HONDA CR-V YANG TIDAK PERNAH ADA MATINYA

Jakarta – Sebagai penyuka berat kendaraan berdesain SUV, salah satu yang nyaris tidak pernah luput dari mata dari jbkderry.com adalah Honda CR-V. Mulai dari generasi pertama hingga generasi lima yang terbaru, semuanya punya magnet yang tetap mempesona di jalan.

Sederhananya, model generasi pertama tidak serta terlihat basi dan usang hanya karena generasi kelima sudah ada. “Setiap desain Honda CR-V berbeda satu sama lain, sangat dipikirkan, jadi selalu menarik untuk dilihat,” kata bu Yonna, pengamat SUV kelas secangkir kopi, Senin 7 Januari 2019. 

Setiap generasi Honda CR-V hadir dengan identitas dan pesona masing-masing. Buat yang masih suka dengan desain sudut lancip dan cenderung meng-kotak pasti lebih suka generasi pertama dan kedua. Apalagi kesan jip masih sangat kuat dengan gendongan ban serep di pintu belakang.

Generasi ketiga yang jbkderry.com pengen punya saat ini, punya signature desain moncong a la Walrus, dan di pasar mobkas sudah bisa didapat di bawah Rp 150 juta.

Generasi keempat, apalagi generasi kelima sudah mengusung konsep desain SUV urban kekinian dengan garis lampu yang menyipit dan futuristik. Jujur, untuk generasi kelima, garis desain lampu depan dan belakangnya sangat mempesona.

Pantaslah, jika di segmen urban SUV dengan sasis monokok, Honda CR-V punya pangsa pasar terbesar di segmennya. Desainnya sangat menarik seperti ingin menyampaikan bagaimana para desainer dan engineer Honda mentranslasikan tagline “The Power of Dreams” menjadi kenyataan.

Kalau punya duit lebih, pasti generasi kelima Honda CR-V ini sudah pasti jbkderry.com miliki, tapi karena duitnya masih di awang-awang, yah, sementara ini masih disimpan di benak, sambil menyeruput secangkir kopi, “Semoga mimpi punya Honda CR-V generasi ketiga apalagi kalau bisa generasi kelima bisa terkabul kelak.”

Ya, SUV dari Honda ini memang pantas diimpikan oleh banyak orang di dunia. Kalau tidak percaya silakan data klik di sini, info dari situs Carsalesbase mengenai data penjualan Honda CR-V dari tahun ke tahun mulai 1997 hingga 2018.

Awrait, itu saja dulu artikel ringan khas secangkir kopi kali ini, guys. Semoga ada manfaatnya, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s