CARLOS GHOSN SANG MALAIKAT PENYELAMAT NISSAN DITANGKAP KEPOLISIAN JEPANG

sumber image: NBC News

Mancanegara (Jepang) – Senin 19 November 2018 mungkin akan menjadi salah satu hari paling mengejutkan di industri otomotif dunia sepanjang tahun ini.

Bagaimana tidak jika sang “malaikat” penyelamat Nissan dari situasi kebangkrutan pada tahun 1999, Carlos Ghosn, ditangkap kepolisian Jepang.

Carlos Ghosn yang menjabat sebagai Chairman di aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi ditangkap karena dugaan manipulasi laporan pendapatan selama 5 tahun terakhir. Ia bukan satu-satunya petinggi yang ditangkap kepolisian Jepang, karena bersamanya ada Greg Kelly yang menjabat sebagai Direktur Representatif di Nissan yang diduga terlibat dalam manipulasi keterangan pendapatan tersebut.

Padahal dari informasi dari BBC, gaji total Carlos Ghosn dari ketiga brand tersebut mencapai 13,3 juta Poundsterling atau sekitar Rp 250,04 miliar (nilai kurs Rp 18 ribu). Hmm, jadi ingat narasi utama dari film James Bond, The World is Not Enough.

“Saya merasa putus asa, marah sekaligus sakit hati dengan kejadian ini,” kata Hiroto Saikawa, Chief Executive Nissan, sebagaimana dikutip dari BBC, Senin (19/11).

Berdasarkan data dari Carsalesbase, di tahun 2017 lalu Nissan berada di posisi ke-5 sebagai produsen mobil dengan penjualan terbanyak di dunia yaitu sebesar 4.834.694 unit dengan nilai pertumbuhan di atas 5%. Sementara Renault berada di posisi ke-11 dengan angka penjualan 2.275.227 unit, serta nilai pertumbuhan di atas 7%.

Dalam keterangan resminya, pihak Nissan menyebut jika Carlos Ghosn telah banyak melakukan pelanggaran signifikan lainnya seperti penggunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Selasa, 20 November 2018, jbkderry.com pun menerima email dari pihak Mitsubishi Indonesia mengenai sikap induk perusahaan mereka Mitsubishi Motors Corporation di Jepang mengenai hal ini. Inti dari email tersebut adalah Carlos Ghosn secara resmi telah diberhentikan dari posisinya sebagai Chairman, sekaligus akan melakukan investigasi internal mengenai kesalahan yang telah dilakukan oleh Ghosn.

Carlos Ghosn dibantu Greg Kelly telah melakukan manipulasi informasi pendapatan perusahaan senilai US$44 juta atau sekitar Rp 638 miliar (nilai kurs Rp 14.500) dalam lima tahun terakhir.

Atas kejahatannya ini, dalam keterangan pers di CNN, Carlos Ghosn dapat dituntut hukuman maksimal manipulasi keterangan finansial selama 10 tahun penjara dan denda hingga mencapai US$89.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Carlos Ghosn sendiri dari keterangan beberapa sumber belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini.

One Reply to “CARLOS GHOSN SANG MALAIKAT PENYELAMAT NISSAN DITANGKAP KEPOLISIAN JEPANG”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s