7 SKUTER LISTRIK TERSEKSI DI TAHUN 2019

Mancanegara – Mumpung lagi happening ngobrolin soal Peraturan Presiden (Perpres) soal pengembangan kendaraan listrik di Indonesia yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo, Senin 5 Agustus 2019, yuk bahas hal-hal terkait yang (mungkin) belum dijadikan artikel oleh media-media gede.

Sebelumnya media kelas secangkir kopi jbkderry.com sudah mengulas versi mobil listrik, silakan simak 10 MEREK MOBIL DENGAN PREDIKSI PENJUALAN KENDARAAN LISTRIK TERBANYAK 2019, dalam artikel kali ini bahasannya sesuai judul, yakni 7 skuter listrik yang terseksi di tahun 2019 versi kanal YouTube Future Lab yang bermarkas di Amerika Serikat:

1. Vespa Elettrica 

Skuter listrik ini pertama kali diperkenalkan di EICMA pada bulan November 2018 di kota Milan, Italia. Vespa Elettrica menggunakan baterei lithium-ion yang disebut mampu menjelajah hingga 100 km saat dalam keadaan penuh.

Untuk pengisian daya baterei hingga penuh butuh waktu sekitar 4 jam. Selain itu Vespa Elettrica juga dilengkapi dengan sistem KERS yang dapat meregenerasi energi saat deselerasi atau perlambatan kecepatan. Harganya? Di Italia saja ditempeli stiker harga sekitar Rp 110 juta.

2. Mahindra GenZe 2.0

Nah, skuter listrik asal India satu ini rupanya sudah dipasarkan di Amerika Serikat. Kecepatan tertinggi nyampe 48 km/jam, dan jarak tempuh hingga 48 km.

Mahindra GenZe 2.0 dibekali batarei Li-ion 1.6 kWh yang dapat dilepas dari posisinya di bawah jok motor, eh, skuter. Untuk pengisian daya dibutuhkan outlet standar 110V dan membutuhkan waktu 4 hingga 4,5 jam.

Ada tiga mode berkendara yang bisa dipilih yakni easy (pengemudi pemula), economy (untuk lebih efisiensi), dan sport (untuk berakselerasi).  Di Amerika Serikat, model standarnya dihargai sekitar Rp 52 juta, sementara versi dengan tambahan fitur seperti bagasi yang lebih besar dan standar ganda yang dapat dikunci elektrik.

3. Gogoro 2 Delight & S2

Kedua skuter asal Taiwan ini sama-sama dibekali sepasang baterei 1,3 kWh dan disebut mampu berjalan hingga 110 km.

Bedanya di daya yang dihasilkan. Gogoro S2 memiliki tenaga hingga 10,2 hp dan torsinya (jangan kaget yah) 213 Nm. Busyet, pantesan Gogoro S2 bisa berakselerasi 0 – 50 km/jam hanya dalam 3,8 detik. Sementara kecepatan puncaknya di 92 km/jam.

Bagaimana dengan Gogoro 2 Delight? Skuter satu ini dibekali tenaga puncak 8,2 hp dan kecepatan maksimum 88 km/jam. Fitur unik dari kedua skuter asal Taiwan ini adalah aplikasi yang terkoneksi dengan ponsel pintar punya empunya, jadi lebih aman.

Di Taiwan, Gogoro 2 Delight dihargai sekitar Rp 23,2 juta dan S2 dihargai sekitar Rp 28,7 juta.

4. Niu M+ 

Skuter listrik buatan Cina ini hadir dalam lima pilihan warna yakni merah, hitam, putih, kuning dan biru. Niu M+  dibekali baterei lithium LG 18650 yang dapat menjelajah hingga antara 51 – 65 km saat dalam keadaan penuh.

Niu M+  juga dibekali dengan sistem pengereman EBS yang mampu menghentikan laju kendaraan hanya dalam 1,4 meter. Sistem pengereman tersebut juga dilengkapi dengan fitur Kinetic Energy Recovery System (KERS) atau lazim juga disebut pengereman regeneratif, dimana tenaga yang dihasilkan saat pengereman akan disalurkan kembali ke baterei.

Niu M+ juga dibekali fitur yang terkoneksi ke ponsel pintar yang dapat memonitor kondisi batarei, serta lebih aman dari maling. Niu M+ juga dibekali fitur cruise controlparking assistant, serta beberapa fitur pintar lainnya, termasuk indikator kontrol untuk menemukan posisi skuter di kondisi gelap, melalui indikator lampu dan bunyi suara.

Harganya di negara asalnya di kisaran Rp 42 juta.

5. Etergo AppScooter 

Yang satu ini skuter buatan kumpeni alias Netherland, kampungnya Sarah bininya Doel.

Etergo AppScooter dilengkapi dengan 3 (tiga) baterei yang diasumsikan dapat menjangkau jarak hingga 240 km, atau kira-kira per baterei bisa tembus jarak 80 km. Setiap baterei sendiri butuh waktu 2 jam 30 menit menggunakan charger 600watt, dan untuk pengisian hingga 80% dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Skuter yang nampak mungil dengan tenaga 8-hp ternyata punya ruang bagasi yang gede, 60 liter, brosis. Dan jangan tanya kemampuan akselerasinya, dengan bekal torsi maksimal hingga 135 Nm. Alhasil dari titik diam ke kecepatan 45 km/jam cuma butuh waktu 3,9 detik.

Skuter listrik untuk dua orang penumpang dewasa ini juga telah dilengkapi dengan fitur KERS, dan karena itu pula motor listriknya tidak membutuhkan perawatan khusus. Selama pengeremen generatif aktif, skuter dapat bebas biaya perawatan hingga bertahun-tahun.

Etergo AppScooter juga dilengkapi dengan panel instrumen layar sentuh berukuran 7″ yang ditenagai oleh Google Android menggunakan koneksi internet 4G, WiFi, dan Bluetooth.

Di Belanda, harganya sekitar Rp 53,2 juta.

6. BMW C Evolution Range

Kalau skuter listrik satu ini gak perlu dijelasin, target marketnya tentu para sultan bukan kasta rakdjat kebanyakan.

BMW C Evolution diklaim dapat menjangkau jarak hingga 158 km, serta dilengkapi dengan empat mode berkendara.

Skuter listrik kelas premium ini memiliki tenaga puncak 48 hp dan torsi maksimal 72 Nm. Kecepatan puncaknya diklaim tembus 128 km/jam, serta kemampuan berakselerasi dari titik diam menuju 48 km/jam hanya butuh waktu 2,8 detik.

Sumber energinya terdiri dari tiga modul, dimana masing-masing modul memiliki 12 sel baterei lithium-ion. Batareinya juga tahan air, karena dilengkapi dengan casing yang terbuat dari die-cast aluminium. Beberapa perangkat kontrol elektroniknya dari BMW versi mobil yakni i3 dan i8.

Canggih? Yup, sesuai dengan stiker harganya yang kami temukan di jagat maya di kisaran Rp 192,5 juta, dan kalau masuk Indonesia tentu jadi berkali lipat.

7. Honda PCX Electric

Skuter satu ini kabarnya sudah masuk ke Indonesia, tapi belum dijual umum. Uniknya di bulan Agustus 2019 jagat maya diramaikan dengan pengendara ojek online dari Gojek didapat mengendarainya di wilayah Jakarta dan Bandung.

Usut punya usut kabarnya ini bagian kerjasama antara Astra dengan Gojek, dimana diketahui Astra telah menyuntikkan nilai investasi sebesar Rp 1,4 triliun ke Gojek.

Kembali ke soal PCX Electric yang telah diperkenalkan PT Astra Honda Motor pada 31 Januari 2019 lalu. Honda PCX Electric dilengkapi dengan dua unit dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack mampu menjalankan sepeda motor sekitar 69 km dalam sekali pengisian penuh (hasil pengujian dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam secara konstan).

Untuk kenyamanan berkendara, Honda Mobile Power Pack bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni off – board charging (mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi/ swap system ), atau menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan ( on – board charging ).

AHM pun sudah menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana untuk mendukung bisnis sepeda motor listrik. Di antaranya jaringan Honda yang melayani servis Honda PCX Electric serta kebutuhan swap / penggantian baterai. Untuk keadaan darurat, contact center 7X24 jam, emergency road assistance (Honda care), dan service visit , siap memberikan pelayanan maksimal.

Motor listrik yang baru dikembangkan pada PCX Electric ini menggunakan dua baterai lithium-ion masing-masing 50,4V dengan densitas tinggi yang dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) demi mendapatkan efisiensi energi dan performance motor listrik yang optimal.

Honda PCX Electrix menghasilkan output maksimum 4.2kW yang didapat sejak putaran rendah, dengan akselerasi lembut. Torsi maksimal 18 Nm @500 rpm. Untuk mengisi baterai kosong, dua Honda Mobile Power Pack dapat terisi penuh dalam pengisian selama 4 jam saat menggunakan pengisi daya opsional dengan metode off – board . Terdapat pula cara pengisian menggunakan sistem on – board (terkoneksi langsung dengan listrik) dengan masa pengisian 6 jam.

Dari informasi yang beredar sejauh ini, AHM menjalankan skema bisnis untuk Honda PCX Electric berupa penyewaan kepada perusahaan untuk mendukung operasional bisnis perusahaan di berbagai lini. AHM akan menggandeng pihak ketiga dalam melayani penyewaan dengan berbagai perusahaan.

Wah, jadi panjang juga neeh artikel kelas secangkir kopi. Sudah dulu yah, gaezzz. Terima kasih telah mampir, semoga informasinya bermanfaat.

Jangan lupa mampir juga ke artikel KESAN PERTAMA MENGENDARAI MOTOR LISTRIK YAMAHA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s