elfyn Evans (Ford Fiesta/M-Sport Ford World Rally Team) yang sukses finish di podium ketiga.

Satu kandidat juara dunia lainnya di tahun 2018 ini, Ott Tanak harus puas finish di posisi keenam di belakang Dani Sordo (Hyundai i20/Hyundai Shell Mobil World Rally Team) yang finish di posisi kelima. Beruntung di Power Stage, Tanak berhasil meraih tambahan poin maksimal 5 poin.

Dengan hasil ini, ketiga pereli yang disebut di awal di atas akan menentukan titel juara dunia di Australia (15-18 November).

Ogier sementara berada di puncak klasemen dengan nilai 204, Neuville menguntit dengan defisit tiga poin di belakangnya (nilai 2012), serta Ott Tanak yang masih memiliki kans sebagai juara dunia tahun ini (meski tipis) dengan nilai 181.

Keseruan perburuan gelar tidak hanya terjadi di klasemen pereli, di klasemen manufaktur, pertarungan pun menyisakan ketegangan hingga di seri terakhir. Tambahan 11 poin dari Dani Sordo, membuat jarak poin dengan Hyundai Shell Mobil World Rally Team tinggal 12 poin dari Toyota Gazoo Racing World Rally Team.

Toyota Gazoo Racing World Rally Team berada di puncak klasemen sementara manufaktur dengan nilai 331, Hyundai Shell Mobil World Rally Team dengan nilai 319 poin. Pun demikian dengan M-Sport Ford World Rally Ream masih punya kans sebagai juara dunia manufaktur di tahun 2018 ini dengan nilai 306.

Wuih, seru neeh. Tunggu laporan artikel berikutnya di jbkderry.com untuk akhir ketegangan pertempuran sengit WRC 2018 ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s