CRAZY RICH ASIANS: FILM ROMANTIS PENGINGAT DASAR PELAJARAN HIDUP

Jakarta – Seorang kawan baik yang brilian sudah menulis tentang resume film Crazy Rich Asians di akhir bulan September 2018 lalu. Artikelnya Anda bisa baca di sini.

Yup, buat yang sudah mengenal penulis link artikel di atas pasti paham, sangat sulit menandingi referensi wawasan, tabungan diksi, dan kemampuannya merajut kata menjadi kalimat yang super indah dan sangat membius. Sederhananya, artikelnya kelas “mahal” layaknya dari sudut pandang keluarga Eleanor di film berdurasi dua jam ini.

Nah, artikel receh remeh temeh ini pun bukan berarti mengupas Crazy Rich Asians dari sudut pandang Rachel Chu. Pasalnya cewek dari Nick Young itu adalah profesor ekonomi di New York University, cuy…

Jadi katakanlah artikel ini adalah artikel resume yang sangat terlambat dibuat oleh seorang murid bandel yang selalu datang telat dan duduk di bangku belakang dari TK hingga  di bangku kuliah S1. Sebuah coretan dari pinggiran jalan…

Yuk, kita mulai…

Melihat film dengan biaya pembuatan US$ 30 juta, dan nilai keuntungan kabarnya mencapai US$ 234,1 juta, ada beberapa makna dan pesan pengingat pelajaran dasar hidup buat jbkderry.com.

Meski bahasa Inggris jbkderry.com level anak TK, tapi pengen banget nulis kutipan di bawah ini pasca nonton film tersebut:

  • Just never ever loose your love. You must keep it for good.
  • We are somebody because of our self, not others.

Kutipan kelas acak adut itu jbkderry.com tulis di atas kertas, saat menonton film ini di layar laptop kerja. Saat ada inspirasi, filmnya di-pause dulu, ambil pulpen lalu dicatat di atas kertas.

Kutipan itu tentu ada latar belakang argumentasinya…

Kutipan pertama, “Just never ever loose your love. You must keep it for good.”, jbkderry.com tangkap maknanya justru bukan karena sebab utama hubungan Nick dan Rachel, justru pada hubungan pernikahan Astrid (sepupu Nick) dan suaminya Michael.

Michael yang merasa terus tidak dihargai oleh Astrid dan keluarganya yang super kaya, akhirnya memilih berselingkuh.

Michael merasa tidak bersalah atas perselingkuhan itu, tapi kata-kata berkelas Astrid menohok laki-laki itu, “Mari kita perjelas. Masalah kita bukan karena harta keluargaku. Tapi kau pengecut. Kau menyerah pada kami. Tapi aku sadar, bukan tugasku untuk menjadikanmu pria. Kau memang bukan pria.”

“Terima kasih buat Lebah Ganteng yang selalu keren terjemahannya.”

Kutipan kedua terinspirasi dengan kejadian dialog Rachel Chu dengan seorang perempuan yang nampaknya lebih kaya dari Eleanor Young di gereja, serta dialog Rachel Chu dengan Eleanor di ruko kecil tempat permainan mahjong di kawasan padat di Singapura.

Dialog terakhir dari Rachel Chu yang menohok ke Eleanor Young tidak akan jbkderry.com buka di sini, tapi pesan moralnya iya, yaitu “perbedaan kualitas hidup dan kekayaan bisa saja mencampakkan kita sebagai manusia biasa kapan saja, tapi bukan itu intinya yang tertinggi buat diri masing-masing.”

“Apakah kita sebagai manusia biasa saja dengan kualitas hidup sederhana, bukanlah hal yang paling hina dina, yang terpenting adalah cara kita melihat, menghargai dan memperlakukan diri sendiri dengan terhormat.”

Sederhananya, jangan pernah kehilangan integritas dalam hidup.

Film ini keren banget buat ditonton, bahkan berulang kali. Alurnya sederhana dan mengalir, serta mudah dimengerti sekaligus jadi pengingat jika peran hidup apa saja (yang penting bukan koruptor) dan dijalani dengan baik adalah terhormat.

Jika kawan hebat yang disinggung di atas mengingatkan film ini pada keluarga dari rezim yang 32 tahun memerintah negeri ini, jbkderry.com justru lebih diingatkan pada hal yang sederhana, yaitu keluarga kecil di rumah.

“Terpenting dalam hidup adalah selalu ada sahabat yang bersama kita di segala keadaan, saling berbagi cerita, saling mendengarkan, dan memberikan pelukan hangat saat kita butuhkan, khususnya dari pasangan hidup dan anak-anak di rumah.”

Soundtrack film “Can’t help falling in love” milik mendiang Elvis Presley yang di-cover, serta Yellow (milik Coldplay) yang dinyanyikan ulang oleh Katherine Ho mengingatkan kita kembali pada hal dasar untuk selalu berbahagia dan bersetialah pada pasanganmu di segala situasi…

Awrait, demikian dulu. Semoga resume film Crazy Rich Asians yang remeh temeh ini ada manfaatnya untuk Anda. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk berkunjung, jangan lupa bahagia…

Oh iya, mumpung ingat, mata jbkderry.com juga terpaku pada full-size sedan Hyundai i40 yang menjadi kendaraan taksi yang ditumpangi Rachel Chu dan ibunya ke Bandara Changi.

Syet, desain mobil Hyundai memang keren dan langsung bikin jatuh cinta, cuy…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s