PENGALAMAN UNIK NAIK TRANSPORTASI PUBLIK DI IIMS 2019 #CERITAKEHIDUPAN

Jakarta – Senin sore 19 April 2019, Derry Journey sang pendiri media kelas secangkir kopi jbkderry.com bergegas pulang meninggalkan JIExpo Kemayoran – Jakarta, lokasi penyelenggaraan pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS).

Jelang jam lima sore WIB itu, dan dari keterangan seorang petugas di shelter bus gratis buat pengunjung IIMS 2019, Derry Journey mesti melakukan scan nomor ID di dekat pintu keluar gedung utama. Selanjutnya kembali shelter bus, yang tahun ini nampak berbeda bukan lagi menggunakan unit bus kecil dari grup Bluebird, namun dari TRAC.

Setelah diminta menunggu beberapa saat, seorang petugas perempuan menghampiri, “Karena kendaraan ke Margo City, kami sudah pesankan Grab Car. Tapi tenang saja, tetap gratis kok,” katanya pada Derry Journey.

Beberapa saat meninggalkan pukul lima sore, sebuah Toyota Veloz 1.3 AT berwarna putih datang. Banyak keunikan pada pengalaman itu, karena itu pertama kali ada kebijakan yang Derry Journey tahu menggunakan fasilitas ojek online dan hanya sendiri pula (selain sopir tentunya).

“Iya, memang sendiri, gak ada temennya yang ke arah sana,” kata petugas perempuan itu lagi.

Masuk ke kursi baris kedua, pintu pun dibukakan. Dan sang sopir ternyata berpakaian sangat religius, head unit-nya pun melantunkan ayat-ayat suci, namun sesaat kemudian digantinya dengan suara radio FM.

Cerita kehidupan dari sang sopir pun dimulai. Ternyata dia adalah pria asal Blitar yang sudah 20 tahun punya bengkel di Pasar Mobil Kemayoran, dan kini katanya sudah punya empat bengkel.

“Tapi bengkel sekarang sepi, saya bahkan minta para mekanik untuk bisa cari duit sendiri,” kata pria yang tepat berusia 40 tahun di tahun 2019 ini.

Hal ini pulalah yang mendorong, sopir Grab Car yang mengaku telah punya empat anak itu sejak tiga tahun lalu nge-Grab. “Sebenarnya jalanin pekerjaan sebagai sopir Grab itu juga rezeki-rezekian. Ada dua keluarga yang juga nyetir dari pagi sampai malam, tapi cukup kelabakan. Saya alhamdulillah masih cukup bayar cicilan Rp 5,2 juta per bulan, bayar angsuran rumah dan lain-lain. Yah, mesti tahu juga kiatnya, misalnya harus keluar lebih pagi. Biasanya maksimal jam enam pagi saya sudah aktifkan aplikasi dan terima orderan.”

Dua anak pertamanya dimasukkan pesantren penghapal kitab suci di sekitar GOR Pakansari. “Yang tua yang laki-laki, tapi adiknya yang perempuan yang lebih rajin dan pintar. Mungkin karena anak laki-laki jadi agak bandel. Adiknya yang perempuan sudah hapal 15 juz.”

Ia menyebut pesantren tempat anaknya sekolah tidak mahal, karena para siswanya diajar kemandirian. Ia menyebut angka tidak sampai sejuta per bulan biayanya per anak, angka yang tentu tergolong sangat murah untuk sistem pendidikan boarding school semacam itu.

Ia juga bercerita cukup panjang tentang lika-liku perjalanan hidupnya, termasuk aktivitasnya sebagai pendakwah yang telah membuatnya sempat berbulan-bulan dijalaninya di wilayah Arab. “Saya sudah siapkan tentu dana buat keperluan keluarga di rumah sebelum pergi waktu itu.”

Soal mendidik anak, ada satu hal yang Derry Journey sempat rekam di memori kepala, “Saya bilang ke anak soal hidup cukup dan sederhana. Misalnya kalau teman-temannya punya banyak mainan, mereka masing-masing cukup punya satu mainan.”

Filosofi kehidupan jalanan ini kembali menyegarkan memori Derry Journey tentang makna-makna hidup. “Hmm, saya gak usah diantar sampai Margo deh, pak. Turunkan saja di jembatan Tanjung Barat, toh juga nanti saya pasti harus sambung kereta untuk pulang. Biar bapaknya bisa lebih cepat mutar cari rezeki lainnya.”

Sekitar jam tujuh malam, Derry Journey pun turun dari low MPV andalan penjualan Toyota itu, dan bergegas naik ke JPO. Cuaca agak gerimis di tengah kondisi lalu lintas yang padat seperti biasanya. Ya, ada banyak cerita perjuangan hidup di masyarakat kebanyakan yang punya sisi unik sebagai tambahan referensi belajar untuk hidup lebih baik, setidaknya untuk lebih bijak.

Terima kasih telah menyempatkan menyimak artikel kelas secangkir kopi ini, semoga ada manfaatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s