BERSEPEDA DENGAN RITME BUAT NAKLUKIN RUTE TANJAKAN

Bogor –  Sabtu 23 Februari 2019, founder jbkderry.com kembali sepedaan ke rute tanjakan. Kali ini kembali tujuannya menaklukkan rute tanjakan Bukit Hambalang, namun dengan rute yang berbeda yaitu melalui jalur Tagana Indonesia.

Dari 10 sepeda, empat di antaranya adalah sepeda lipat custom yang disebut-sebut bakal lebih mudah dan enteng buat menaklukkan tanjakan. Sementara si Little Wolverine (nama sepedanya founder jbkderry.com) hanya sempat ganti batangan sadel karena murnya yang sudah aus.

Rute ini sebelumnya sudah pernah dilalui para anggota komunitas sepeda “Kopi Ireng Gowes” yang berdiri sejak tahun 2018 lalu, namun pada percobaan pertama gagal. Di percobaan kedua ini, dari 10 pesepeda hanya satu orang yang bisa gowes tanpa putus sampai atas, yaitu founder jbkderry.com.

Juragan burung yang biasanya jadi road captain pun terperangah, “Gokilz, cuma dia saja yang bisa gowes tanpa putus. Bagaimana kalau sudah pakai seli (baca: sepeda lipat), tambah ketinggalan kita.”

Ya, ada niatan founder jbkderry.com juga buat bangun seli kayak teman-temannya, tapi tunggu rezeki masuk dulu. Tapi terlepas dari itu, berikut tipsnya untuk bisa tetap tangguh di tanjakan:

1. Istirahat dan sarapan yang cukup: poin kayaknya gak perlu penjelasan lebih lanjut.

2. Selain kondisi sepeda yang sehat, pastikan cari posisi mengemudi yang enak, dalam hal ini umumnya berkenaan dengan tinggi rendah posisi sadel.

3. Sebisa mungkin sudah pernah mensurvei lokasi trek yang dituju. Founder jbkderry.com sebelumnya sudah pernah survei trek ini dengan Bumblebee (Yamaha Aerox 155VVA). Kenapa ini penting? Supaya kita tahu kondisi trek yang akan dilalui, dan bisa menjadi referensi kita saat gowes menaklukkan trek menuju titik akhir alias titik puncak yang dituju.

4. Gowes dengan ritme dan jangan nafsu. Ya, bersepeda dengan ritme itu membantu kita menjaga energi yang dibutuhkan buat menggenjot pedal sepeda hingga titik puncak di atas sana. Poin ketiga di atas juga berhubungan juga dengan poin keempat ini, termasuk dalam hal menciptakan sugesti pada diri sendiri ketika akan melintasi rute tanjakan yang lumayan panjang dan medan kemiringannya lumayan bikin hati bergetar, misalnya, “Sebentar lagi kok, gak jauh dari sini sudah sampai.”

5. Paham transisi gigi yang dibutuhkan saat melibas tanjakan. Founder jbkderry.com sendiri saat melibas tanjakan yang lumayan panjang sekitar 6 – 7 km di rute ini umumnya menggunakan gigi depan dan belakang yang paling ringan, supaya beban di kaki semakin enteng pada saat menggenjot pedal sepeda.

Kira-kira itu lima tips buat menaklukkan tanjakan buat goweser pemula seperti jbkderry.com. Semoga informasi ini bermanfaat, dan terima kasih telah menyempatkan waktu untuk mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s