KINI SETIAP BULAN ADA SEKITAR SERIBU SOPIR BARU TRUK DI INDONESIA

Pak Eko, salah satu pengemudi truk yang mengikuti kegiatan sosialiasi dan pelatihan safety driving yang digelar UD Trucks Indonesia, Rabu 27 Februari 2019 di areal Terminal Peti Kemas Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jakarta – Saat memenuhi undangan kegiatan apresiasi pengemudi truk di Tanjung Priok yang dilaksanakan UD Trucks Indonesia bekerjasama dengan Terminal Petikemas Koja dan Polres Tanjung Priok, Rabu 27 Februari 2019, jbkderry.com sangat tertarik dengan pernyataan Bambang Widjanarko, Deputy COO Astra UD Trucks Indonesia.

“Di tahun 2018 lalu pasar kendaraan kargo, dalam hal ini truk kategori 3 dan 5, di kisaran 26.000 unit. Itu berarti ada sekitar 2.000an truk di kategori tersebut yang terjual setiap bulannya. Dan dari sekitar 50 persen dari angka itu telah menyerap sekitar sopir atau pengemudi truk baru, atau dengan kata lain ada sekitar 1.000 orang yang jadi pengemudi baru yang diserap. Di tahun 2019, potensi pasar kargo pun diprediksi akan naik di kisaran 12 persen, dan salah satu produk andalan kami di segmen tersebut adalah yang kami bawa saat ini yaitu UD Trucks Quester tractor head CKE 280 yang telah dilengkapi dengan teknologi terkini yang memudahkan kinerja pengemudi, termasuk melalui sektor keamanan dan keselamatan berkendara,” kata Bambang Widjanarko.

Berangkat dari faktor tersebut pulalah, UD Trucks Indonesia kembali memulai agenda program kegiatannya di tahun 2019 ini, yaitu berupa kampanye, sosialisasi dan pelatihan mengemudikan truk yang lebih aman dan teredukasi.

“Kegiatan ini telah rutin kami laksanakan sejak tahun 2016, dan sudah ada sekitar 2.500an orang pengemudi truk yang telah mengikuti dan merasakan manfaatnya. Salah satu tujuan kegiatan ini rutin kami laksanakan adalah sebagai bentuk apresiasi kami dari UD Trucks Indonesia yang memandang pengemudi truk sebagai ujung tombak di dalam lingkaran perputaran bisnis ini. Untuk itu penting halnya dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pembekalan yang lebih profesional, sehingga ke depannya mereka dapat mengemudikan truk dengan lebih aman,” kata Handy Lim, Direktur Sales dan Logistik UD Trucks Indonesia.

“Salah satu indikator untuk mengukur kesuksesan kegiatan ini kami dapatkan melalui komunikasi dengan para perusahaan pelanggan yang telah loyal membeli kendaraan niaga dari Astra UD Trucks Indonesia,” imbuh Bambang Widjanarko.

Pihak perwakilan Terminal Peti Kemas Koja, yaitu R.Istrijanto selaku Manager HSSE TPK Koja mengapresasi kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2019 tersebut. “Keselamatan mengemudi adalah faktor utama yang kami selalu tekankan, sehingga kegiatan sosialisasi kegiatan kerjasama antara pihak kami dengan UD Trucks Indonesia dan pihak kepolisian RI ini tentu sangat bermanfaat untuk menekan terjadinya angka kecelakaan. Sebagaimana telah diketahui, faktor pengemudi adalah salah satu faktor utama terjadinya kecelakaan.”

Wuih, salut buat UD Trucks Indonesia, Astra UD Trucks Indonesia, Terminal Peti Kemas Koja dan kepolisian RI dalam upaya menciptakan lalu lintas jalanan yang lebih aman dan nyaman. Semoga terus berlanjut yah dan bisa semakin dirasakan manfaatnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s