MATI KETAWA A LA CAK LONTONG DI ACARA BUKA PUASA MITSUBISHI

Jakarta – Jumat 17 Mei 2019, jbkderry.com media kelas secangkir kopi memenuhi undangan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Al Jazeerah Signature di kawasan Menteng, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, hal yang paling menarik menurut Derry Journey (selaku perwakilan jbkderry.com) adalah sesi stand-up comedy Cak Lontong yang ditemani dua rekannya Insan Nur Akbar dan satu rekan lainnya yang lupa namanya.

Sudah lama rasanya Derry Journey tidak ketawa sengakak momen itu, ketawa sampai dada rasanya sesak kekurangan oksigen. Di momen itu pula, Derry Journey juga jadi paham kenapa kalau pas nonton stand-up comedy off-air sebaiknya tidak merekamnya dalam format video.

Alasannya, takutnya ada audiens tidak tune-in di frekuensi yang sama, bisa-bisa disalah artikan dan bisa memecah polemik. Ya, bukan rahasia lagi karena potongan-potongan video di sosial media malah mengundang polemik yang bisa berujung di ruang hukum dan berbuah jeruji.

Di awal kesempatan, Cak Lontong sempat berujar tentang keyakinannya jika Mitsubishi adalah perusahaan yang kokoh dan mantap. Pasalnya menurut Cak Lontong, di momen buka puasa, pihak MMKSI malah mengundang pelawak bukan pemuka religi.

“Itu membuktikan Mitsubishi di Indonesia dan para jurnalis yang hadir adalah bukan kaum galau,” kata Cak Lontong.

Ada banyak lagi gurauan yang mengundang tawa sampai sesak dada di momen itu, tapi hanya beberapa yang Derry Journey ingat beberapa di antaranya…

Suatu ketika Cak Lontong kerja di klub malam. Terus sebelum pergi kerja, istrinya berpesan kerja yang yang benar; jangan merokok, jangan minum-minuman dan jangan main perempuan.

Gak jauh dari rumahnya, Cak Lontong ketemu pengemis dan mereka pun berdialog.

“Hei, pak pengemis. Aku kasih kamu lima puluh ribu rupiah, kalau kamu merokok.”

Pengemisnya menjawab, “Wah, enggak, pak. Merokok itu tidak baik buat kesehatan.”

Cak Lontong bilang lagi, “Kalau gitu aku kasih kamu seratus ribu rupiah buat beli minum-minuman keras.”

Pengemis itu menimpali, “Wah, daripada beli minum-minuman keras mending duitnya saya tabung, pak.”

Cak Lontong bicara lagi, “Kalau gitu, saya kasih kamu Rp 200 ribu buat main perempuan.”

Pengemis itu merespon, “Wah, jangan, pak. Main perempuan itu dosanya besar.”

Cak Lontong pun menimpali lagi, “Kalau begitu ini aku kasih kamu satu juta rupiah, tapi ikut ke rumah saya.”

Sesampainya di rumah, Cak Lontong bicara pada istrinya di hadapan pengemis itu, “Ini lihat, bu. Kalau orang gak merokok, gak minum-minuman keras dan gak main perempuan, jadinya kayak gini.”

Di lain kesempatan, kawan Cak Lontong dan Insan Nur Akbar juga menunjukkan foto istrinya yang selalu ada di dompetnya.

“Lihat neeh kemana-mana aku selalu bawa foto istri di dompet, dan kalau hidup terasa lagi sulit, saya langsung buka dompet dan lihat foto istriku.”

Cak Lontong dan Insan Nur Akbar pun langsung menyatakan kekagumannya, “Kami hebat yah, tapi kok bisa kalau lihat foto istrimu, beban hidup bisa jadi lebih enteng?”

“Karena di dalam hidup ini gak ada yang bebannya seberat dia.”

Ya, kira-kira itu sepenggal cerita dari stand-up comedy Cak Lontong di acara buka puasa awak media tahun 2019 dengan pihak manajemen PT MMKSI. Semoga ada manfaatnya cerita ini, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s